• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, September 21, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Guru Muhammadiyah Siapkan Sekolah Ramah Disabilitas lewat Workshop Pendidikan Inklusif di Temanggung

    Waspada Bahaya Utang Konsumtif, Ikhwanushoffa Soroti Gaya Hidup Warga di Kajian Karanganyar

    SMA ABBS Surakarta Raih Gelar Juara Turnamen Tenis HUT ke-68 UMS

    Ubah Ketakutan Jadi Kesiapsiagaan: MDMC Jepara Gembleng Puluhan Relawan Lewat Pelatihan Water Rescue Batch 2

    Mahasiswa PPG UMS Hadirkan “Senam Selaras” demi Kebugaran Lansia Desa Pabelan

    Delegasi SUMU Sambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026*

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Guru Muhammadiyah Siapkan Sekolah Ramah Disabilitas lewat Workshop Pendidikan Inklusif di Temanggung

      Waspada Bahaya Utang Konsumtif, Ikhwanushoffa Soroti Gaya Hidup Warga di Kajian Karanganyar

      SMA ABBS Surakarta Raih Gelar Juara Turnamen Tenis HUT ke-68 UMS

      Ubah Ketakutan Jadi Kesiapsiagaan: MDMC Jepara Gembleng Puluhan Relawan Lewat Pelatihan Water Rescue Batch 2

      Mahasiswa PPG UMS Hadirkan “Senam Selaras” demi Kebugaran Lansia Desa Pabelan

      Delegasi SUMU Sambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026*

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Guru Muhammadiyah Siapkan Sekolah Ramah Disabilitas lewat Workshop Pendidikan Inklusif di Temanggung

          Waspada Bahaya Utang Konsumtif, Ikhwanushoffa Soroti Gaya Hidup Warga di Kajian Karanganyar

          SMA ABBS Surakarta Raih Gelar Juara Turnamen Tenis HUT ke-68 UMS

          Ubah Ketakutan Jadi Kesiapsiagaan: MDMC Jepara Gembleng Puluhan Relawan Lewat Pelatihan Water Rescue Batch 2

          Mahasiswa PPG UMS Hadirkan “Senam Selaras” demi Kebugaran Lansia Desa Pabelan

          Delegasi SUMU Sambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026*

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Guru Muhammadiyah Siapkan Sekolah Ramah Disabilitas lewat Workshop Pendidikan Inklusif di Temanggung

            Waspada Bahaya Utang Konsumtif, Ikhwanushoffa Soroti Gaya Hidup Warga di Kajian Karanganyar

            SMA ABBS Surakarta Raih Gelar Juara Turnamen Tenis HUT ke-68 UMS

            Ubah Ketakutan Jadi Kesiapsiagaan: MDMC Jepara Gembleng Puluhan Relawan Lewat Pelatihan Water Rescue Batch 2

            Mahasiswa PPG UMS Hadirkan “Senam Selaras” demi Kebugaran Lansia Desa Pabelan

            Delegasi SUMU Sambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026*

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Toposentrik, Geosentrik, dan KHGT (Tanggapan Kembali atas Tulisan Pakar BRIN & Kemenag RI)

              admin by admin
              09/01/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Toposentrik, Geosentrik, dan KHGT (Tanggapan Kembali atas Tulisan Pakar BRIN & Kemenag RI)

               Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar – Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

              WartaTerkait

              Guru Muhammadiyah Siapkan Sekolah Ramah Disabilitas lewat Workshop Pendidikan Inklusif di Temanggung

              Waspada Bahaya Utang Konsumtif, Ikhwanushoffa Soroti Gaya Hidup Warga di Kajian Karanganyar

              SMA ABBS Surakarta Raih Gelar Juara Turnamen Tenis HUT ke-68 UMS

              Ubah Ketakutan Jadi Kesiapsiagaan: MDMC Jepara Gembleng Puluhan Relawan Lewat Pelatihan Water Rescue Batch 2

               

