PWMJATENG.COM, MAGELANG — Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang (FH UNIMMA) menggelar pelatihan public speaking bagi 104 mahasiswa semester 8 sebagai upaya memperkuat kompetensi komunikasi profesional, Selasa, 14 April 2026, di Aula Fikes Kampus 2 UNIMMA.
Kegiatan bertema “Speak with Impact: Seni Retorika dan Advokasi Lisan bagi Calon Yuris” ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan komunikasi lisan yang efektif sebagai persiapan memasuki dunia profesi hukum, seperti advokat, jaksa, hakim, maupun konsultan hukum.
Kepala Laboratorium FH UNIMMA, Dakum, S.H.I., M.H., mengatakan mahasiswa hukum tidak cukup hanya menguasai aspek teoritis dan administratif, tetapi juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang kuat.
“Mahasiswa Fakultas Hukum dituntut tidak hanya mampu memahami teks hukum dan menyusun dokumen legal, tetapi juga harus mampu menyampaikan argumen hukum secara logis, sistematis, dan persuasif, baik di depan publik maupun dalam ruang sidang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan menyederhanakan bahasa hukum yang kompleks agar mudah dipahami tanpa menghilangkan substansi menjadi nilai tambah penting di dunia kerja.
“Praktisi hukum juga dituntut mampu melakukan advokasi publik, berbicara di depan media, serta memberikan edukasi hukum di berbagai platform. Kemampuan tersebut menjadi keunggulan kompetitif yang krusial,” tambahnya.
Bekal Komunikasi untuk Calon Praktisi Hukum
Dakum menjelaskan, masih banyak mahasiswa yang menghadapi kendala saat berbicara di depan umum, seperti rasa gugup, kurangnya penguasaan artikulasi, hingga kesulitan menyusun argumen secara spontan.
Karena itu, pelatihan public speaking dengan pendekatan hukum dinilai penting agar mahasiswa mampu menjadi yuris yang komunikatif, percaya diri, dan berdaya saing.
Hadir sebagai mentor, Sasmiati Satya Widyastuti, S.H. dari SAS Center. Ia memberikan materi tentang public speaking, seni retorika hukum, teknik argumentasi spontan, serta grooming.
Peserta Ikuti Simulasi dan Praktik Langsung
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik. Para peserta mengikuti simulasi presentasi, penyampaian opening statement sidang, hingga simulasi menghadapi klien yang disertai umpan balik langsung dari mentor.
Salah satu peserta, Nadhifa Nur Oktavia, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai pelatihan public speaking memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara.
“Pelatihan ini sangat membantu saya untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat, terutama dalam konteks hukum. Insight yang saya dapatkan juga sangat bermanfaat untuk menunjang kesiapan karier ke depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UNIMMA berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi yang mumpuni sebagai bekal menghadapi tantangan di dunia profesional.
Editor: Al-Afasy
The post Tingkatkan Kemampuan Advokasi Lisan, FH UNIMMA Gelar Pelatihan Public Speaking appeared first on Muhammadiyah Jateng.




