Komitmen Majukan Filantropi Islam, Lazismu Sumut Dorong PDM Batubara dan Labusel Bentuk Pengurus
INFOMU.CO, BATUBARA – Dalam rangka memperluas potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Sumatera Utara melaksanakan rangkaian kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Batubara dan PDM Labuhanbatu Selatan (Labusel) guna mempercepat pembentukan kepengurusan Lazismu di tingkat daerah.
Ketua Lazismu Sumatera Utara, Putrama Al-Khair, menegaskan bahwa kunjungan ke daerah-daerah yang belum memiliki kepengurusan merupakan prioritas utama organisasi pada tahun ini. Prioritas ini juga bagian dari instruksi langsung Koordinator Bidang Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Basyir Hasibuan agar semua PDM mempunyai Pengurus Lazismu.
Menurutnya, seluruh PDM di wilayah Sumatera Utara harus memiliki kepengurusan Lazismu yang aktif dan mandiri serta profesional dalam mengelola dana umat demi tercapainya pendayagunaan serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
“Silaturahmi ke daerah yang belum membentuk pengurus Lazismu adalah prioritas utama kami. Seluruh PDM harus mempunyai pengurus Lazismu dan aktif dalam mengelola zakat, infaq, sadaqah umat untuk pendayagunaan pemberdayaan masyarakat,” ujar Putrama Al-Khair saat memberikan keterangan mengenai pentingnya tata kelola keuangan filantropi yang profesional.
Putrama menambahkan, kehadiran Lazismu di setiap daerah juga menjadi salah satu bentuk tanggung jawab moral dan organisatoris demi menyukseskan konsolidasi jelang pelaksanaan muktamar. Ia menilai potensi ZIS di daerah sangat luar biasa dan kehadiran lembaga amil zakat yang legal akan menjadi cahaya penopang seluruh aktivitas persyarikatan.
“Besarnya Lazismu tentu tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan Muhammadiyah di daerah. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk mendirikan Lazismu se-Sumatera Utara, mempersiapkan diri agar aktif menjelang muktamar, serta memastikan program pemberdayaan bisa berjalan optimal,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan dengan kehadiran Lazismu di seluruh daerah, Lazismu Sumatera Utara akan rutin melaksanakan pembinaan dan mematangkan strategi bersama baik secara luring maupun daring.
Agenda silaturahmi pertama dilaksanakan bersama jajaran PDM Batubara pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di Masjid Taqwa Indrapura, Kecamatan Sei Putih. Kunjungan ini disambut dengan tangan terbuka oleh pimpinan setempat sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan dakwah melalui sektor ekonomi umat.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua PDM Batubara, Yusri, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap percepatan pembentukan badan pengurus Lazismu di daerah yang dipimpinnya. Ia optimistis kehadiran lembaga resmi ini akan memaksimalkan potensi pengumpulan dana umat secara legal dan akuntabel.
“Kami menyambut baik kunjungan Lazismu Sumut dan siap mendukung penuh pembentukan serta operasional Lazismu di Kabupaten Batubara. Pengelolaan zakat yang terorganisir dengan baik sangat dibutuhkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat di daerah kami,” tutur Yusri saat memberikan sambutan hangat di hadapan pengurus wilayah.
Rangkaian lawatan kemudian dilanjutkan keesokan harinya, yakni berkunjung ke PDM Labuhanbatu Selatan pada Sabtu, 12 September 2026. Pertemuan koordinasi dan konsolidasi tersebut dilangsungkan secara khidmat di lingkungan SDIT Muhammadiyah Labuhanbatu Selatan.
Ketua PDM Labusel, Armada Sayuti Pohan, menyambut kedatangan rombongan Lazismu Sumut dengan penuh antusiasme dan apresiasi tinggi. Ia memandang sinergi antara gerakan dakwah Muhammadiyah dan pengelolaan zakat profesional merupakan kunci utama dalam mencerahkan kehidupan umat.
“Muhammadiyah adalah wadah kita melaksanakan ibadah secara luas, dan Lazismu hadir sebagai salah satu wadah penyaluran zakat yang terpercaya. Kehadiran ini mampu mencerahkan bagaimana kita meyakinkan masyarakat untuk beribadah melalui Lazismu, karena betapa banyak pahala bagi mereka yang menggerakkan dan betapa banyak pula masyarakat yang terbantu dengan adanya Lazismu,” ungkap Armada Sayuti Pohan dengan penuh semangat.
Melalui pembentukan pengurus baru di Batubara dan Labusel ini, Lazismu Sumatera Utara berharap tata kelola dana umat semakin transparan, tepat sasaran, dan berdampak luas. Sinergi antara pimpinan daerah dan lembaga amil zakat diyakini mampu memperkuat pilar-pilar kesejahteraan sosial.









