LPCRPM PWM Sumatera Utara Matangkan Persiapan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Tahun 2026
INFOMU.CO | Medan – Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di Mesjid Kp. Dadap Jl. Mustafa No. 1, Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan (2/8). Program pembinaan ini dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 sebagai bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan masjid melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para marbot.
Mengusung tema “Mencetak Marbot Masjid yang Kompeten dan Profesional dalam Mengurus Masjid”, AM3 dirancang sebagai program pembinaan yang tidak hanya memberikan penguatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter, etika pelayanan, kepemimpinan, dan wawasan kemasjidan bagi para marbot Muhammadiyah. Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjadi bagian penting dalam memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan umat.
Dalam arahannya, Ketua LPCRPM PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A., menegaskan bahwa marbot memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan masjid. Menurutnya, marbot bukan sekadar petugas yang menjaga kebersihan dan sarana-prasarana masjid, tetapi juga merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada jamaah serta mendukung kelancaran berbagai aktivitas dakwah dan pembinaan umat.
“Melalui Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah, kita ingin melahirkan marbot yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan profesionalisme dalam mengelola masjid. Masjid yang makmur memerlukan sumber daya manusia yang terlatih, amanah, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada umat. Karena itu, pembinaan marbot harus menjadi perhatian bersama sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan masjid Muhammadiyah,” ujar Prof. Anang Anas Azhar.
Rapat koordinasi turut membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari penyempurnaan kurikulum pelatihan, penyusunan materi pembelajaran, penetapan narasumber, mekanisme rekrutmen peserta, kebutuhan akomodasi dan konsumsi, hingga pembagian tugas masing-masing bidang kepanitiaan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara efektif, tertib, dan profesional.
Adapun susunan kepanitiaan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Tahun 2026 adalah sebagai berikut.
Steering Committee (SC)
- Ketua: Partaonan Harahap, S.T., M.T.
- Sekretaris: Zainal Arifin, S.Pd., M.Pd.
Organizing Committee (OC)
- Ketua: H. Ramlan, S.Ag, MA,
- Sekretaris: Ridho, S.Pd
- Bendahara: Nurhidayah, S.Pd
Ketua Steering Committee yang juga Sekretais LPCR PM PWM Sumatera Utara Partaonan Harahap, S.T., M.T., menyampaikan bahwa AM3 merupakan program strategis LPCRPM PWM Sumatera Utara untuk menyiapkan marbot yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pengelolaan masjid Muhammadiyah masa kini.
“Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah bukan sekadar pelatihan selama tiga hari, tetapi merupakan ikhtiar membangun standar kompetensi marbot Muhammadiyah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan. Kurikulum yang disusun mencakup aspek kemasjidan, pelayanan jamaah, kebersihan dan perawatan fasilitas masjid, keselamatan kerja, administrasi, hingga penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kami berharap para peserta nantinya menjadi agen perubahan yang mampu meningkatkan kualitas tata kelola masjid Muhammadiyah di daerah masing-masing,” jelas Partaonan Harahap.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelaksanaan AM3 diharapkan menjadi model pembinaan marbot yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan fungsi masjid Muhammadiyah. Seluruh panitia menyatakan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan AM3 sebagai salah satu program unggulan LPCRPM PWM Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas tata kelola masjid berbasis penguatan sumber daya manusia. Sinergi antara pimpinan, panitia, narasumber, dan peserta diharapkan mampu menghasilkan marbot yang tidak hanya terampil dalam menjalankan tugas operasional, tetapi juga memiliki semangat dakwah, kepemimpinan, dan pengabdian kepada umat.
Melalui Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah Tahun 2026, LPCRPM PWM Sumatera Utara berharap lahir generasi marbot Muhammadiyah yang kompeten, profesional, amanah, dan berkarakter Islami, sehingga mampu mendukung terwujudnya masjid Muhammadiyah yang makmur, mandiri, berkemajuan, serta menjadi pusat peradaban umat. (ph)








