Estafet Kemanusiaan: Tim 4 MDMC Jawa Timur Ambil Alih Misi Tim 3 di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang kembali menjadi fokus kegiatan kemanusiaan setelah Tim 3 MDMC Jawa Timur menyelesaikan tugasnya dan menyerahkan estafet misi kepada Tim 4. Koordinasi ini menjadi bukti kesinambungan bantuan dan kepedulian bagi masyarakat terdampak di wilayah tersebut.
Tim 3: Pembersihan, Sekolah Darurat, dan Dukungan Logistik
Ketua Koordinasi Tim 3, Muhammad Syahrul Hibban Izzulhaq, atau biasa dipanggil Izul, menjelaskan kegiatan yang telah dijalankan timnya. “Kami dari Jawa Timur ditugaskan mengelola pos layanan di Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. Tim 3 terdiri dari 13 orang, 9 dari MDMC dan 4 tenaga medis, selama 2 minggu, terhitung mulai 30 Desember hingga 12 Januari,” ungkap Izul.
Fokus utama Tim 3 selama di lapangan meliputi:
Pembersihan lima sekolah dari total enam sekolah terdampak, dengan kondisi paling parah berada di Dusun Tanjung, Desa Sunting.
Sekolah darurat sebagai langkah awal pemulihan pendidikan anak-anak.
Layanan psikososial untuk mendukung kesehatan mental warga terdampak.
Distribusi logistik, termasuk bahan makanan untuk 50 kepala keluarga melalui dapur umum.
Selain itu, Tim 3 juga membina desa-desa di sekitar lokasi:
Desa Serba: Dusun Serba Luar, Dusun Serba Dalam, dan Dusun Alur Hitam.
Desa Sunting: Dusun Anggrek, Dusun Melati, dan Dusun Tanjung.
“Momen paling berkesan adalah ketika kami bisa bermanfaat dan diterima baik oleh warga. Rasanya ingin menetap lebih lama, namun kewajiban di Jawa Timur menanti,” tambah Izul.
Tim 4: Melanjutkan Misi dan Memperluas Dukungan Logistik
Mengambil alih estafet, Ketua Koordinasi Tim 4, Khusnul Abidin, menyampaikan rencana kegiatan timnya. “Saat ini kami membawa 9 orang dari MDMC dan 6 orang tambahan, menuju Aceh Tamiang melalui Langkat. Fokus kami adalah pendistribusian logistik, dan pada tanggal 19 Januari nanti tim psikososial dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Muhammadiyah Malang akan menyusul,” jelasnya.
Tim 4 juga menyiapkan koordinasi dengan pihak BBM Langkat dan PDM setempat untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar. “Arahan dari Tim 3 sebelumnya lebih banyak pada penyuluhan dan logistik, sedangkan kami akan memastikan kebutuhan lanjutan dan penyaluran logistik di posyandu tetap berjalan,” tambah Khusnul.
Bantuan Logistik yang Disalurkan
Untuk keberangkatan awal tim 4 MDMC Jawa Timur ini, mereka akan menyalurkan bantuan logistik berupa beras sebanyak 2 ton, yang akan disalurkan khususnya untuk Desa Sunting, Aceh Tamiang, sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan warga terdampak.
Keberlanjutan misi dari Tim 3 ke Tim 4 menunjukkan sinergi MDMC Jawa Timur dalam memastikan masyarakat Aceh Tamiang tetap menerima bantuan yang dibutuhkan. Dengan kombinasi tim medis, psikososial, dan logistik, bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat terdampak. (bess)





