• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

    Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

    Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

    Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

    Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

    Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

    Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

    Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

      Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

      Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

      Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

      Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

      Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

      Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

      Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Топовые онлайн казино в Польше

        4rabet official website – deposits, withdrawals and payment methods

        Glory online casino registration and login

        Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

        Vodka онлайн казино – официальный сайт

        1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

          Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

          Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

          Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

          Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

          Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

          Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

          Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

            Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

            Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

            Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

            Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

            Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

            Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

            Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Топовые онлайн казино в Польше

              4rabet official website – deposits, withdrawals and payment methods

              Glory online casino registration and login

              Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

              Vodka онлайн казино – официальный сайт

              1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Nadi Gerakan Muhammadiyah

              admin by admin
              30/10/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Nadi Gerakan Muhammadiyah

              Oleh: Partaonan Harahap, ST,.MT

              WartaTerkait

              Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

              Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

              Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

              Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

              Penulis, adalah Sekretaris LPCR-PM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara , Dosen Fakultas Teknik UMSU dan Ketua Asosiasi Alumni Teknologi Teladan Medan (AATT)

              Dalam tubuh manusia, nadi adalah tanda kehidupan. Ia berdetak secara teratur, menjadi pertanda bahwa tubuh masih hidup, darah masih mengalir, dan energi masih bergerak. Begitu pula dengan gerakan Muhammadiyah. Organisasi Islam ini memiliki nadinya sendiri, sebuah denyut kehidupan yang membuat gerakan dakwah tetap bersemangat, terarah, dan berkemajuan. Nadi itu mengalir melalui cabang, ranting, dan masjid ketiga elemen yang menjadi jantung sekaligus urat nadi Persyarikatan yang hidup di tengah umat.

              Cabang, ranting, dan masjid bukan sekadar bagian dari struktur administratif Muhammadiyah. Mereka adalah simpul-simpul kehidupan yang menyalurkan ruh dakwah ke seluruh pelosok negeri. Di situlah Islam berkemajuan dijalankan, bukan hanya diajarkan. Cabang dan ranting menjadi tangan dan kaki Persyarikatan, sedangkan masjid menjadi jantung spiritual yang memompa energi dakwah ke seluruh sendi kehidupan umat. Ketiganya adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan saling menguatkan, menopang, dan menghidupkan.

              Cabang dan ranting merupakan ujung tombak gerakan. Mereka hadir di tengah masyarakat, menjadi pelayan umat dalam segala aspek kehidupan: pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan spiritual. Ketika Pimpinan Pusat menetapkan kebijakan strategis, cabang dan rantinglah yang menerjemahkannya ke dalam kerja nyata di lapangan. Tanpa mereka, gagasan besar hanya akan berhenti sebagai wacana. Melalui cabang dan ranting, dakwah Muhammadiyah hadir di surau-surau kecil, di ruang belajar anak-anak desa, di rumah-rumah sederhana, dan di tengah denyut kehidupan masyarakat akar rumput. Di situlah nadi gerakan berdetak paling kuat.

              Namun, kekuatan cabang dan ranting tidak akan berarti banyak tanpa adanya masjid yang hidup. Masjid adalah jantung spiritual yang menyalurkan darah ke seluruh tubuh gerakan. Ia bukan hanya tempat sujud, melainkan juga pusat pembelajaran, penguatan umat, dan penanaman ideologi Islam berkemajuan. Dalam sejarah Muhammadiyah, masjid selalu menjadi titik awal peradaban. Dari masjid lahir gagasan pembaruan, dari masjid tumbuh solidaritas sosial, dan dari masjid pula muncul semangat berkhidmat untuk kemanusiaan.

              Masjid yang hidup akan melahirkan ranting yang dinamis. Sebaliknya, ranting yang aktif akan membuat masjid makmur dan penuh kegiatan. Hubungan keduanya bersifat timbal balik: masjid memberikan ruh spiritual, sedangkan cabang dan ranting memberikan tenaga struktural dan organisatoris. Karena itu, memakmurkan masjid tidak bisa dipisahkan dari upaya menghebatkan cabang dan ranting. Inilah hakikat tema besar yang diusung Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Muhammadiyah tahun 2025: “Memakmurkan Masjid, Menghebatkan Cabang Ranting.”

              Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah panggilan untuk menyatukan spirit dan struktur gerakan. Masjid harus menjadi pusat kehidupan umat yang sesungguhnya, tempat segala aktivitas keislaman, pendidikan, dan sosial bermula. Sementara itu, cabang dan ranting harus berperan sebagai penggerak yang memastikan energi masjid menyebar ke seluruh lini kehidupan masyarakat. Ketika keduanya bersinergi, maka dakwah Muhammadiyah akan lebih kokoh, membumi, dan berdaya guna.

              Sayangnya, di beberapa tempat, nadi gerakan itu kadang terasa melemah. Ada masjid yang megah tetapi sepi kegiatan, ada ranting yang tercatat aktif namun tidak bergerak di lapangan. Ada pula cabang yang sibuk dengan administrasi, tapi kehilangan ruh pengabdian. Inilah tantangan besar yang harus disadari bersama. Muhammadiyah tidak boleh kehilangan denyut kehidupannya. Ia harus kembali ke sumber tenaganya: masjid yang makmur dan cabang-ranting yang hidup. Hanya dengan cara itu gerakan ini dapat bertahan dan beradaptasi dengan zaman.

