• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

    Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

    Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

    Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

    Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur

    Aisyiyah Serukan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual dan Terapkan Penanganan Berperspektif Hak Anak

    Prof. Akrim Serahkan Bantuan Program “Tebus Ijazah” 100 Alumni SMK Muhammadiyah 9 Medan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

      Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

      Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

      Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

      Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur

      Aisyiyah Serukan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual dan Terapkan Penanganan Berperspektif Hak Anak

      Prof. Akrim Serahkan Bantuan Program “Tebus Ijazah” 100 Alumni SMK Muhammadiyah 9 Medan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

          Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

          Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

          Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

          Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur

          Aisyiyah Serukan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual dan Terapkan Penanganan Berperspektif Hak Anak

          Prof. Akrim Serahkan Bantuan Program “Tebus Ijazah” 100 Alumni SMK Muhammadiyah 9 Medan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

            Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

            Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

            Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

            Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur

            Aisyiyah Serukan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual dan Terapkan Penanganan Berperspektif Hak Anak

            Prof. Akrim Serahkan Bantuan Program “Tebus Ijazah” 100 Alumni SMK Muhammadiyah 9 Medan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Detik-Detik yang Menyentuh Hati: Menjaga Human Thinking di Balik Proyek Siswa Berbasis AI

              admin by admin
              08/11/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Siang yang berbeda di NTB, Kamis, (6/11/2025). Saya berdiri di pintu ruang pelatihan Balai GTK NTB, menatap puluhan wajah guru SMA yang ada di kelas C. Ada kelelahan di mata mereka, namun juga ada keingintahuan yang tersembunyi di balik senyum ramah.

              Sebagian masih sibuk dengan makan siangnya, yang lain sudah membuka laptop dengan ragu-ragu.

              WartaTerkait

              Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

              Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

              Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

              Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur

              “Selamat siang, Bapak Ibu guru sekalian,” ujar saya memecah keheningan. “Hari ini kita akan mulai perjalanan yang mungkin akan mengubah cara kita mengajar selamanya.” Tak ada respons bergemuruh. Hanya anggukan pelan dan senyum tipis.

              Saya mengerti. Kecerdasan Artifisial seringkali terdengar seperti monster teknologi yang siap memakan peran guru, menggantikan sentuhan manusia dalam pendidikan. Namun, di balik kekhawatiran itu, saya melihat percikan api yang siap menyala.

              Ketika Teknologi Bertemu Kearifan Lokal

              Sesi pertama dimulai dengan presentasi sederhana tentang konsep AI dalam pendidikan. Saya sengaja tidak menggunakan jargon teknis yang memusingkan. Sebaliknya, saya mengajak mereka melihat AI sebagai “asisten cerdas” yang bisa membantu tugas-tugas rutin, bukan sebagai pengganti pemikiran kritis.

              “AI itu seperti penjaga perpustakaan yang tak pernah tidur,” kata saya. Ia bisa carikan ribuan referensi dalam hitungan detik, tapi dia tidak bisa memutuskan mana yang paling relevan dengan kebutuhan siswa kita. Itu tugas kita sebagai guru.

              Sebuah tangan terangkat di sudut ruangan. Bapak Royyan Jani SPd, guru Informatika dari SMA Muhammadiyah Masbagik, bertanya dengan suara pelan, “Bu, bagaimana kalau nanti siswa kita malah jadi malas berpikir karena semua bisa dibantuin AI?”

              Pertanyaan itu seperti gema yang menggetarkan seluruh ruangan. Saya tersenyum. Ini pertanyaan yang tepat, pertanyaan yang menunjukkan kepedulian mereka terhadap esensi pendidikan, bukan sekadar teknologi.

              “Pak Royyan, itulah mengapa kita di sini,” jawab saya. “Kita akan belajar membuat AI sebagai alat untuk memperkuat human thinking, bukan melemahkannya.”

              Titik Balik di Sesi Brainstorming

              Sesi brainstorming dimulai setelah istirahat siang. Saya membagi para guru menjadi kelompok-kelompok kecil, masing-masing terdiri dari 4-5 orang. Tugas mereka: merancang satu proyek pembelajaran berbasis AI yang tetap mengedepankan pikiran kritis manusia.

              Awalnya, suasana kaku. Beberapa kelompok hanya menatap layar laptop tanpa kata-kata. Yang lain tampak kebingungan dengan instruksi yang saya berikan. Saya berkeliling ruangan, berusaha memberikan dorongan tanpa intervensi berlebihan.

