PWMJATENG.COM, CILACAP — Kontingen Pantai Selatan sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Tapak Suci Nusakambangan Championship 2026 tingkat nasional. Mereka merebut gelar juara umum kontingen terbaik. Kepastian ini didapat setelah para pesilat menyapu bersih medali untuk seluruh anggota tim.
Dalam kompetisi di Gedung Bela Diri KONI Cilacap pada Minggu (24/5/2026) tersebut, tim ini mengirimkan 61 atlet. Istimewanya, seluruh pesilat tingkat SD, SMP, hingga SMA tersebut kompak membawa pulang medali. Total raihan mereka meliputi 27 emas, 17 perak, dan 17 perunggu.
Rahasia Sukses Pesilat Muda Cilacap
Pelatih Kepala Kontingen Pantai Selatan, Singgih Santoso, langsung meluapkan rasa syukur yang mendalam. Pihaknya menilai kegigihan anak-anak asuhnya selama masa persiapan menjadi kunci utama. Alhasil, mereka mampu mendominasi kejuaraan pencak silat nasional tersebut.
“Puji syukur kepada Allah SWT. Kami sangat bangga Kontingen Pantai Selatan mampu meraih predikat juara umum,” ujar Singgih saat ditemui di lokasi acara.
Singgih juga berpesan agar para atlet Tapak Suci Cilacap tidak cepat puas. Mereka harus tetap konsisten berlatih. Untuk mempertahankan performa, para pesilat muda ini menjadwalkan latihan rutin sebanyak empat hingga lima kali dalam seminggu selepas jam sekolah.
Melalui momentum Tapak Suci Nusakambangan Championship 2026 ini, Singgih berharap pembinaan olahraga pencak silat semakin maju. Dirinya juga berharap Pimpinan Daerah Muhammadiyah memberikan perhatian lebih. Dukungan itu penting demi keberlanjutan prestasi para atlet di masa depan.
Perebutkan Sertifikat Resmi Kementerian Kebudayaan
Turnamen bergengsi ini lahir dari kolaborasi apik dua pihak. Penyelenggaranya adalah Event Organizer (EO) Silat Community Yogyakarta dan Pimpinan Daerah 085 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cilacap. Ketua EO Silat Community, Rowin Hari Aprina, menyebutkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh 250 atlet. Peserta datang dari berbagai daerah, seperti Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Ciamis, hingga Yogyakarta.
“Kami bekerja sama secara sinergis. Tujuannya untuk menyajikan kompetisi tanding dan seni yang berkualitas,” kata Rowin.
Selain memperebutkan trofi, para pemenang juara umum Tapak Suci ini juga berhak mendapatkan piagam resmi. Menariknya, dokumen penghargaan tersebut mengantongi tanda tangan nasional dari Pimpinan Pusat Tapak Suci. Juara juga menerima sertifikat Kementerian Kebudayaan RI untuk jalur prestasi akademik siswa.
Pencetakan Kader Muhammadiyah yang Sportif
Apresiasi tinggi juga datang dari internal persyarikatan. Plt Ketua Pimda 085 Tapak Suci Cilacap, Wasim, menyampaikan selamat kepada seluruh pemenang. Dia berharap ajang Tapak Suci Nusakambangan Championship 2026 ini melahirkan bibit unggul. Para atlet harus siap bersaing di tingkat provinsi hingga internasional.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua PDM Cilacap, Hamidan Majdi, memberikan penegasan penting. Menurutnya, esensi dari kejuaraan ini melampaui sekadar kompetisi fisik. Ajang nasional ini merupakan kawah candradimuka untuk mencetak kader yang tangguh.
“Kami membentuk kader yang memiliki keterampilan bela diri sekaligus berakhlak mulia. Nilai sportivitas di gelanggang ini harus mereka ejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Hamidan.
Kontributor: Wasis
Editor: Alafasy
The post Borong 61 Medali, Kontingen Pantai Selatan Juara Umum Tapak Suci Nusakambangan Championship 2026 appeared first on Muhammadiyah Jateng.