               Setelah saya merespons dua tulisan sang pakar BRIN dan Kemenag RI (baca: https://oif.umsu.ac.id/tanggapan-atas-klaim-khgt-tidak-cermat-oleh-profesor-brin-dan-anggota-tim-hisab-rukyat-kementerian-agama-ri/), sang pakar kembali merilis tulisan terbaru berjudul: “KHGT Tidak Akurat Merujuk Turki: Beda Ramadhan 1447 karena Tinggi Toposentrik-Geosentrik, Bukan Masalah Alaska”. Tulisan sang pakar ini berupaya mempertahankan dan membenarkan tulisan-tulisan (pernyataan-pernyataan) di dua tulisan sebelumnya, terutama soal “KHGT Tidak Cermat”. Bahkan dalam tulisan ini sang pakar menambah diksi tendensius lagi yaitu “KHGT Tidak Akurat…”.

              Jika sebelumnya sang pakar belum membaca penjelasan ilmiah MTT PP Muhammadiyah (baca: https://tarjih.or.id/penjelasan-mtt-pp-muhammadiyah-tentang-penyesuaian-penetapan-1-ramadan-1447-hijriah/), kini beliau telah membacanya dan menganggapnya tidak ilmiah dengan menyatakan penjelasan itu hanya “klaim”. Selain itu, jika dalam perdebatan sebelumnya sang pakar mempermasalahkan soal teknis geografis sebuah wilayah, dalam hal ini Alaska apakah masuk daratan Amerika atau tidak, kini dengan telah membaca penjelasan MTT PP Muhammadiyah beliau beralih mempermasalahkan soal geosentrik-toposentrik. Dalam konteks ini, KHGT sebagai sistem kalender yang baru tentu terbuka untuk diuji dan dikritisi secara berkelanjutan, dan sepenuhnya tidak ada masalah, namun patut dicatat cara dan narasi mempermasalahkan akan menjadi permasalahan pula, yaitu jika tidak ada rasa hormat dan menghargai terhadap sebuah organisasi keislaman yang setara, bahkan lebih tua dari Nahdlatul Ulama yang kerap sang pakar bela. Substansi tanggapan tulisan saya sebenarnya pada aspek ini, adapun aspek ilmiah KHGT secara umum sudah banyak dibahas oleh berbagai pihak. Persatuan Islam dan Nahdlatul Ulama misalnya secara tegas menolak KHGT dengan alasan dan argumen masing-masing. Atas penolakan dua ormas ini Muhammadiyah mengkaji lebih dalam dan menguatkan argumentasinya, dalam perkembangannya respons yang muncul lebih pada ranah argumentasi, bukan tendensi, yang berdampak positif bagi umat.

              Namun yang pasti sang pakar telah membaca penjelasan MTT PP Muhammadiyah yang beliau anggap “klaim” itu dengan saksama dan akhirnya beliau menanggapi (mengkritisi secara kritis namun juga terkesan tendensius). Saya sudah terbiasa dan berulang melihat dan mengikuti pola dialog/diskusi beliau, yang adakalanya sebenarnya beliau tidak tau atau belum mendapatkan informasi utuh terhadap suatu hal namun menyimpulkan, dan tatkala informasi itu telah utuh barulah dilakukan klarifikasi dalam bentuk tulisan apologis, tulisan terakhir ini salah satu buktinya. Klarifikasi yang disampaikan lebih banyak berbentuk penjelasan lanjutan, bukan pengakuan eksplisit atas ketidak utuhan data dan informasi sebelumnya.

              Sekali lagi, saya sudah paham tipikal beliau dalam berdialog, selain saya juga sudah paham kecenderungan kepakaran beliau yang, maaf, tidak netral, yang tentu hak beliau berkecenderungan demikian. Dalam sebuah persoalan yang bersifat furuk (cabang), fleksibel, dan normatif, sepenuhnya dipahami tidak akan ada kata sepakat, yang ada adalah perbedaan pendapat dengan argumen masing-masing dan saling menghormati. Karena itu penolakan atas KHGT oleh Persis dan NU sepenuhnya dapat dipahami dan dihormati, dan tidak merubah rasa hormat pada dua ormas mulia ini. Menghormati dan menghargai eksistensi pihak lain dan pilihannya adalah prinsip sejati Islam, humanisme universal, dan menjadi ciri bangsa Indonesia.

