• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, September 21, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

    Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

    OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

    Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

    Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

    Jangan Hanya Menuntut Dosen Berprestasi, Belajarlah Mengapresiasi

    Sejarah Muhammadiyah Sibolga: Jejak Awal Dakwah Pencerahan di Teluk Tapanuli: Dari Sarekat Islam Hingga Benih Muhammadiyah Sibolga (1916–1930)

    Dakwah dan Seni Saling Memahami

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

      Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

      OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

      Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

      Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

      Jangan Hanya Menuntut Dosen Berprestasi, Belajarlah Mengapresiasi

      Sejarah Muhammadiyah Sibolga: Jejak Awal Dakwah Pencerahan di Teluk Tapanuli: Dari Sarekat Islam Hingga Benih Muhammadiyah Sibolga (1916–1930)

      Dakwah dan Seni Saling Memahami

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

          Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

          OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

          Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

          Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

          Jangan Hanya Menuntut Dosen Berprestasi, Belajarlah Mengapresiasi

          Sejarah Muhammadiyah Sibolga: Jejak Awal Dakwah Pencerahan di Teluk Tapanuli: Dari Sarekat Islam Hingga Benih Muhammadiyah Sibolga (1916–1930)

          Dakwah dan Seni Saling Memahami

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

            Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

            OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

            Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

            Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

            Jangan Hanya Menuntut Dosen Berprestasi, Belajarlah Mengapresiasi

            Sejarah Muhammadiyah Sibolga: Jejak Awal Dakwah Pencerahan di Teluk Tapanuli: Dari Sarekat Islam Hingga Benih Muhammadiyah Sibolga (1916–1930)

            Dakwah dan Seni Saling Memahami

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Mualaf Muhammadiyah dan Krisis Kesadaran Kader

              admin by admin
              15/10/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Mualaf Muhammadiyah dan Krisis Kesadaran Kader

              Oleh: Amrizal, S.Si., M.Pd. – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumatera Utara/Dosen Unimed

              WartaTerkait

              Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

              OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

              Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

              Jangan Hanya Menuntut Dosen Berprestasi, Belajarlah Mengapresiasi

               

              Di tengah kesibukan dan dinamika Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang kian kompleks, terdapat satu realitas yang sering kali terabaikan: tidak semua individu yang bernaung di bawah label “Muhammadiyah” benar-benar memiliki kesadaran bermuhammadiyah. Ada yang mengenal persyarikatan ini karena faktor keturunan—lahir dan tumbuh di lingkungan keluarga Muhammadiyah. Sebagian lainnya bergabung karena bekerja di lembaga pendidikan, rumah sakit, atau universitas Muhammadiyah. Ada pula yang menjadi bagian dari gerakan ini karena pernikahan dengan warga persyarikatan, sementara sebagian kecil datang dengan kesadaran intelektual setelah mendalami pengajian dan menemukan nilai-nilai Islam berkemajuan.

              Fenomena ini menarik untuk dikaji secara lebih mendalam, bukan sekadar dijadikan bahan keluhan di forum-forum internal. Justru dari sini kita dapat menelusuri akar kuat atau lemahnya sistem pengkaderan di tubuh Muhammadiyah. Oleh karena itu, gagasan untuk membuat kuesioner atau angket sederhana mengenai latar belakang seseorang menjadi Muhammadiyah patut direalisasikan. Melalui data tersebut, kita dapat memetakan realitas kaderisasi: apakah mayoritas warga Muhammadiyah berasal dari keluarga persyarikatan, hasil dakwah struktural, atau karena keteladanan sosial dan pemikiran ideologis.

              Apabila data semacam itu dikumpulkan dari berbagai daerah, kemudian dianalisis dan disusun dalam laporan ilmiah oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI), hasilnya akan menjadi bahan refleksi strategis dalam merancang pola kaderisasi yang lebih tepat, khususnya di lingkungan Baitul Arqam. Sebab, bagaimana mungkin kita menyusun kurikulum kaderisasi yang efektif jika kita belum memahami latar belakang para kader yang kita bina?

              Dalam realitas sehari-hari, sering kali kita menjumpai individu yang bekerja di AUM namun tidak aktif di ranting maupun cabang Muhammadiyah. Mereka menerima gaji dari lembaga persyarikatan, tetapi belum tentu memahami nilai-nilai ideologis yang melandasi amal usaha tersebut. Sebaliknya, ada pula yang tidak bekerja di AUM namun justru sangat aktif dalam kegiatan persyarikatan, bahkan menjadi penggerak di tingkat ranting dan cabang.

