• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, September 26, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Capaian Luar Biasa! Mahasiswa Keperawatan UMP Raih Juara 3 Kompetisi Video Edukasi Internasional

    Wujud Bakti dan Edukasi Karakter, Siswa Madrasah di Temanggung Turun Langsung Ikuti Sholat Jenazah

    SMA Manafi’ul ‘Ulum Sambi Padukan Literasi Agama dan Budaya Lewat Kunjungan Masjid hingga Wayang Orang

    Mahasiswa UMS Sabet Perak NCC 4 Lewat Inovasi Pangan Lokal Buah Kawista

    Wisuda UMS 2026 Lepas 2.259 Lulusan, Rektor Tegaskan Ilmu Harus Menjadi Karya dan Manfaat

    Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

    Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Capaian Luar Biasa! Mahasiswa Keperawatan UMP Raih Juara 3 Kompetisi Video Edukasi Internasional

      Wujud Bakti dan Edukasi Karakter, Siswa Madrasah di Temanggung Turun Langsung Ikuti Sholat Jenazah

      SMA Manafi’ul ‘Ulum Sambi Padukan Literasi Agama dan Budaya Lewat Kunjungan Masjid hingga Wayang Orang

      Mahasiswa UMS Sabet Perak NCC 4 Lewat Inovasi Pangan Lokal Buah Kawista

      Wisuda UMS 2026 Lepas 2.259 Lulusan, Rektor Tegaskan Ilmu Harus Menjadi Karya dan Manfaat

      Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

      Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Capaian Luar Biasa! Mahasiswa Keperawatan UMP Raih Juara 3 Kompetisi Video Edukasi Internasional

          Wujud Bakti dan Edukasi Karakter, Siswa Madrasah di Temanggung Turun Langsung Ikuti Sholat Jenazah

          SMA Manafi’ul ‘Ulum Sambi Padukan Literasi Agama dan Budaya Lewat Kunjungan Masjid hingga Wayang Orang

          Mahasiswa UMS Sabet Perak NCC 4 Lewat Inovasi Pangan Lokal Buah Kawista

          Wisuda UMS 2026 Lepas 2.259 Lulusan, Rektor Tegaskan Ilmu Harus Menjadi Karya dan Manfaat

          Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

          Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Capaian Luar Biasa! Mahasiswa Keperawatan UMP Raih Juara 3 Kompetisi Video Edukasi Internasional

            Wujud Bakti dan Edukasi Karakter, Siswa Madrasah di Temanggung Turun Langsung Ikuti Sholat Jenazah

            SMA Manafi’ul ‘Ulum Sambi Padukan Literasi Agama dan Budaya Lewat Kunjungan Masjid hingga Wayang Orang

            Mahasiswa UMS Sabet Perak NCC 4 Lewat Inovasi Pangan Lokal Buah Kawista

            Wisuda UMS 2026 Lepas 2.259 Lulusan, Rektor Tegaskan Ilmu Harus Menjadi Karya dan Manfaat

            Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

            Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home Kabar PTMA

              Tragedi 1 Kilogram Cacing: Alarm Kesehatan Anak Indonesia

              admin by admin
              22/08/2025
              in Kabar PTMA
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              oleh : Prima Trisna Aji
              Dosen prodi Spesialis Medikal bedah Universitas Muhammadiyah Semarang

              Bangsa Indonesia kembali diguncang kabar yang sangat memilukan. Seorang balita di daerah Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia setelah tubuhnya dipenuhi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) dengan berat mencapai satu kilogram. Video kondisi terakhir anak ini viral di dunia maya: cacing keluar dari mulut, hidung, dan anus, membuat publik terhenyak. Sebuah tragedi yang seharusnya tidak perlu terjadi di era pada zaman sekarang ini, dimana ketika layanan kesehatan dan informasi tersedia begitu luas.

              WartaTerkait

              Spill Prodi Baru, Rektor UMSU Resmikan Lab Komputer Fakultas Ekonomi dan Bisnis​Peny Eriska

              UMS dan PCIM Britania Raya dan Irlandia Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset

              Bukan Sekadar Mengejar Gelar, Prof Budu Dorong Mahasiswa Pascasarjana Ciptakan Pengetahuan

              Unismuh Makassar Buka BUMM 2026, Siapkan Beasiswa Rp5,9 Miliar

              Kasus ini bukan sekadar musibah keluarga saja. Akan tetapi menjadi cermin kegagalan sistem kesehatan preventif yang seharusnya melindungi anak-anak dari penyakit yang bisa dicegah. Bagaimana mungkin di abad ke-21 yang sangat modern sekarang ini, seorang anak masih harus kehilangan nyawanya karena penyakit cacingan, sesuatu yang seharusnya sederhana diatasi dengan pola hidup bersih, sanitasi layak, dan pemberian obat cacing secara rutin? Kasus ini benar – benar sangat memalukan serta sangat menyedihkan.

              Luka Kolektif Bangsa

              Infeksi cacing gelang sendiri bukanlah suatu hal yang baru. Di Indonesia bahkan termasuk negara dengan prevalensi cacingan tinggi di Asia Tenggara. Data terbaru dari WHO menunjukkan lebih dari 1,5 miliar orang di dunia terinfeksi cacing usus dan anak-anak usia sekolah adalah kelompok paling rentan.

