PWMJATENG.COM, PURWOREJO — Ribuan peserta memadati Komplek Pendopo Kabupaten Purworejo pada Sabtu (9/5/2026). Mereka menghadiri pembukaan semarak Milad ke-109 ‘Aisyiyah Purworejo yang berlangsung sangat meriah. Acara ini mengusung semangat dakwah kemanusiaan dan perdamaian sebagai refleksi tantangan sosial masa kini.
Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Purworejo menginisiasi kegiatan besar tersebut. Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, mulai dari kader Muhammadiyah-’Aisyiyah hingga jajaran pemerintah daerah. Momentum ini menjadi bukti kuatnya gerakan perempuan berkemajuan dalam mengabdi kepada umat.
Aksi Nyata Selain Seremonial
Ketua PDA Purworejo, Nur Ngazizah, memberikan penegasan penting dalam sambutannya. Ia menyatakan bahwa Milad ke-109 ‘Aisyiyah bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Pihaknya justru mewujudkan peringatan ini melalui berbagai gerakan nyata yang menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
Sebelum puncak acara, panitia telah menggelar program Safari KB yang sukses. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi apik dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Layanan kesehatan tersebut terlaksana di RSU ’Aisyiyah Purworejo dan menyasar sejumlah titik kecamatan di wilayah tersebut.
Rangkaian acara selama dua hari ini penuh dengan muatan ilmu. Panitia menyelenggarakan tabligh akbar, seminar kesehatan, hingga 12 cabang perlombaan menarik. Semua kegiatan bertujuan mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat berorganisasi bagi seluruh anggota perempuan Islam.
Fokus Dakwah Kemanusiaan
Tema milad kali ini sangat relevan dengan dinamika kondisi sosial global. Menurut Nur Ngazizah, dunia saat ini masih menghadapi konflik dan krisis kemanusiaan. Oleh karena itu, ‘Aisyiyah ingin meneguhkan kembali bahwa Islam merupakan agama yang selalu menebar kedamaian.
Pihak penyelenggara juga mengukuhkan beberapa lembaga penting saat pembukaan acara. Mereka meresmikan Pos Bantuan Hukum (Posbakum), Korps Mubalighat, hingga Day Care Lansia. Langkah ini memperkuat komitmen Milad ke-109 ‘Aisyiyah Purworejo dalam melindungi kelompok rentan.
Program Desa Sehat Mandiri menjadi prioritas utama untuk memperkuat ketahanan keluarga. Fokusnya meliputi pencegahan stunting melalui edukasi ketahanan pangan yang sehat. Inilah wajah nyata Islam berkemajuan yang terus dipraktikkan oleh para kader di lapangan.
Kontribusi Melalui Amal Usaha
Hingga tahun 2026, PDA Purworejo terus mengelola puluhan amal usaha secara profesional. Organisasi ini menaungi 42 lembaga PAUD dan satu sekolah dasar unggulan. Selain itu, RSU ’Aisyiyah Purworejo tetap menjadi rujukan utama layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Dukungan penuh juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo. Ketua PDM, Pujiono, memuji langkah progresif ‘Aisyiyah dalam menghadirkan kemanfaatan bagi umat. Beliau menilai kedisiplinan organisasi ini menjadi inspirasi bagi gerakan Muhammadiyah secara keseluruhan.
Pemerintah Kabupaten Purworejo turut memberikan apresiasi tinggi atas kiprah panjang organisasi ini. Melalui perwakilan Bupati, pemerintah berharap ‘Aisyiyah terus konsisten membangun masyarakat yang religius. Sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan menjadi kunci kesejahteraan di masa depan.
Kontributor : Maulidin
Editor: Al-Afasy
The post Milad ke-109 ‘Aisyiyah Purworejo, Momentum Perkuat Peran Perempuan Berkemajuan di Jateng appeared first on Muhammadiyah Jateng.





