• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, September 2, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

    Hebat! Dosen FEB UMP Latih Remaja Thailand Kelola Uang Saku Pakai Aplikasi

    Mahasiswa UMP Kolaborasi Kenalkan Budaya Indonesia di Malaysia

    Semangat Merah Putih Warnai Rapat Rutin MTK PWA Jawa Tengah di Purbalingga

    Usia 91 Tahun, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Terapkan Koding dan AI

    Lahir Menjadi Cahaya: Belajar dari Kelahiran Nabi Muhammad untuk Menjadi Kader Profetik

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

      Hebat! Dosen FEB UMP Latih Remaja Thailand Kelola Uang Saku Pakai Aplikasi

      Mahasiswa UMP Kolaborasi Kenalkan Budaya Indonesia di Malaysia

      Semangat Merah Putih Warnai Rapat Rutin MTK PWA Jawa Tengah di Purbalingga

      Usia 91 Tahun, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Terapkan Koding dan AI

      Lahir Menjadi Cahaya: Belajar dari Kelahiran Nabi Muhammad untuk Menjadi Kader Profetik

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

          Hebat! Dosen FEB UMP Latih Remaja Thailand Kelola Uang Saku Pakai Aplikasi

          Mahasiswa UMP Kolaborasi Kenalkan Budaya Indonesia di Malaysia

          Semangat Merah Putih Warnai Rapat Rutin MTK PWA Jawa Tengah di Purbalingga

          Usia 91 Tahun, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Terapkan Koding dan AI

          Lahir Menjadi Cahaya: Belajar dari Kelahiran Nabi Muhammad untuk Menjadi Kader Profetik

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

            Hebat! Dosen FEB UMP Latih Remaja Thailand Kelola Uang Saku Pakai Aplikasi

            Mahasiswa UMP Kolaborasi Kenalkan Budaya Indonesia di Malaysia

            Semangat Merah Putih Warnai Rapat Rutin MTK PWA Jawa Tengah di Purbalingga

            Usia 91 Tahun, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Terapkan Koding dan AI

            Lahir Menjadi Cahaya: Belajar dari Kelahiran Nabi Muhammad untuk Menjadi Kader Profetik

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              KHGT dan Klaim “Ilusi” (Tanggapan atas Artikel Profesor BRIN dan THR Kemenag RI)

              admin by admin
              03/10/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              KHGT dan Klaim “Ilusi”

              (Tanggapan atas Artikel Profesor BRIN dan THR Kemenag RI)

              WartaTerkait

              Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

              Hebat! Dosen FEB UMP Latih Remaja Thailand Kelola Uang Saku Pakai Aplikasi

              Mahasiswa UMP Kolaborasi Kenalkan Budaya Indonesia di Malaysia

              Semangat Merah Putih Warnai Rapat Rutin MTK PWA Jawa Tengah di Purbalingga

              Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar – Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

               

              Tulisan ini merupakan tanggapan atas artikel seorang pakar (profesor) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan pakar Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia (THR Kemenag RI) yang mengomentari, persisnya men-stigma KHGT Muhammadiyah dengan ‘ilusi’. Artikel yang beliau tulis berjudul “Promosi KHGT Persatukan Umat Hanyalah Ilusi”, yang mana artikel ini merupakan komentar-komentar beliau atas rangkaian tulisan “Renungan di Pagi Hari” tentang KHGT yang ditulis oleh Prof. Dr. Susiknan Azhari, MA di WhatsApp group ADFI secara berkala.

              Ada beberapa catatan dan sorotan penulis atas artikel yang berjudul “Promosi KHGT Persatukan Umat Hanyalah Ilusi” ini. Diantaranya dalam “Renungan di Pagi Hari” yang secara berkala ditulis oleh Susiknan Azhari (SA) sesungguhnya bersifat terbatas karena ditulis dan disebarkan dalam sebuah group WhatsApp ADFI saja, tidak di media sosial terbuka, yang berikutnya dikomentari oleh sang pakar, dan beberapa kali SA mengomentari balik. Adapun soal substansi dan materi dialog oleh keduanya saya tidak ingin ikut dan terlibat, selain sebenarnya secara substansi “Renungan di Pagi Hari” yang ditulis SA terbilang normal dan normatif saja, serta dengan narasi yang santun pula. Namun yang menjadi catatan dan mendorong penulis merespons adalah sang pakar memotong sepihak beberapa bagian tulisan (komentar) dari SA. Praktik semacam ini sudah berulang dilakukan sang pakar, dan tampaknya memang tipikal beliau kerap menukil dan memotong komentar (tanggapan) orang lain dalam sebuah group WhatsApp lalu dikompilasi dan disebar secara terbuka di media sosial. Tindakan semacam ini merupakan bentuk ketidakfairan dan ketidakjujuran dalam berdiskusi dan berdialog. Sebab dialog tertutup dan terbatas dalam sebuah group WhatsApp berbeda dengan dialog terbuka di media sosial. Setiap pernyataan (komentar) pasti memiliki teks dan konteks yang melatari mengapa pernyataan (komentar) itu muncul. Praktis dalam sebuah group WhatsApp hanya anggota group yang mengetahui, sementara yang tidak berada di dalam group WhatsApp dipastikan tidak mengetahuinya. Karena itu sekali lagi tindakan memotong komentar merupakan bentuk ketidakjujuran dan ketidak terbukaan dalam dialog.

