FISIP UMSU Didorong untuk Raih Akreditasi Internasional
- Milad ke-54 dan Gelar Berbuka Puasa Bersama
INFOMU.CO | Medan – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) didorong untuk dapat raih akreditasi Internasional karena potensi Fisip UMSU memungkin untuk itu. Fisip UMSU saat ini memiliki tiga prodi unggul dan memiliki dua kelas internasional.
Harapan itu disampaikan Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin pada acara peringatan Milad ke-54 Fisip yang dirangkai dengan berbuka puasa bersama yang diikuti seluruh tenaga dosen dan tendik dilingkungan Fisip UMSU. Tampak hadir Wakil Rektor I UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M.Hum., Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si., Dekan FISIP UMSU Dr. Arifin Saleh, MSP., Wakil Dekan I Dr. Abrar Adani, M.I.Kom., Wakil Dekan III Dr. Yurisna Yanjung, MAP., serta Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UMSU Abdurrahman Zuhdi, S.I.Kom., bersama jajaran pimpinan program studi, dosen, dan tenaga kependidikan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan FISIP UMSU Dr. Arifin Saleh, MSP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir dan selalu dirangkaikan dengan peringatan Milad FISIP UMSU.
Sementara itu, Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas capaian dan kinerja pimpinan fakultas serta program studi di lingkungan FISIP UMSU. Menurutnya, saat ini ketiga program studi yang dikelola FISIP UMSU telah berhasil meraih akreditasi unggul, sebuah prestasi yang membanggakan bagi universitas.
“Ke depan kita berharap FISIP UMSU terus maju dan berkembang serta mampu mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih,” ujarnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, sekitar lima belas menit sebelumnya, tausiah disampaikan oleh ustaz muda Rusmin Nuryadin Situmeang, M.Ag. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat hubungan vertikal dengan Allah SWT sekaligus memperbaiki hubungan horizontal dengan sesama manusia.
Ia juga menekankan pentingnya kejujuran dalam menjalani ibadah puasa. Hawa nafsu, katanya, tidak dapat dihilangkan dari diri manusia, namun melalui Ramadan umat Islam dilatih untuk mampu mengendalikan hawa nafsu tersebut.
“Ramadan adalah hadiah dari Allah SWT yang penuh dengan keutamaan dan kemuliaan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Tepat pukul 18.41 WIB, seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana sederhana namun hangat. Kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah serta pembagian bingkisan Idulfitri dari FISIP UMSU kepada para hadirin. (*)







