Dari Konsolidasi ke Aksi, LPCR-PM PWM Sumut Segera Gelar Raker II untuk Perkuat Cabang dan Ranting Muhammadiyah
INFOMU.CO | Medan – Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara akan segera melaksanakan Rapat Kerja (Raker) II LPCR-PM PWM Sumatera Utara pada 14-16 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai agenda konsolidasi organisasi yang telah dilaksanakan di sejumlah daerah dan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi program, mengevaluasi capaian kerja, serta merumuskan langkah-langkah percepatan penguatan cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah di seluruh Sumatera Utara.
Pelaksanaan Raker II ini merupakan bagian dari upaya LPCR-PM PWM Sumut dalam mengakselerasi berbagai program prioritas yang telah dicanangkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pengembangan cabang, ranting, dan pembinaan masjid sebagai basis utama gerakan Muhammadiyah. Melalui forum ini, seluruh unsur pimpinan dan pengelola LPCR-PM di tingkat daerah akan diajak menyusun strategi yang lebih terukur, terarah, dan berorientasi pada hasil nyata di lapangan.
Ketua LPCR-PM PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A., didampingi Sekretaris LPCR-PM PWM Sumatera Utara, Partaonan Harahap, S.T., M.T., dalam siaran pers (1/6) di Sekretariat, menegaskan bahwa Raker II bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk memastikan seluruh program LPCR-PM berjalan efektif dan memberikan dampak langsung terhadap penguatan Muhammadiyah hingga tingkat cabang dan ranting.
“Cabang dan ranting adalah ujung tombak gerakan Muhammadiyah. Karena itu, penguatan cabang dan ranting harus menjadi perhatian bersama. Melalui Raker II ini, kita ingin memastikan seluruh program LPCR-PM dapat dijalankan secara terukur, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan perkembangan organisasi saat ini,” ujar Prof. Anang.
Menurutnya, tantangan Muhammadiyah ke depan tidak hanya berkaitan dengan kuantitas cabang dan ranting, tetapi juga menyangkut kualitas aktivitas organisasi, tata kelola administrasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Untuk memperkaya wawasan dan memperkuat arah kebijakan organisasi, Raker II LPCR-PM PWM Sumut akan menghadirkan sejumlah narasumber dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengembangan cabang, ranting, dan masjid.
Salah satu narasumber utama adalah H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi., Psikolog, Ketua LPCR-PM Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut, beliau akan menyampaikan materi bertajuk “Strategi Percepatan Pembentukan Masjid Unggulan Tingkat Cabang dan Ranting serta Implementasi Program Prioritas LPCR-PM melalui Simasmuh, Sicara, NotulenMu, dan SalamMu.”
Materi ini dinilai sangat penting karena sejalan dengan agenda transformasi digital Muhammadiyah dan upaya penguatan tata kelola organisasi berbasis data yang saat ini menjadi fokus LPCR-PM PP Muhammadiyah. Selain itu, peserta juga akan memperoleh panduan praktis mengenai pengembangan masjid unggulan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Raker II juga akan menghadirkan Kusnadi Ikhawani, M.M., yang akan menyampaikan materi bertema “Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat: Menguatkan Peran Sosial, Pendidikan, dan Ekonomi Masyarakat.”
Melalui materi tersebut, peserta akan diajak memahami bagaimana masjid Muhammadiyah dapat memainkan peran yang lebih luas dalam membangun kemandirian umat, memperkuat pelayanan sosial, meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, serta menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Selain agenda pemaparan materi, Raker II juga akan membahas berbagai program unggulan LPCR-PM, termasuk optimalisasi penggunaan aplikasi dan sistem informasi organisasi seperti Simasmuh, Sicara, NotulenMu, dan SalamMu yang selama ini menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola organisasi Muhammadiyah yang modern, profesional, dan berbasis data.
Forum ini juga akan menjadi sarana evaluasi terhadap perkembangan pembentukan dan pembinaan cabang serta ranting, penguatan database organisasi, pengembangan masjid unggulan Muhammadiyah, serta strategi percepatan pencapaian target cabang aktif sebagaimana amanat Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara.
Dalam rangka memastikan keberhasilan agenda strategis tersebut, LPCR-PM PWM Sumatera Utara menegaskan bahwa seluruh Ketua LPCR-PM Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sumatera Utara wajib mengikuti Raker II LPCR-PM PWM Sumatera Utara.
Kehadiran para Ketua LPCR-PM PDM dinilai sangat penting karena mereka merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan program pengembangan cabang, ranting, dan pembinaan masjid di daerah masing-masing. Partisipasi aktif seluruh daerah akan menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas implementasi hasil-hasil keputusan raker.
Sekretaris LPCR-PM PWM Sumatera Utara, Partaonan Harahap, S.T., M.T., menegaskan bahwa Raker II harus menjadi forum bersama untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi antar-daerah.
“Raker II ini bukan hanya milik PWM, tetapi milik seluruh LPCR-PM di Sumatera Utara. Karena itu kami mengharapkan seluruh Ketua LPCR-PM PDM hadir dan mengikuti kegiatan ini secara penuh. Kehadiran mereka sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh program prioritas dapat dijalankan secara serentak dan berkesinambungan di seluruh daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan pengembangan organisasi saat ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara tingkat wilayah, daerah, cabang, hingga ranting. Oleh sebab itu, Raker II diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman, praktik baik, serta inovasi yang dapat direplikasi di seluruh wilayah Sumatera Utara.
LPCR-PM PWM Sumatera Utara optimistis bahwa melalui pelaksanaan Raker II, semangat konsolidasi yang selama ini telah dibangun dapat ditransformasikan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung terhadap kemajuan Muhammadiyah di Sumatera Utara.
Dengan mengusung tema ““Memperkuat Cabang, Menghidupkan Ranting, dan Memakmurkan Masjid untuk Muhammadiyah Sumatera Utara yang Berkemajuan.”, Raker II LPCR-PM PWM Sumut diharapkan mampu melahirkan berbagai rekomendasi strategis, memperkuat sinergi antarwilayah dan daerah, serta mempercepat terwujudnya cabang dan ranting Muhammadiyah yang aktif, mandiri, unggul, dan berkemajuan.
Melalui forum ini, LPCR-PM PWM Sumut juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda besar Muhammadiyah dalam memperluas dakwah, memperkuat pelayanan umat, mengembangkan masjid unggulan, serta membangun organisasi yang semakin modern, tertata, dan berdaya saing di era transformasi digital.
Raker II LPCR-PM PWM Sumatera Utara diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai langkah konkret yang mampu menggerakkan cabang, menghidupkan ranting, memakmurkan masjid, dan memperkuat peran Muhammadiyah dalam melayani umat dan bangsa. (PH)