              Berikutnya sebagaimana dalam judul artikel, sang pakar menyebut bahwa KHGT untuk mempersatukan hanyalah ilusi dan mendistorsi. Berikut pernyataannya : “Setelah peluncuran KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) para tokoh KHGT gencar melakukan sosialisasi. Namun, sosialisasi atau promosi bahwa KHGT untuk mempersatukan umat hanyalah ilusi, mendistorsikan kenyataan dengan persepsi yang
              keliru”. Ilusi, dalam KBBI memiliki beberapa makna yaitu sesuatu yang hanya dalam angan-angan dan khayalan, pengamatan yang tidak sesuai dengan pengindraan, dan sesuatu yang tidak dapat dipercaya atau palsu. Sementara itu distorsi bermakna penyimpangan, pemutarbalikan suatu fakta dan aturan. Pertanyaanya dalam konteks KHGT adalah apa, dimana, dan bagaimana ilusi dan distorsi (angan-angan, khayalan, kepalsuan, penyimpangan, pemutarbalikan fakta) itu? Bahkan di bagian akhir artikelnya sang pakar menyebut “KHGT
              mengelabui umat”. Patut dicatat, KHGT (terutama dengan parameter 5-8 nya) adalah hasil adopsi dari kesepakatan para ahli dan ulama yang berkumpul di Turki pada tahun 1438 H/2016 M. Hasil putusan Muktamar Turki 1438 H/2016 M (yang menjadi KHGT Muhammadiyah) telah digunakan oleh negara Turki dan komunitas Muslim Eropa (European Council for Fatwa and Research) dan Amerika (Fiqh Council of North America). Artinya sang pakar menyematkan klaim dan stigma ilusi, distorsi, dan “mengelabui umat” itu kepada para ahli dan ulama, kepada negara Turki, dan kepada komunitas Muslim Eropa dan Amerika. Jelas ini merupakan klaim dan stigma yang tidak elegan dalam konteks diskursus dan dialog, terlebih dengan mewakili lembaga BRIN dan Kemenag RI. Tentu hak beliau yang mewakili dan mengatasnamakan dua lembaga itu untuk terus mengkritisi KHGT dan menyematkan stigma apa saja. Namun yang pasti faktanya tidaklah demikian. Klaim, stigma, dan tendensi itu sesungguhnya lebih karena ketidaksetujuan beliau atas KHGT, juga karena ketidakfahaman utuh beliau atas konsep KHGT, juga karena perbedaan perspektif atas KHGT itu sendiri, yang mana beliau kerap melihat dalam konteks lokal, padahal yang dibicarakan global.

              Demikian lagi faktanya KHGT telah dirumuskan secara terbuka dan mendalam serta dalam waktu yang lama, menerima dan meminta masukan berbagai pihak, dan telah merumuskan apa yang disebut prinsip, syarat, dan parameter. Dalam argumennya pun KHGT (dan putusan Turki 1438 H/2016 M) beranjak dari nas-nas al-Qur’an dan Sunah. Maka, bagaimana mungkin ini semua disebut ilusi dan distorsi? Dalam penjabarannya tampak sang pakar hanya mengomentari substansi yang bersifat narasi ketimbang analisis teknis konsep KHGT itu sendiri.

