• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

    Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

    Bukan Sekadar Sekolah, GembiraMu Fokus Cetak Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

    Realisasi 160%, Lazismu Pekalongan Sukses dengan Program Qurban Rendangmu

    Hizbul Wathan Muhammadiyah Resmi Jadi Tolok Ukur Kinerja Kepala Sekolah di AUM

    Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

      Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

      Bukan Sekadar Sekolah, GembiraMu Fokus Cetak Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

      Realisasi 160%, Lazismu Pekalongan Sukses dengan Program Qurban Rendangmu

      Hizbul Wathan Muhammadiyah Resmi Jadi Tolok Ukur Kinerja Kepala Sekolah di AUM

      Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

          Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

          Bukan Sekadar Sekolah, GembiraMu Fokus Cetak Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

          Realisasi 160%, Lazismu Pekalongan Sukses dengan Program Qurban Rendangmu

          Hizbul Wathan Muhammadiyah Resmi Jadi Tolok Ukur Kinerja Kepala Sekolah di AUM

          Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

            Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

            Bukan Sekadar Sekolah, GembiraMu Fokus Cetak Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

            Realisasi 160%, Lazismu Pekalongan Sukses dengan Program Qurban Rendangmu

            Hizbul Wathan Muhammadiyah Resmi Jadi Tolok Ukur Kinerja Kepala Sekolah di AUM

            Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Khidmat Muhammadiyah dan Alarm Peradaban Bangsa