              Kembali ke tulisan sang pakar BRIN & Kemenag RI, tampak KHGT benar-benar dikaji dengan serius oleh sang pakar, KHGT kini telah masuk dalam alam pikiran dan menjadi perrhatian serius sang pakar. Hal yang positif, dalam tulisan ini beliau mulai menunjukkan kepakarannya di bidang astronomi, yang seharusnya seperti itu, dalam menganalisis simpang-siur awal Ramadan apakah tanggal 18 atau 19. Analisisnya atas peta Diyanet maupun KHGT serta kesimpulan atas analisisnya yang berbeda dengan pemahaman dan kesimpulan MTT PP Muhammadiyah sepenuhnya dihormati. Hal menarik, sang pakar intens menganalisis peta KHGT untuk awal Ramadan 1447 H, padahal Ramadan masih sekian puluh hari lagi. Demikian lagi, saya hanya teringat, dulu beliau kerap menanya dan mempertanyakan mana peta KHGT dengan mengunggulkan peta-peta yang sudah ada, kini akhirnya beliau dapat ‘menganalisis’ peta KHGT.

              KHGT memang layak diuji dan dikritisi karena memang baru diterapkan pada awal Muharam 1447 H. Dalam tulisan-tulisan sebelumnya saya sudah menegaskan tentang riskan dan rentannya praktik dan implementasi KHGT ini. Selain merupakan tawaran baru, juga karena ada banyak rumusan yang tak biasa, seperti soal awal hari, soal hilal di bawah ufuk, dan soal transfer imkan rukyat.

              Adapun peta Diyanet Turki, yang dipermasalahkan sang pakar, yang menurut MTT PP Muhammadiyah juga ‘bermasalah’, memang menjadi catatan bagi pihak yang tidak melihat secara komprehensif. Di WhatsApp group “Kalender Hijri Nasional”, sebuah group yang saya dan sang pakar kerap berdialektika, saya telah mengingatkan dan menyarankan untuk menganalisis peta Diyanet secara keseluruhan (paling tidak setahun atau 12 bulan), bukan semata satu peta awal Ramadan 1447 H itu. Ini penting untuk membuktikan alasan MTT PP Muhammadiyah memilih geosentrik, bukan toposentrik. Bila diperhatikan, sesuai crosscheck informasi yang saya lakukan kepada salah seorang tim IT/Software MTT PP Muhammadiyah didapati ternyata Diyanet Turki tidak konsisten menggunakan toposentrik. Adakalanya menggunakan toposentrik, namun adakalanya juga menggunakan geosentrik, sehingga ini cukup ‘membingungkan’, selain terdapat pula hal-hal unik-problematik lainnya. Dengan analisis dan crosscheck komprehensif tim MTT PP M ini akhirnya mendorong untuk memilih geosentrik. Karena itu, dengan analisis dan crosscheck MTT PP Muhammadiyah sedemikian ini lalu dinyatakan tidak cermat, lalu tidak akurat, sungguh ini sikap tidak terbuka alias tendensius. Sang pakar hanya mengkaji satu peta, satu bulan, yaitu Ramadan 1447 H, sementara MTT PP Muhammadiyah mengkaji komprehensif, dan atas kajiannya ini MTT PP Muhammadiyah tidak pernah merasa paling cermat dan paling akurat.

