• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, April 22, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

    Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

    Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

    Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

    Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

    Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

    Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

    Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

      Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

      Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

      Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

      Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

      Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

      Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

      Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

          Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

          Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

          Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

          Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

          Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

          Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

          Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

            Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

            Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

            Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

            Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

            Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

            Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

            Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Detik yang Terbuang, Usia yang Hilang: Nilai Waktu dalam Kehidupan Manusia

              admin by admin
              31/12/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Detik yang Terbuang, Usia yang Hilang: Nilai Waktu dalam Kehidupan Manusia

              Oleh: Syahbana Daulay

              WartaTerkait

              Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

              Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

              Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

              Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

               

              Dalam kehidupan modern, manusia sering terjebak dalam rutinitas dan kesibukan yang padat, namun kehilangan kesadaran terhadap makna waktu itu sendiri. Kemajuan teknologi mempercepat aktivitas manusia, tetapi tidak selalu meningkatkan kualitas hidupnya. Banyak individu merasa “sibuk”, namun pada saat yang sama merasakan kekosongan makna dan penyesalan atas waktu yang berlalu tanpa kontribusi signifikan.

              Islam memandang waktu sebagai elemen fundamental kehidupan. Ia bukan sekadar ukuran usia biologis, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia. Oleh karena itu, pertanyaan mendasarnya bukan berapa lama manusia hidup, melainkan bagaimana ia menggunakan waktunya.

              Konsep dan Pertanggungjawaban Waktu dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis

              Al-Qur’an memberikan perhatian khusus terhadap waktu dengan menjadikannya objek sumpah Ilahi, seperti dalam QS. Al-‘Ashr [103]: 1–3. Ayat ini menegaskan bahwa manusia secara inheren berada dalam kondisi kerugian, kecuali mereka yang mampu mengisi waktunya dengan iman, amal saleh, serta tanggung jawab sosial.

              Menurut tafsir Ibnu Katsir, kerugian yang dimaksud bersifat menyeluruh, mencakup aspek duniawi dan ukhrawi. Hal ini menunjukkan bahwa penyia-nyiaan waktu berdampak langsung terhadap kualitas kehidupan manusia, baik secara individual maupun kolektif.

              Konsep pertanggungjawaban waktu dipertegas dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, yang menyatakan bahwa manusia akan dimintai pertanggungjawaban tentang bagaimana ia menghabiskan umurnya. Hadis ini menempatkan waktu sebagai objek hisab, sejajar dengan ilmu, harta, dan amal.

              Dari sudut pandang akademik, hal ini menunjukkan bahwa waktu dalam Islam memiliki dimensi etis dan teleologis. Waktu tidak netral, melainkan sarat nilai dan tujuan.

              Detik yang Terbuang dan Ilusi Kesibukan Modern

              Fenomena manusia modern menampilkan paradoks yang semakin nyata: intensitas aktivitas meningkat, namun kedalaman makna justru menurun. Individu tampak sibuk sepanjang hari – dipenuhi rapat, tuntutan pekerjaan, arus informasi digital, dan tekanan social – namun pada saat yang sama mengalami kelelahan eksistensial (existential fatigue). Kesibukan ini sering bersifat reaktif dan mekanis, bukan reflektif dan bermakna. Aktivitas dilakukan secara masif, tetapi minim kesadaran tujuan hidup.

              Dalam kajian psikologi modern, kondisi ini dapat dijelaskan melalui konsep time illusion, yakni kecenderungan manusia merasa memiliki waktu yang panjang sehingga menunda hal-hal yang bernilai esensial. Ilusi ini diperparah oleh budaya digital yang memecah perhatian (fragmented attention), membuat manusia kehilangan kesadaran utuh terhadap nilai waktu. Akibatnya, detik demi detik berlalu tanpa refleksi, seolah waktu hanyalah sesuatu yang “akan selalu ada”.

              Al-Qur’an sejak awal telah membongkar ilusi tersebut dengan peringatan yang sangat tegas. Allah bersumpah atas waktu dan menyatakan kerugian eksistensial manusia yang lalai:

              وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ

              “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian.” (QS. Al-‘Ashr [103]: 1–2)

              Ayat ini menunjukkan bahwa waktu bukan sekadar latar kehidupan, melainkan instrumen penilaian terhadap kualitas eksistensi manusia. Kerugian yang dimaksud bukan semata kerugian material, tetapi kerugian makna hidup, ketika waktu tidak diisi dengan iman, amal, dan kesadaran moral.

              Al-Ghazali dalam Ihya’ ‘Ulumuddin menegaskan bahwa waktu adalah aset paling berharga manusia. Ia menyatakan bahwa hakikat kehidupan manusia adalah kumpulan waktu; siapa yang menyia-nyiakan waktunya, sejatinya telah menyia-nyiakan hidupnya. Kehilangan waktu berarti kehilangan peluang untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas spiritual, dan mendekat kepada Allah. Dalam perspektif ini, detik yang terbuang bukan sekadar kegagalan produktivitas, melainkan kegagalan eksistensial.

