PWMJATENG.COM, Cilacap — Pelaksanaan ibadah haji tahun ini menorehkan sejarah baru lewat sistem pengelolaan orisinal di tingkat daerah. KBIHU Al Mabrur PDM Cilacap secara resmi menggandeng Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) untuk mengalihkan lokasi penyembelihan hewan DAM/Hadyu para jemaah langsung ke tanah air.
Melalui program inovatif ini, panitia berhasil menyembelih sebanyak 163 ekor domba di dalam negeri. Langkah berani tersebut menjadi bagian dari strategi dakwah ekonomi untuk memastikan kebermanfaatan sosial ibadah haji mengalir langsung kepada masyarakat lokal.
Distribusi Daging Kurban ke Empat Distrik
Ketua KBIHU Al Mabrur Cilacap, Bambang Misgianto, menjelaskan bahwa seluruh hewan tersebut disembelih selama dua hari berturut-turut. Panitia sengaja menyebar titik pemotongan ke dalam empat distrik besar, yakni Majenang, Sidareja, Kroya, dan Distrik Kota Cilacap. Pengaktifan banyak jalur ini bertujuan agar proses distribusi daging kurban berjalan cepat dan tepat sasaran.
Untuk wilayah pusat kota, aktivitas kepanitiaan mengambil tempat di halaman Ponpes Muhammadiyah Yunahar Ilyas, Kebonmanis. Tim relawan gabungan bergerak sigap mengemas daging segar untuk kelompok fakir miskin. Pola ini terbukti lebih produktif ketimbang membiarkan hewan DAM terpotong di luar negeri tanpa pemantauan distribusi yang jelas.
Komitmen Pengelolaan DAM Hadyu yang Transparan
Meskipun agenda perdana ini berjalan sukses, pihak penyelenggara tetap mengedepankan sikap kritis. Sekretaris MPM PDM Cilacap, Budhi Burhan Zain, menilai pelaksanaan lokal tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat sistem manajemen risiko dan transparansi pelaporan keuangan ke depan.
Budhi menambahkan bahwa MPM berkomitmen merumuskan standar operasional prosedur (SOP) yang jauh lebih rigid untuk musim ibadah haji tahun ini dan masa depan. Penguatan tersebut mencakup aspek digitalisasi pendataan, konsolidasi tim di lapangan, hingga metode dokumentasi berkas. Target utamanya adalah melahirkan sistem pengelolaan DAM Hadyu yang akuntabel dan profesional.
Sinergi Organisasi Demi Kemaslahatan Umat
Keberhasilan program berskala besar ini tentunya tidak lepas dari adanya jalinan kerja sama lintas sektor yang solid. Pihak KBIHU Al Mabrur mengapresiasi kontribusi aktif dari awak Lazismu, pengurus PCM, PRM, para peternak lokal, hingga barisan relawan muda.
Sinergi kolaboratif tersebut menjadi modal utama Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu pelayanan jemaah haji Cilacap. Melalui tata kelola hewan DAM yang makin terstruktur, persyarikatan optimistis mampu menebarkan syiar Islam yang membawa rahmat nyata bagi ekonomi umat.
Kontributor: Wasis W
Editor: Ayma
The post Sinergi Massal di Empat Distrik: Ratusan Hewan DAM Jemaah Haji Tahun Ini Akhirnya Dikelola Mandiri Lewat Jalur Transparan appeared first on Muhammadiyah Jateng.