              admin by admin
              12/03/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Khidmat Muhammadiyah dan Alarm Peradaban Bangsa
              Oleh : Jufri 
              Sering kali sebuah bangsa baru menyadari tantangan peradabannya ketika tanda-tanda krisis mulai tampak di depan mata. Di tengah kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi yang terus didengungkan, Indonesia sesungguhnya sedang menghadapi sebuah persoalan mendasar: masa depan generasi mudanya. Setiap tahun jutaan lulusan baru memasuki dunia kerja, namun peluang yang tersedia jauh lebih kecil dari jumlah mereka yang berharap mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
              Kesenjangan ini bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi alarm peradaban yang menuntut perhatian serius dari semua kekuatan sosial bangsa, termasuk Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang sejak awal berdiri menempatkan pendidikan, pencerahan, dan khidmat sosial sebagai jalan membangun masa depan umat dan bangsa.
              Setiap gerakan besar dalam sejarah selalu bertumpu pada dua kekuatan utama: kejernihan gagasan dan ketulusan pengabdian. Tanpa gagasan yang kuat, sebuah gerakan akan kehilangan arah. Tanpa pengabdian yang nyata, gagasan hanya akan berhenti sebagai wacana. Muhammadiyah sejak awal berdirinya memadukan keduanya, cara berpikir yang tajdid dan khidmat yang berkelanjutan, sehingga mampu bertahan lebih dari satu abad sebagai gerakan Islam yang memberi manfaat luas bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
              Dalam berbagai kesempatan, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir mengingatkan bahwa khidmat merupakan jembatan emas peradaban. Sehebat apa pun iman dan takwa, seluas apa pun ilmu yang dimiliki, dan setinggi apa pun semangat pembaruan, semuanya tidak akan membawa kemaslahatan jika tidak diwujudkan dalam kerja nyata bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
              Pesan ini sejalan dengan ruh awal Muhammadiyah yang dirintis oleh KH. Ahmad Dahlan lebih dari satu abad yang lalu. Ketika Muhammadiyah berdiri pada tahun 1912, organisasi ini tidak hanya menghadirkan ceramah keagamaan, tetapi juga langsung menyentuh persoalan nyata masyarakat. Sekolah didirikan, rumah sakit dibangun, panti asuhan diselenggarakan, dan berbagai amal usaha dikembangkan. Islam tidak hanya diajarkan sebagai doktrin, tetapi diwujudkan sebagai solusi bagi kehidupan.
              Namun khidmat dalam Muhammadiyah tidak berdiri sendiri. Ia bertumpu pada cara berpikir yang khas. Muhammadiyah bukan sekadar organisasi yang tertata secara struktural, tetapi juga merupakan manhaj pemikiran, yakni sistem ideologis dan metodologis yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah serta berorientasi pada tajdid, pembaruan yang terus-menerus agar Islam tetap relevan dalam menghadapi perkembangan zaman.
              Cara berpikir tajdid inilah yang menuntut warga dan kader Muhammadiyah untuk tetap menjaga nalar kritis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nalar kritis bukan berarti sikap yang selalu menentang atau memusuhi kekuasaan, tetapi kemampuan untuk melihat persoalan secara jernih, objektif, dan bertanggung jawab demi kepentingan umat dan bangsa. Dengan nalar kritis, kader Muhammadiyah dapat tetap menjadi kekuatan moral yang menjaga arah perjalanan bangsa agar tetap berada dalam koridor keadilan, kemajuan, dan kemaslahatan bersama.
              Dalam perspektif ini, Muhammadiyah juga memandang dunia tidak secara sempit. Alam semesta tidak hanya dilihat sebagai objek yang dapat dieksploitasi, tetapi sebagai ciptaan Allah yang harus dihormati dan dijaga. Manusia diajak untuk bersahabat dengan alam dan berdialog dengan kehidupan, sehingga peradaban yang dibangun tidak merusak keseimbangan yang telah diciptakan Tuhan.
              Di tengah perjalanan bangsa Indonesia hari ini, tantangan peradaban juga terlihat jelas dalam persoalan ketenagakerjaan. Data menunjukkan bahwa setiap tahun sekitar 5,17 juta lulusan baru dari berbagai jenjang pendidikan memasuki dunia kerja. Sementara itu, peluang kerja baru yang tersedia hanya sekitar 1,5 juta setiap tahunnya. Artinya terdapat kesenjangan lebih dari 3,6 juta tenaga kerja setiap tahun.
              Angka ini bukan sekadar statistik ekonomi. Ia adalah alarm sosial dan alarm peradaban.
              Jika kesenjangan ini terus berlangsung, maka jutaan generasi muda akan menghadapi ketidakpastian masa depan. Pengangguran, ketimpangan sosial, dan kekecewaan generasi muda dapat menjadi persoalan serius yang mempengaruhi stabilitas sosial dan arah pembangunan bangsa.
              Bagi Muhammadiyah, situasi ini seharusnya menjadi panggilan moral dan intelektual. Sebagai gerakan yang sejak awal bergerak di bidang pendidikan, Muhammadiyah tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang mandiri, kreatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja.
              Di sinilah pendidikan Muhammadiyah perlu terus melakukan pembaruan. Sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta kerja, melalui penguatan kewirausahaan, inovasi teknologi, serta karakter kerja yang tangguh.
              Dalam konteks itulah Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Sumatera Utara memiliki makna yang sangat penting. Muktamar bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan, tetapi momentum refleksi sejarah sekaligus perumusan arah masa depan gerakan.
              Sumatera Utara sendiri memiliki jejak historis yang kuat dalam perjalanan Muhammadiyah. Sejak masa awal penyebarannya di wilayah Sumatera, kader-kader Muhammadiyah telah memainkan peran penting dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial. Amal usaha Muhammadiyah di daerah ini menjadi bukti bahwa semangat khidmat telah tumbuh dan berakar di tengah masyarakat.
              Karena itu, Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Sumatera Utara bukan hanya peristiwa organisatoris, tetapi juga peneguhan arah peradaban. Muhammadiyah harus terus menjaga dua kekuatan utamanya: cara berpikir tajdid dan khidmat yang nyata.
              Jika keduanya tetap hidup dalam diri para kadernya, maka Muhammadiyah akan terus menjadi kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang memberi pencerahan bagi bangsa Indonesia.
              Dan dari Sumatera Utara, harapan itu kembali diteguhkan: bahwa Muhammadiyah akan terus melangkah menyalakan pencerahan, menjaga nalar kritis, serta menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.
              Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

              WartaTerkait

              Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

              Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

              Bukan Sekadar Sekolah, GembiraMu Fokus Cetak Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

              Realisasi 160%, Lazismu Pekalongan Sukses dengan Program Qurban Rendangmu

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Bolehkah Amil Mendistribusikan Zakat Fitri kepada Mustahik Sepanjang Tahun?

              Next Post

              PCM Percut Sei Tuan Tutup Tadarus Ideologi Muhammadiyah jilid 3

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

              07/06/2026
              BeritaMu

              Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

              07/06/2026
              BeritaMu

              Bukan Sekadar Sekolah, GembiraMu Fokus Cetak Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

              07/06/2026
              Next Post

              PCM Percut Sei Tuan Tutup Tadarus Ideologi Muhammadiyah jilid 3

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

                07/06/2026

                Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

                07/06/2026

                Realisasi 160%, Lazismu Pekalongan Sukses dengan Program Qurban Rendangmu

                07/06/2026

                Bukan Sekadar Sekolah, GembiraMu Fokus Cetak Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

                07/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,343)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,770)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

                07/06/2026

                Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

                07/06/2026

                Realisasi 160%, Lazismu Pekalongan Sukses dengan Program Qurban Rendangmu

                07/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In