              Lalu, di bagian akhir tulisannya sang pakar menyatakan sebagai berikut: “Mestinya KHGT juga merujuk tinggi toposentrik seperti yang dirumuskan saat konferensi 2016”. Ini pernyataan dan kesimpulan yang jauh, yang coba menerjemahkan putusan Turki 2016 M namun kurang tepat. Sama diketahui baik dalam dokumen putusan, rekomendasi, maupun rekapitulasi muktamar Turki 2016 M tidak ada frasa definitif “toposentrik” maupun “geosentrik”. Hal ini tak ayal menyebabkan interpretasi atas parameter 5-8 beragam. Sementara itu crosscheck dan konfirmasi yang dilakukan oleh tim MTT PP Muhammadiyah maupun pihak lain kepada pihak Diyanet Turki membuktikan baik ketinggian maupun elongasi yang dimaksud adalah geonsentrik, bukan toposentrik. Adapun bahwa dalam astronomi, menurut sang pakar, “ketinggian dari ufuk selalu bermakna tinggi toposentrik, bukan geosentrik”, adalah satu pandangan yang saya yakini ilmiah, namun tetap merupakan satu pendapat, bukan satu-satunya pendapat. Masih segar diingatan kita perbedaan dan perdebatan interpretasi toposentrik dan geosentrik untuk awal Syawal 1443 H di Indonesia, yang amat dinamis waktu itu (baca: https://oif.umsu.ac.id/paradoks-kriteria-mabims-3-6-4/). Karena itu, diksi “Mestinya KHGT…” dari sang pakar adalah pernyataan yang terkesan memaksa.

              Karena itu lagi-lagi pernyataan sang pakar yang dalam tulisannya ini kembali menyatakan “MTT PPM tidak cermat merujuk kriteria Turki”, di saat dinamis dan beragamnya interpretasi atas putusan Turki 2016 M tersebut menunjukkan tendensi yang tak pernah padam dari sang pakar. Pada tulisan sebelumnya (baca: https://oif.umsu.ac.id/tanggapan-atas-klaim-khgt-tidak-cermat-oleh-profesor-brin-dan-anggota-tim-hisab-rukyat-kementerian-agama-ri/) secara implisit saya menyarankan beliau menggunakan diksi-narasi yang normatif dengan tetap kritis. Namun tampaknya beliau enggan dan malah mengulang dan bahkan menambah diksi-tendensius baru yaitu “KHGT Tidak Akurat…”. maka kesimpulannya, ini tipikal beliau. Wallahu a’lam[]

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              MDMC Perkuat Kapasitas Guru Terdampak Melalui Bimtek Pendidikan Darurat dan Layanan Psikososial

              Next Post

              Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu Gelar Bimtek Training of Trainer Deep Learning

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Guru Muhammadiyah Siapkan Sekolah Ramah Disabilitas lewat Workshop Pendidikan Inklusif di Temanggung

              21/09/2026
              BeritaMu

              Waspada Bahaya Utang Konsumtif, Ikhwanushoffa Soroti Gaya Hidup Warga di Kajian Karanganyar

              21/09/2026
              BeritaMu

              SMA ABBS Surakarta Raih Gelar Juara Turnamen Tenis HUT ke-68 UMS

              21/09/2026
              Next Post
              Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu Gelar Bimtek Training of Trainer Deep Learning

              Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu Gelar Bimtek Training of Trainer Deep Learning

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Unismuh Makassar Sambut Mahasiswa Baru, Rektor Tekankan Keseimbangan Organisasi dan Kuliah

                21/09/2026

                Umsida Kenalkan Green Campus kepada Mahasiswa Baru, Dorong Kebiasaan Kurangi Plastik

                21/09/2026

                Mahasiswa UMPO Jalankan Misi Kemanusiaan di NTT, Dampingi Pendidikan Anak Penyintas Bencana

                21/09/2026

                Warsito Resmi Jadi Rektor UMT 2025–2029, Lanjutkan Kepemimpinan Gantikan Almarhum Desri Arwen

                21/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,511)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,230)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Unismuh Makassar Sambut Mahasiswa Baru, Rektor Tekankan Keseimbangan Organisasi dan Kuliah

                21/09/2026

                Umsida Kenalkan Green Campus kepada Mahasiswa Baru, Dorong Kebiasaan Kurangi Plastik

                21/09/2026

                Mahasiswa UMPO Jalankan Misi Kemanusiaan di NTT, Dampingi Pendidikan Anak Penyintas Bencana

                21/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In