              Tentu, penulis tidak berhak dan tidak akan menghalangi beliau untuk terus mengkritisi KHGT dengan caranya, dengan narasinya, dan dengan stigma-stigmanya. Namun untuk kesekian kalinya pula penulis terus meminta alangkah baiknya jika dibalik kritiknya itu (baik
              secara pribadi dan lebih baik lagi atas nama dan mewakili BRIN dan Kemenag RI) untuk merumuskan konsep kalender yang setara atau lebih baik dari KHGT, dengan argumen al-Qur’an dan Sunah-nya, dengan prinsip-syarat-parameter (PSP)nya, dengan kejelasan bentuk
              kalendernya (global-tunggal, bizonal, trizonal), dengan contoh simulasi-praktik seperti halnya KHGT, dan terlebih lagi dengan konsep otoritasnya. Bagaimanapun umat yang menolak dan tidak menerima KHGT menginginkan opsi pembanding yang lebih baik. Namun faktanya hingga kini opsi dan pembanding KHGT itu belum ada, yang ada hanya kritik dan narasi tendensius serta teori belaka dan semata.

              KHGT saat ini telah terang, berbagai sisi dan bagiannya dapat dilihat dan dikaji oleh siapa saja karena telah definitifnya konsep dan implemetasinya, dengan segala kekurangannya. Demikian lagi dalam perjalanannya KHGT selain mendapat dukungan juga mendapat penolakan, sesuatu yang sangat normal dan wajar. Namun sayang dengan telah terangnya KHGT dengan segenap konsep, argumen, dan prinsip-syarat-parameternya, oleh sang pakar hanya direspons secara tendensius dengan label terkini ‘ilusi’. Sungguh ini sebuah stigma dan kesimpulan yang amat jauh dari makna riset, padahal status yang beliau sandang adalah profesor dan periset BRIN dan pakar THR Kemenag RI. Penulis membayangkan seyogianya beliau menganalisis dan bahkan ‘menguliti’ KHGT secara ilmiah dari berbagai sisi sesuai kepakaran dan status pakar yang melekat dalam dirinya. Lalu saat yang sama, kembali penulis membayangkan, beliau merumuskan konsep kalender global yang ideal, yang lebih baik dari KHGT, agar ada opsi dan pembanding. Namun semua itu tak pernah ada, yang ada hanya kritik naratif-tendensius dengan label tertentu lalu mengekspos di media sosial, praktik semacam inipun telah berulang.

              Penulis pribadi sebenarnya tidak tertarik menanggapi, namun karena sang pakar mengangkat hal ini secara terbuka di media sosial, terlebih dengan men-stigma KHGT sebagai ilusi dan mendistorsi, maka penulis berkepentingan dan berkeharusan hadir merespons demi menjaga fakta, realita, dan nalar. Adapun soal menolak dan tidak setuju dengan KHGT, itu soal lain. Mendukung dan menolak suatu ide adalah hak dan kemerdekaan setiap orang (dan setiap bangsa) yang tidak bisa diintervensi, namun cara berbeda dan menolak, serta narasi yang dituturkan patut untuk diperhatikan. Wallahu a’lam[]

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Ketua PP Muhammadiyah Buka Bimbingan Teknis Guru Muhammadiyah Sumatera Utara

              Next Post

              Muhammadiyah Perkuat Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa Lewat Pendidikan

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

              02/09/2026
              BeritaMu

              Hebat! Dosen FEB UMP Latih Remaja Thailand Kelola Uang Saku Pakai Aplikasi

              02/09/2026
              BeritaMu

              Mahasiswa UMP Kolaborasi Kenalkan Budaya Indonesia di Malaysia

              02/09/2026
              Next Post

              Muhammadiyah Perkuat Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa Lewat Pendidikan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                MCEBI Buka Akses Pasar Produk Wirausaha Mahasiswa di Pekan Halal Indonesia 2026

                02/09/2026

                Kukuhkan 1.500 Mahasiswa Baru, UMT Tekankan Amanah Akreditasi Unggul

                02/09/2026

                Umsida Raih Juara 3 Lomba KTI Nasional IKPI, Usung Gagasan Smart Tax Governance Index

                02/09/2026

                BIM University dan BKSAP DPR RI Bahas Kampus Berbasis IT dan Masa Depan Pendidikan Tinggi

                02/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,301)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,158)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                MCEBI Buka Akses Pasar Produk Wirausaha Mahasiswa di Pekan Halal Indonesia 2026

                02/09/2026

                Kukuhkan 1.500 Mahasiswa Baru, UMT Tekankan Amanah Akreditasi Unggul

                02/09/2026

                Umsida Raih Juara 3 Lomba KTI Nasional IKPI, Usung Gagasan Smart Tax Governance Index

                02/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In