              Selain itu, terdapat pula sosok ideal—mereka yang bekerja di AUM sekaligus aktif di Muhammadiyah serta memegang amanah organisasi. Namun, di sisi lain, muncul fenomena yang cukup memprihatinkan: individu yang ketika tidak lagi bekerja di AUM perlahan menjauh dari Muhammadiyah, bahkan ada yang beralih ke organisasi keagamaan lain.

              Kondisi ini menunjukkan bahwa kita tengah menghadapi krisis kesadaran kader. Menjadi bagian dari Muhammadiyah tidak semestinya didasarkan pada status pekerjaan, garis keturunan, atau lingkungan sosial, melainkan pada kesadaran ideologis yang tumbuh melalui proses pengkaderan yang autentik dan berkesinambungan. Tanpa kesadaran ideologis tersebut, Muhammadiyah hanya akan menghasilkan “pegawai Muhammadiyah”, bukan “mujahid Muhammadiyah”.

              Karena itu, Buku Ideologi Muhammadiyah dan Baitul Arqam MPKSDI seharusnya menjadi bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin memahami “ruh bermuhammadiyah”. Buku ini amat penting terutama bagi mereka yang dapat disebut sebagai “mualaf Muhammadiyah”—yakni individu yang baru mengenal Muhammadiyah karena lingkungan kerja, pernikahan, atau pergaulan sosial. Tanpa penguatan ideologi dan pemahaman nilai, mereka mudah larut dalam rutinitas pragmatis dan kehilangan semangat gerakan yang sejati.

              Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk menyalahkan pihak mana pun, tetapi sebagai pengingat bahwa pengkaderan tidak boleh dipandang sekadar sebagai formalitas pelatihan, melainkan proses menyalakan api kesadaran. Setiap AUM hendaknya menjadi ruang pembibitan kader, bukan sekadar tempat mencari nafkah. Demikian pula, setiap pimpinan MPKSDI memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan seluruh pegawai, dosen, guru, dan tenaga kependidikan memahami satu prinsip mendasar:

              “Menjadi bagian dari Muhammadiyah bukan hanya tentang bekerja di bawah logonya, tetapi hidup dalam nilai-nilainya.”

              Dari refleksi sederhana ini, diharapkan lahir langkah besar untuk menyusun peta kesadaran kader Muhammadiyah yang lebih akurat serta memperkuat ruh dakwah Islam berkemajuan di berbagai tingkatan. Sebab tanpa kader yang sadar, militan, dan setia pada ideologi, amal usaha sebesar apa pun dapat kehilangan jiwanya.

              Sebagaimana sering diingatkan oleh berbagai pimpinan persyarikatan, pembinaan ideologi merupakan urat nadi keberlangsungan gerakan. Karena itu, penting bagi MPKSDI di seluruh tingkatan untuk menindaklanjuti refleksi ini dengan riset kaderisasi yang terukur dan tindak nyata dalam pembinaan ideologi. MPKSDI. Mari kita mulai dari sini.

              Wallahu a’lam bish shawab

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              UAD Siapkan Beragam Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026

              Next Post

              Kemiskinan dan Iman yang Retak: Al-Qur’an Meluruskan Persepsi yang Keliru

              admin

              admin

              InfoLain

              Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta
              BeritaMu

              Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

              21/09/2026
              BeritaMu

              OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

              21/09/2026
              Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif
              BeritaMu

              Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

              21/09/2026
              Next Post

              Kemiskinan dan Iman yang Retak: Al-Qur’an Meluruskan Persepsi yang Keliru

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

                Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

                21/09/2026

                OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

                21/09/2026
                Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

                Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

                21/09/2026

                Jangan Hanya Menuntut Dosen Berprestasi, Belajarlah Mengapresiasi

                21/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,521)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,230)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

                Delegasi MDMC Sumatera Utara Ikuti Rakernas 2026 di Yogyakarta

                21/09/2026

                OSN 2026 Ditutup, Talenta Sains Raih Medali hingga Peluang ke Ajang Internasional

                21/09/2026
                Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

                Migrasi e-KTAM di Sumut Capai 4.878 Orang, Didominasi Guru dan Usia Produktif

                21/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In