YASMA Kamboja Gandeng Akademisi UMSU Indonesia, Perkuat Gerakan Pendidikan dan Pencegahan Narkoba melalui Seminar Internasional
Krouch Chmar, Kamboja, INFOMU.CO – Yayasan Musa-Asiah (YASMA) terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan dan pembangunan masyarakat dengan menggelar Seminar Internasional bertema “Membangun Generasi Unggul Tanpa Narkoba” yang berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026, secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen YASMA dalam melahirkan generasi yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing melalui pendekatan pendidikan yang holistik.
Seminar tersebut menghadirkan tokoh pendidikan dari Kamboja dan Indonesia untuk membahas strategi mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Persoalan ini dinilai semakin membutuhkan perhatian bersama karena ancaman narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berpengaruh terhadap pembangunan sosial, pendidikan, serta masa depan suatu bangsa.
Presiden Yayasan Musa-Asiah (YASMA), Dr. Mohamad Zain Musa, Ph.D., dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang berintegritas dan terbebas dari berbagai persoalan sosial.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam melahirkan generasi yang memiliki kekuatan ilmu pengetahuan, akhlak, serta nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi.
Sebagai pembicara utama, Dr. Robie Fanreza, S.Pd.I., M.Pd.I., dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Indonesia, akan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, sekolah dan institusi pendidikan perlu memainkan peran strategis, bukan hanya sebagai pusat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat membangun kepribadian, kepemimpinan, serta daya tahan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Penyelenggaraan seminar ini juga mencerminkan komitmen YASMA untuk memperluas jaringan kerja sama akademik di tingkat internasional. Melalui pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman dari para pakar pendidikan, seminar ini diharapkan dapat melahirkan gagasan, inovasi, dan pendekatan baru dalam memperkuat pendidikan pencegahan narkoba yang lebih efektif serta berlandaskan nilai moral dan spiritual.
Dengan mengusung slogan “Bersama Membangun Generasi Berakhlak, Berilmu, dan Berhasil”, seminar ini menjadi bukti bahwa pendidikan tetap menjadi instrumen penting dalam membentuk masa depan bangsa.
Kolaborasi antara Yayasan Musa-Asiah (YASMA) dan akademisi dari Indonesia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan di kawasan Asia Tenggara untuk terus memperkuat upaya melahirkan generasi unggul yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, memiliki wawasan global, serta mampu berkontribusi dalam membangun masyarakat yang aman, sehat, dan sejahtera.
Melalui berbagai inisiatif seperti ini, YASMA optimistis bahwa sinergi antara pendidikan, nilai-nilai keagamaan, dan kerja sama internasional dapat menjadi landasan yang kuat dalam membangun generasi masa depan yang berkualitas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan dunia modern. (**)



