PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Sejumlah kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 1 (MUTU) Colomadu mengikuti workshop intensif untuk meningkatkan kecakapan hidup. Kegiatan ini fokus pada pentingnya manajemen waktu dan kesehatan digital bagi generasi muda di era teknologi.
Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Colomadu menyelenggarakan acara ini pada Sabtu, 9 Mei 2026. Bertempat di Gedung Baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), workshop ini mengusung tema pencegahan dampak buruk gadget.
Sinergi Pakar dan Akademisi
Workshop tersebut menghadirkan dr. Retno Sintawati, M.Sc. serta Dr. Rini Kuswati, S.E., M.Si, CMA sebagai narasumber utama. Kedua pakar memberikan wawasan mendalam mengenai keseimbangan antara produktivitas akademik dan penggunaan teknologi.
Para peserta mendapatkan edukasi bahwa manajemen waktu dan kesehatan digital adalah kunci utama pelajar masa kini. Tanpa kendali yang baik, teknologi justru dapat merugikan perkembangan fisik maupun mental siswa di sekolah.
Bahaya Gadget bagi Fisik Pelajar
Narasumber menjelaskan bahwa penggunaan perangkat digital lebih dari enam jam sehari dapat memicu gangguan kesehatan serius. Risiko nyata seperti Computer Vision Syndrome sering menghantui pelajar akibat paparan layar yang terlalu lama.
Selain mata kering, posisi tubuh yang salah saat menggunakan ponsel juga memicu text neck syndrome. Oleh karena itu, para kader belajar menerapkan aturan 20-20-20 sebagai solusi praktis menjaga kesehatan mata di tengah kesibukan.
Perspektif Islam dalam Menjaga Waktu
Dalam pandangan Islam, kesehatan dan waktu merupakan amanah besar dari Allah SWT yang wajib manusia syukuri. Oleh sebab itu, materi manajemen waktu dan kesehatan digital ini selaras dengan nilai-nilai dalam QS. Al-A’raf dan QS. Al-‘Ashr.
Manajemen waktu yang efektif bukan berarti mengerjakan semua hal secara bersamaan. Sebaliknya, hal tersebut adalah kemampuan menempatkan tugas pada porsi yang adil dan bernilai ibadah agar hidup lebih bermakna.
Fokus Strategi Digital Smart
Workshop ini menekankan tiga pilar utama yaitu Focus, Plan, dan Achieve. Melalui tiga langkah ini, kader IPM SMP MUTU belajar melatih konsentrasi dan menyusun jadwal harian yang lebih disiplin.
Seorang perwakilan peserta menyatakan bahwa materi ini sangat relevan dengan tantangan harian mereka. Mereka kini lebih memahami cara mengelola aktivitas digital tanpa harus mengorbankan kualitas kesehatan fisik maupun mental.
Menjadi Agen Perubahan di Sekolah
Selain teori, para siswa juga menerima tips praktis untuk mengenali tanda-tanda kecanduan perangkat digital. Program kolaborasi dengan Tim Pengabdian FEB UMS ini bertujuan mencetak pelajar yang produktif dan sehat.
Panitia berharap para kader mampu menjadi agen perubahan bagi teman sejawat mereka. Dengan menerapkan manajemen waktu dan kesehatan digital, siswa dapat meraih masa depan yang lebih cerah dan seimbang.
Kontributor : Setia Budi
Editor: Al-Afasy
The post Digital Smart! Strategi Manajemen Waktu dan Kesehatan Digital ala Pelajar SMP MUTU appeared first on Muhammadiyah Jateng.