              Di kelompok 1, saya menemukan sesuatu yang menarik. Mereka sedang mendiskusikan Peta Edukasi Pengolahan Sampah Berbasis AI. Dalam proyek ini siswa diminta melakukan riset ke area sekolah terkait lokasi mana yang terjadi penumpukan sampah, menemukan faktor penyebab, mengumpulkan data, dan mengambil dokumentasinya.

              Siswa disarankan menggunakan layanan AI untuk membantu mereka membuat denah lokasi peta edukasi dan memberikan kode berupa simbol warna sesuai banyak tidaknya sampah. Selain itu, AI juga digunakan untuk membantu siswa menemukan beragam ide solusi yang meungkinkan bisa dilakukan di sekolah. Proyek ini merupakan integrasi mata pelajaran Biologi, Prakarya, PAI, Matematika, dan Geeografi

              Saya terpukau. Di tengah deru teknologi global, mereka justru menemukan jalan untuk menemukan solusi dari permasalahan lokal. Ini bukan sekadar proyek pembelajaran, ini adalah memaksimalkan potensi human thinking yang elegan.

              Proyek yang Membangkitkan Kembali Jiwa Pendidikan

              Seiring waktu berjalan, energi di ruangan berubah secara drastis. Kekakuan berubah menjadi kegairahan. Keraguan berubah menjadi percaya diri. Saya menyaksikan transformasi yang luar biasa di setiap kelompok.

              Kelompok 4, yang terdiri dari guru-guru Matematika, Biologi, PJOK, Informatika, PAI, PKn, dan Bahasa Indonesia mengembangkan proyek “Tertib Jamaah, Indah Ibadah”. Mereka merancang agar siswa menggunakan AI untuk menganalisis data eksperimen sederhana, namun hipotesis dan kesimpulan harus dirumuskan sendiri oleh siswa.

              Konteks diambil dari kejadian di sekolah, banyak siswa laki-laki dan perempuan mencari alasan untuk tidak mengikuti shalat berjamaah. Siswa putri memanfaatkan alasan on period (datang bulan) untuk tidak shalat.

              Dalam proyek ini, siswa dibagi tugas menjadi Jamaah Squad, ada tim laki-laki dan tim perempuan. Mereka melakukan riset bagaimana pelaksanaan shalat berjamaah saat ada pendampingan dan tanpa pendampingan.

              Pemanfaatan AI dalam proyek ini untuk mengolah data hasil riset sekaligus penyajiannya. Ai jhga digunakan oleh Jamaah Squad Putri untuk membuat kalender datang bulan sebagai alat mengontrol periode datang bulan siswa putri. AI jyga digunakan untuk mencari alternatif solusi lain yang berdampak terhadap permasalahan tersebut.

              AI hanya menghitung, tapi interpretasi hasilnya tetap tugas siswa. Kita mau mereka jadi ilmuwan, bukan operator mesin.

              Saya menyempatkan diri duduk bersama mereka mendengarkan presentasi ide mereka. Setiap kelompok memiliki pendekatan unik, namun ada benang merah yang sama: mereka semua berjuang untuk menjaga kemanusiaan dalam proses belajar mengajar.

              Setiap kelompok maju dengan percaya diri mempresentasikan rancangan mereka. Ini bukan presentasi biasa, ini adalah deklarasi komitmen mereka terhadap pendidikan yang berjiwa.

              Lahirnya Kontrak Moral di Era Digital

              Setelah sesi proyek, saya meminta setiap kelompok untuk menyusun kebijakan kelas tentang etika penggunaan AI. Ini adalah bagian yang paling menantang namun juga paling berharga. Saya ingin mereka berpikir keras tentang batasan tanggung jawab digital.

              Diskusi dimulai dengan perdebatan sengit. Ada yang berpendapat bahwa AI harus dilarang sama sekali dalam tugas sekolah, ada yang justru ingin memberikan kebebasan penuh. Saya membiarkan mereka berdebat, hanya sesekali memberikan panduan tentang pentingnya keseimbangan.

              Hasilnya sungguh luar biasa. Setiap kelompok menghasilkan kebijakan yang mencerminkan kebijaksanaan kolektif. Berikut adalah contoh kebijakan yang dikembangkan oleh guru-guru:

              Kebijakan Kelas Etika Penggunaan AI

              “AI Asisten, Bukan Pengganti”

              Prinsip Dasar:

              AI adalah alat bantu, bukan otak pengganti.