              Rasulullah SAW bahkan memperingatkan bahwa manusia sering tertipu oleh kelapangan waktu dan kesehatan:

              نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
              “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.”
              (HR. al-Bukhari)

              Hadis ini menegaskan bahwa kelapangan waktu justru sering melahirkan kelalaian, bukan kesadaran. Oleh karena itu, setiap detik yang berlalu tanpa orientasi nilai merupakan potensi kemanusiaan yang tidak teraktualisasi.

              Manajemen Waktu sebagai Praktik Spiritual

              Islam tidak memandang pengelolaan waktu sebagai keterampilan teknis semata, melainkan sebagai praktik spiritual yang berakar pada tauhid dan orientasi ibadah. Waktu dalam Islam adalah amanah Ilahi yang harus dipertanggungjawabkan, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an:

              ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

              “Kemudian pada hari itu kamu benar-benar akan ditanya tentang nikmat (yang diberikan kepadamu).” (QS. At-Takatsur [102]: 8)

              Waktu termasuk nikmat terbesar yang akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, Islam mengajarkan bahwa aktivitas duniawi—belajar, bekerja, meneliti, dan berkontribusi sosial—dapat bernilai ibadah apabila dilandasi niat yang benar dan dijalankan dengan etika yang lurus. Rasulullah SAW bersabda:

              إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

              “Sesungguhnya amal-amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

              Dengan prinsip ini, manajemen waktu tidak lagi sekadar pengaturan jadwal, tetapi pengaturan orientasi hidup. Setiap waktu diarahkan untuk menghadirkan nilai kebaikan yang berkelanjutan. Konsep al-baqiyat ash-shalihat menegaskan bahwa amal saleh yang dilakukan dalam waktu terbatas dapat memiliki nilai yang kekal:

              وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

              “Amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS. Al-Kahfi [18]: 46)

              Ayat ini mengoreksi cara pandang modern yang sering mengukur keberhasilan dari kepadatan aktivitas dan capaian jangka pendek. Islam justru menekankan keberlanjutan nilai dan dampak jangka panjang. Dalam konteks akademik, waktu belajar dan meneliti menjadi sarana pembentukan integritas intelektual dan tanggung jawab sosial. Dalam dunia profesional, waktu kerja menjadi ladang amanah dan kontribusi, bukan sekadar rutinitas mekanis.

              Rasulullah ﷺ juga menegaskan urgensi kesadaran waktu dalam kehidupan manusia:

              لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ

              “Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang umurnya, untuk apa ia habiskan.”
              (HR. at-Tirmidzi)

              Hadis ini menegaskan bahwa waktu adalah ukuran pertanggungjawaban moral manusia. Dengan demikian, manajemen waktu dalam Islam mencapai puncaknya ketika setiap detik dimaknai sebagai peluang mendekat kepada Allah dan memberi manfaat bagi sesama. Di sinilah keterbatasan waktu justru melahirkan keabadian makna, menjadikan kehidupan sehari-hari sebagai ladang al-baqiyat ash-shalihat.

              Implikasi bagi Kehidupan Akademik dan Sosial

              Kesadaran akan nilai waktu memiliki implikasi luas bagi dunia pendidikan dan kehidupan sosial. Mahasiswa, akademisi, dan profesional dituntut untuk tidak hanya produktif secara kuantitatif, tetapi juga bermakna secara kualitatif. Waktu yang diisi dengan pencarian ilmu, pengabdian, dan refleksi diri berkontribusi terhadap pembentukan karakter dan peradaban yang beretika.

              Detik yang terbuang sejatinya adalah usia yang hilang tanpa nilai. Namun, Islam menawarkan perspektif optimistis bahwa selama waktu masih tersisa, manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki orientasi hidupnya. Kesadaran akan nilai waktu mendorong manusia untuk hidup lebih bertanggung jawab, bermakna, dan terarah.

              Dengan demikian, pengelolaan waktu bukan sekadar persoalan manajemen, melainkan bagian integral dari kesadaran spiritual dan etika kehidupan. Wallahu a’lam

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Kemenhaj Pastikan Layanan Konsumsi hingga Akomodasi Sudah Aman

              Next Post

              UMSU Lepas 6 Mahasiswa Ikuti Student Exchange ke INTI University Malaysia

              admin

              admin

              InfoLain

              Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif
              BeritaMu

              Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

              22/04/2026
              BeritaMu

              Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

              22/04/2026
              BeritaMu

              Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

              22/04/2026
              Next Post
              UMSU Lepas 6 Mahasiswa Ikuti Student Exchange ke INTI University Malaysia

              UMSU Lepas 6 Mahasiswa Ikuti Student Exchange ke INTI University Malaysia

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                22/04/2026

                Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

                22/04/2026

                Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

                22/04/2026

                Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

                22/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,865)
                • Hukum Islam (1,415)
                • Kabar PTMA (3,537)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                22/04/2026

                Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

                22/04/2026

                Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

                22/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In