PWMJATENG.COM, CILACAP – Tiga pimpinan cabang kolaboratif menggelar agenda besar untuk meningkatkan mutu pelayanan organisasi muhammadiyah. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Utara, PCM Sampang, dan PCA Kesugihan bersinergi mengadakan pembinaan ideologi jemaah. Acara strategis ini menyasar ratusan karyawan amal usaha muhammadiyah ‘Aisyiyah (AUMA) di wilayah tersebut.
Kegiatan berlokasi di Aula SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap, pada Kamis (14/5/2026). Untuk memantapkan arah gerakan, panitia menghadirkan Sekretaris pwm jateng, H. Dodok Sartono, sebagai narasumber utama. Sebanyak 420 peserta antusias mengikuti jalannya materi penguatan ideologi Islam Berkemajuan ini.
Penguatan Akar Rumput Muhammadiyah
Dalam paparannya, Dodok menegaskan bahwa akar rumput merupakan ujung tombak pembinaan persyarikatan. Oleh karena itu, pengurus tingkat cabang hingga ranting harus terus mengasah potensi lokal mereka. Langkah nyata ini bakal memperkuat posisi pcm cilacap dalam melayani umat.
Oleh karena itu, sinergi antara organisasi otonom harus berjalan lebih erat dan harmonis. Kekuatan utama muhammadiyah sesungguhnya terletak pada loyalitas para guru dan karyawannya. Atas dasar itulah, majelis terkait perlu mengintensifkan kajian rutin di lingkungan sekolah maupun fasilitas kesehatan.
Melejitkan Mutu Amal Usaha Muhammadiyah
Saat ini, PCM Cilacap Utara dan Sampang sudah menjelma sebagai cabang unggulan di Kabupaten Cilacap. Kedua cabang tersebut mengelola institusi pendidikan dan fasilitas kesehatan dengan reputasi yang sangat baik. Indikator kesuksesan itu terlihat dari tingginya jumlah siswa serta besarnya kapitasi peserta BPJS Kesehatan.
Namun, pengelola tidak boleh cepat puas dengan pencapaian yang ada sekarang. Pengurus wajib memetakan potensi masjid, sekolah, dan klinik pengobatan secara berkala. Melalui pengelolaan yang profesional, warga akan semakin simpatik dan menaruh kepercayaan tinggi pada persyarikatan.
Komitmen dan Daya Juang Kader
Sementara itu, Ketua MPK SDI pimpinan daerah muhammadiyah Kabupaten Cilacap, Wartono, menyampaikan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, kolaborasi lintas cabang ini menjadi momentum penting untuk regenerasi kepemimpinan. Kegiatan ini sekaligus mengingatkan kembali pesan legendaris dari KH Ahmad Dahlan kepada para pengikutnya.
Pendiri organisasi berpesan agar para kader bersedia menghidup-hidupi organisasi dan tidak mencari penghidupan di dalamnya. Seluruh elemen harus bergerak bersama dengan prinsip saling gandeng dan saling gendong. Melalui formula tersebut, gerakan muhammadiyah akan terus eksis serta memberikan dampak sosial yang nyata.
Kontributor: Wasis
Editor: Ayma
The post Fokus pada Kelebihan, Strategi Amal Usaha Muhammadiyah Cilacap Jadi Pilihan Utama appeared first on Muhammadiyah Jateng.