              Integritas akademik adalah harga mati.

              Tanggung jawab digital adalah kewajiban bersama.

              Aturan Spesifik:

              AI boleh digunakan untuk riset awal dan pengumpulan data.

              AI tidak boleh digunakan untuk menulis esai atau tugas utuh.

              Setiap penggunaan AI harus dicantumkan dalam daftar referensi.

              Pemahaman dan interpretasi akhir harus sepenuhnya hasil pikiran siswa.

              Pelanggaran akan dianggap sebagai kecurangan akademik.

              Konsekuensi:

              Pelanggaran pertama: peringatan dan tugas perbaikan.

              Pelanggaran kedua: pengurangan nilai 50%.

              Pelanggaran ketiga: nilai nol dan pemanggilan orang tua.

              Yang menakjubkan adalah bagian reflektif yang mereka tambahkan di akhir kebijakan:

              Kami, para siswa SMA Muhammadiyah di NTB, menyadari bahwa AI adalah hadiah kemajuan zaman. Namun kami juga percaya bahwa kemajuan tanpa kebijaksanaan adalah kehancuran. Dengan menandatangani komitmen ini, kami berikrar untuk menjadi generasi yang cerdas secara teknologi namun tetap berjiwa manusia sejati.

              Momen yang Mengubah Segalanya

              Sore itu, saat matahari mulai condong ke barat, terjadi sesuatu yang tak akan pernah saya lupakan. Seorang ibu guru yang siang tadi tampak paling ragu, maju ke depan ruangan dengan langkah terbata-bata.

              “Bu Vita, tadi saya ngobrol sama anak saya yang kuliah,” katanya dengan suara bergetar. “Dia bilang teman-temannya banyak yang pakai AI untuk kerjain tugas, hasilnya bagus tapi mereka nggak ngerti apa yang mereka tulis.”

              Saya mengangguk, memberinya ruang untuk melanjutkan. “Saya takut anak-anak saya nanti jadi seperti itu. Tapi setelah hari ini,” matanya mulai berkaca-kaca, “saya nggak takut lagi. Saya tahu cara mengajar mereka supaya jadi anak yang pintar pakai AI tapi tetap punya otak dan hati.”

              Dia menarik napas dalam-dalam. “Terima kasih, Bu. Ini pelatihan terberat yang pernah saya ikuti, tapi juga yang paling berharga.”

              Di saat itulah saya sadar, ini bukan sekadar pelatihan teknologi. Ini adalah revolusi jiwa, transformasi paradigma yang akan mengubah cara mereka mengajar selamanya.

              Senja Penuh Harapan

              Pukul 17.30 sore, tatap muka pertama KKA berakhir. Saya berdiri di luar gedung, menatap langit oranye yang mulai memerah. Para guru keluar ruangan dengan wajah yang berbeda dari siang tadi. Ada kelelahan yang jelas terlihat, namun juga ada percikan di mata mereka, semangat yang baru ditemukan.

              Saya tersenyum. Inilah energi yang saya cari. Bukan kepatuhan pasif, melainkan kehausan akan pengetahuan yang baru ditemukan. (*)

              Artikel Detik-Detik yang Menyentuh Hati: Menjaga Human Thinking di Balik Proyek Siswa Berbasis AI pertama kali tampil pada PWMU.CO.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Siap Gelar Puncak Milad ke-28, PW IGABA Jatim Fokus Tingkatkan Kompetensi dan Perkuat Eksistensi Organisasi

              Next Post

              Memperkuat Karakter yang Berakhlakul Karimah dan Berprestasi Siswa Kelas 6 Melalui Kegiatan Motivasi

              admin

              admin

              InfoLain

              Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030
              BeritaMu

              Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

              13/05/2026
              BeritaMu

              Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

              13/05/2026
              BeritaMu

              Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

              13/05/2026
              Next Post

              Memperkuat Karakter yang Berakhlakul Karimah dan Berprestasi Siswa Kelas 6 Melalui Kegiatan Motivasi

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

                Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

                13/05/2026

                Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

                13/05/2026

                Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

                13/05/2026

                Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji: Digital, Bergizi, dan Terukur

                13/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,075)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,660)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

                Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Launching Program Unggulan 2026-2030

                13/05/2026

                Sebanyak 107 Siswa SD mengikuti Olimpiade MIPA di SMP Plus Muhammadiyah 62

                13/05/2026

                Spirit Kurban untuk Negeri, Lazismu Dorong Kepedulian Sosial

                13/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In