              Zaman kini menghadirkan tantangan baru yang jauh lebih kompleks dibanding masa-masa awal berdirinya Muhammadiyah. Perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi mengharuskan setiap bagian dari Persyarikatan menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri. Dakwah kini tidak lagi terbatas pada mimbar dan majelis taklim, tetapi juga harus hadir di ruang digital, media sosial, dan dunia maya yang menjadi bagian dari kehidupan umat modern. Oleh karena itu, masjid dan ranting tidak hanya perlu makmur secara fisik, tetapi juga harus hidup secara digital. Platform dakwah online, kelas virtual, dan kegiatan sosial berbasis teknologi dapat menjadi jembatan baru bagi kader Muhammadiyah untuk menjangkau masyarakat yang semakin luas.

              Dalam konteks ini, peran LPCRPM Muhammadiyah menjadi semakin penting. Lembaga ini tidak hanya mengurusi aspek struktural organisasi, tetapi juga bertugas menumbuhkan kembali semangat dan energi dakwah yang bersumber dari masjid. Melalui kegiatan seperti Cabang, Ranting, dan Masjid Award, Muhammadiyah berusaha memberikan penghargaan dan penguatan moral kepada para penggerak di akar rumput yang sering kali bekerja dalam senyap, tetapi sesungguhnya menjadi denyut kehidupan organisasi. Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menyatukan visi dan menyegarkan kembali semangat dakwah di seluruh lapisan Persyarikatan.

              Kekuatan nadi gerakan Muhammadiyah terletak pada keikhlasan kader-kadernya. Mereka tidak menunggu diperintah untuk bergerak, tetapi bergerak karena sadar bahwa dakwah adalah kewajiban dan pengabdian. Di desa-desa terpencil, di daerah rawan konflik, di kawasan perkotaan yang padat, selalu ada ranting Muhammadiyah yang hidup dan bekerja dengan semangat tulus. Mereka mengajar anak-anak tanpa pamrih, menolong fakir miskin tanpa berharap imbalan, dan menjaga masjid tetap hidup meski dengan fasilitas sederhana. Inilah wajah sejati Muhammadiyah gerakan dakwah yang membumi, berorientasi pada amal, dan berakar kuat di tengah masyarakat.

              Gerakan ini tidak pernah bergantung pada tokoh atau kekuasaan. Ia bertahan karena struktur yang hidup dan kader yang berjiwa ikhlas. Cabang dan ranting menjadi ruang pengkaderan yang paling efektif karena di sanalah nilai-nilai dasar Muhammadiyah dipraktikkan: keikhlasan, kemandirian, keilmuan, dan kerja sosial. Ketika seorang kader mampu memakmurkan masjid, menggerakkan pengajian, dan menghidupkan amal usaha di lingkungannya, maka sesungguhnya ia sedang menjaga denyut nadi gerakan tetap berdetak.

              Dalam kerangka ini, kaderisasi menjadi kunci utama. Tanpa regenerasi, nadi gerakan akan melemah. Generasi muda Muhammadiyah harus diajak kembali ke masjid, bukan sekadar sebagai jamaah, tetapi sebagai pengelola, inovator, dan pemimpin masa depan. Masjid dapat dijadikan laboratorium kepemimpinan tempat anak muda belajar mengelola program, berkomunikasi dengan masyarakat, dan membangun jejaring sosial. Di tangan generasi muda yang kreatif, masjid bisa menjadi ruang produktif yang memadukan dakwah dengan pemberdayaan ekonomi, teknologi, dan pendidikan.

              Kehidupan masjid yang ideal dalam pandangan Muhammadiyah bukanlah masjid yang hanya ramai di waktu shalat, tetapi masjid yang menjadi pusat segala aktivitas umat. Di sana ada ruang belajar, perpustakaan, koperasi umat, lembaga pelatihan, bahkan inkubator wirausaha. Masjid menjadi tempat masyarakat menemukan solusi, bukan sekadar tempat berdoa. Dengan menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan, Muhammadiyah telah meneguhkan posisinya sebagai gerakan Islam yang tidak hanya berpikir tentang akhirat, tetapi juga membangun peradaban dunia.

              Namun, upaya memakmurkan masjid dan menghebatkan cabang-ranting tidak akan berhasil tanpa sinergi. Ketiganya harus berjalan dalam satu arah, satu semangat, dan satu cita-cita. Masjid memberi ruh, cabang memberi arah, ranting memberi tenaga. Jika salah satunya melemah, maka nadi gerakan pun terganggu. Karena itu, koordinasi, konsolidasi, dan komunikasi menjadi hal penting dalam menjaga keberlangsungan denyut gerakan ini. Muhammadiyah harus memastikan bahwa setiap masjid terhubung dengan struktur cabang dan ranting, dan setiap cabang-ranting memiliki basis masjid yang aktif sebagai pusat gerakannya.

