Pemanfaatan Sistem Hidroponik Perkuat Pembelajaran dan Program Adiwiyata di SD Muhammadiyah 36 Medan
INFOMU.CO | Medan – SD Muhammadiyah 36 Medan melaksanakan Program Kemitraan dan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM) bertajuk “Pemanfaatan Sistem Hidroponik sebagai Media Pembelajaran dan Penguatan Program Sekolah Adiwiyata di SD Muhammadiyah 36 Medan.” Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di sekolah.
Kegiatan PKPM diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Alridiwirsah, M.M., dengan anggota tim Fitria, S.P., M.Agr. dan Muhammad Alqamari, S.P., M.P., bekerja sama dengan SD Muhammadiyah 36 Medan yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Hasna Rangkuti, S.Pd.I.
Melalui program ini, guru dan siswa memperoleh pelatihan mengenai pembuatan instalasi hidroponik, teknik budidaya tanaman, serta pemanfaatan hidroponik sebagai media pembelajaran. Sistem hidroponik dikembangkan sebagai laboratorium hidup yang dapat mendukung pembelajaran IPAS, Matematika, dan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Prof. Alridiwirsah menyampaikan bahwa hidroponik merupakan media pembelajaran yang efektif karena memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa. “Siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mempraktikkan proses budidaya tanaman, sehingga dapat menumbuhkan keterampilan, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Kepala SD Muhammadiyah 36 Medan, Hasna Rangkuti, S.Pd.I., mengapresiasi pelaksanaan program ini karena memberikan manfaat nyata bagi sekolah. Menurutnya, hidroponik menjadi inovasi pembelajaran yang mendukung penguatan Program Sekolah Adiwiyata dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau dan edukatif.
Program PKPM ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah Muhammadiyah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan dan pendidikan berkelanjutan, sehingga mampu mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. (qomar)