              Di era perubahan sosial yang cepat, sinergi ini dapat diperkuat melalui digitalisasi sistem data dan manajemen. LPCRPM dapat mengembangkan basis data nasional yang memetakan seluruh masjid, cabang, dan ranting di Indonesia. Data tersebut tidak hanya mencatat keberadaan, tetapi juga memantau aktivitas, potensi, dan tantangan di setiap lokasi. Dengan cara ini, kebijakan pengembangan dapat disusun secara lebih akurat dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.

              Selain aspek struktural, aspek spiritual juga tidak boleh diabaikan. Gerakan Muhammadiyah akan kehilangan maknanya jika tidak berlandaskan tauhid yang murni dan nilai keislaman yang kuat. Masjid harus menjadi tempat penguatan akidah dan pembentukan karakter, bukan sekadar ruang seremonial. Kegiatan pengajian, kajian tafsir, dan pendidikan kader harus dikembalikan ke masjid sebagai titik pusatnya. Dari sanalah akan lahir kader-kader yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa melayani umat.

              Jika masjid adalah jantung, maka cabang dan ranting adalah pembuluh darah yang menyalurkan kehidupan itu ke seluruh tubuh umat. Dalam konteks inilah, setiap kegiatan Muhammadiyah, sekecil apa pun, menjadi bagian dari aliran darah yang menghidupkan tubuh gerakan. Pengajian ibu-ibu di kampung, bimbingan belajar anak-anak, koperasi syariah di ranting, hingga bakti sosial di cabang semuanya adalah denyut-denyut kecil yang menjaga nadi gerakan tetap hidup dan berirama.

              Gerakan Muhammadiyah memiliki karakter unik yang membedakannya dari organisasi lain. Ia tidak hanya berbicara tentang dakwah dan pendidikan, tetapi juga tentang kemajuan dan kemanusiaan. Prinsip Islam berkemajuan yang diusungnya mendorong setiap kader untuk berpikir rasional, berilmu, dan berkontribusi bagi kesejahteraan umat. Masjid menjadi laboratorium moral, sementara cabang dan ranting menjadi ruang implementasi nilai. Ketika keduanya menyatu, lahirlah gerakan yang tidak hanya menegakkan ibadah, tetapi juga memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

              Kini, tantangan terbesar Muhammadiyah bukan lagi sekadar memperbanyak jumlah amal usaha, tetapi memastikan bahwa semua amal usaha dan struktur organisasi tetap berdenyut dalam satu ruh dakwah. Amal usaha yang besar harus tetap berakar di masjid, dan setiap masjid harus menjadi bagian dari jaringan sosial yang terhubung dengan cabang dan ranting. Jika semua itu berjalan serempak, maka nadi gerakan Muhammadiyah akan terus mengalir deras dan memberi kehidupan bagi umat, bangsa, dan dunia.

              Pada akhirnya, yang membuat Muhammadiyah bertahan lebih dari seabad bukanlah kekuasaan, harta, atau jumlah anggota, melainkan semangat ikhlas dan konsistensi kadernya dalam menjaga nadi gerakan tetap berdetak. Selama masih ada masjid yang makmur, cabang yang hidup, ranting yang aktif, dan kader yang ikhlas berjuang, maka denyut itu tidak akan pernah berhenti. Ia akan terus berirama, membawa pesan Islam yang mencerahkan ke setiap penjuru kehidupan.

              Nadi gerakan Muhammadiyah bukan sekadar metafora, melainkan kenyataan hidup yang bisa dirasakan di setiap sudut negeri. Dari masjid kecil di pedalaman hingga pusat kota yang ramai, dari pengajian sederhana hingga kegiatan sosial berskala besar, semua adalah bagian dari aliran darah dakwah yang tak pernah kering. Selama Muhammadiyah terus menjaga keseimbangan antara ruh dan struktur, antara ibadah dan pengabdian, maka nadi itu akan tetap berdetak mengalirkan kehidupan, pencerahan, dan kemajuan bagi umat manusia.

              *** Penulis, Penulis, adalah Sekretaris LPCR-PM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara , Dosen Fakultas Teknik UMSU dan Ketua Asosiasi Alumni Teknologi Teladan Medan (AATT)

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Ilmiah, Maslahah, dan Keabsahan Ibadah dalam KHGT

              Next Post

              Momentum Sumpah Pemuda: Pelajar Muhammadiyah Dukung Polri Lawan Begal

              admin

              admin

              InfoLain

              Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat
              BeritaMu

              Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

              01/07/2026
              BeritaMu

              Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

              01/07/2026
              BeritaMu

              Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

              01/07/2026
              Next Post
              Momentum Sumpah Pemuda: Pelajar Muhammadiyah Dukung Polri Lawan Begal

              Momentum Sumpah Pemuda: Pelajar Muhammadiyah Dukung Polri Lawan Begal

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                01/07/2026

                Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

                01/07/2026

                Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

                01/07/2026

                Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

                01/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,605)
                • Hukum Islam (1,450)
                • Kabar PTMA (3,874)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                01/07/2026

                Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

                01/07/2026

                Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

                01/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In