              Riset terbaru di Indonesia (2023–2024) menemukan prevalensi infeksi kecacingan anak masih mencapai 20 – 30 persen di beberapa daerah dengan sanitasi buruk. Fakta ini juga didukung dari sebuah studi di Sumatera yang melaporkan hubungan erat antara infeksi Ascaris dengan anemia dan malnutrisi, yang memperlihatkan betapa kecacingan dapat merampas kualitas tumbuh kembang anak sejak dini. Di wilayah sekolah dasar lainnya, prevalensi tercatat hampir 20 persen, dengan risiko lebih tinggi pada anak yang tidak mencuci tangan dengan sabun setelah buang air.

              Artinya, kasus balita di Sukabumi Jawa Barat bukanlah suatu fenomena tunggal. Ia merupakan febomena “gunung es” dari masalah yang lebih besar yaitu masih banyak anak-anak Indonesia hidup dalam lingkaran kemiskinan, sanitasi buruk, dan gizi rendah. Lingkungan yang tidak higienis, kebiasaan tidak mencuci tangan, serta keterbatasan akses air bersih menjadikan infeksi cacing seolah hal biasa. Namun ketika jumlah cacing mencapai ratusan ekor dan menyebar ke organ vital tentunya ini sangatlah menyedihkan yang membuat tragedi dinegara Indonesia.

              Alarm Gagal Sistemik

              Kematian seorang anak karena kecacingan menunjukkan kegagalan sistemik di berbagai sektor lini. Posyandu dan layanan kesehatan masyarakat yang seharusnya menjadi garda terdepan sering kali tidak mampu mendeteksi anak berisiko, entah karena keterbatasan tenaga kesehatan maupun lemahnya koordinasi. Edukasi kesehatan juga belum menjangkau semua keluarga. Padahal gejala kecacingan kerap jelas: perut buncit, berat badan sulit naik, anak mudah lelah, atau anemia yang terus berulang.

              Sanitasi pun masih menjadi persoalan besar. Masih banyak keluarga yang tinggal di rumah dengan lingkungan tidak layak, bahkan berdampingan dengan kandang ternak, atau terbiasa buang air sembarangan. Kondisi ini menciptakan siklus infeksi yang terus berulang. Lebih ironis lagi, obat cacing sebenarnya murah dan tersedia gratis di puskesmas, tetapi tanpa distribusi aktif dan kesadaran kolektif, anak-anak tetap terjebak dalam lingkaran penyakit yang bisa dicegah ini.

              Dari Tragedi Menuju Perubahan

              Tragedi ini seharusnya menjadi peringatan keras bahwa pencegahan tidak boleh berjalan setengah hati saja. Posyandu dan PKK harus benar – benar digerakkan sebagai pusat pemantauan tumbuh kembang dan kesehatan anak. Tidak cukup sekedar kegiatan formal bulanan saja, melainkan harus menjadi wadah nyata untuk mendeteksi dini risiko kesehatan, termasuk kecacingan.

              Pemberian obat cacing massal juga perlu dilakukan dengan konsisten. WHO merekomendasikan bahwa pada anak usia 1 – 15 tahun mendapatkan obat cacing minimal setiap enam bulan, dan program ini seharusnya menjadi rutinitas yang terawasi dengan baik. Tanpa pengawasan dan evaluasi yang baik, maka cakupan bisa sekadar angka di laporan tanpa memastikan anak-anak benar – benar terlindungi.

              Selain itu, sanitasi lingkungan harus diperbaiki secara serius. Penyediaan jamban sehat, akses air bersih, dan edukasi pola hidup bersih tidak bisa ditunda lagi. Sanitasi sendiri merupakan benteng pertama kesehatan, dan tanpa itu obat cacing hanya akan menjadi solusi sementara.

              Tak kalah penting, orang tua perlu dibekali pengetahuan praktis seputar gizi dan kebersihan keluarga. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan kuku, serta memberikan makanan bergizi seimbang adalah fondasi yang akan menentukan kesehatan generasi mendatang.

              Semua langkah ini hanya akan berhasil jika dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Masalah kesehatan anak tidak bisa hanya ditangani oleh Kementerian Kesehatan. Dunia pendidikan, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat harus ikut bergerak bersama. Hanya dengan gerakan kolektif, kita bisa memutus rantai kecacingan yang telah terlalu lama membayangi anak-anak Indonesia.

              Jangan Ada Lagi Raya Kedua

              “Raya” nama balita yang meninggal dalam kasus ini benar – benar sangat meninggalkan pesan mendalam bagi bangsa Indonesia itu sendiri. Ia menjadi simbol betapa rapuhnya perlindungan kita terhadap anak-anak, terutama yang hidup dalam kondisi sosial ekonomi rentan. Tragedi ini harus menjadi titik balik keseriusan pemerintah Indonesia untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang meninggal dunia karena penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan langkah sederhana.

              Kesehatan anak sendiri merupakan investasi masa depan bangsa Indonesia. Jika sampai kita lalai dan abai, maka yang hilang bukan hanya satu nyawa, melainkan generasi yang seharusnya tumbuh sehat dan cerdas di negara Indonesia.

              Mari bergerak bersama orang tua, tenaga kesehatan, sekolah, pemerintah, hingga komunitas. Agar setiap anak Indonesia bisa tumbuh dengan baik tanpa harus bertarung melawan cacing dalam tubuhnya. Agar tidak ada lagi “Raya-Raya” lain yang pergi terlalu cepat, serta meninggalkan duka sekaligus pertanyaan: mengapa bangsa ini lalai menjaga anak-anaknya?

              The post Tragedi 1 Kilogram Cacing: Alarm Kesehatan Anak Indonesia appeared first on Warta PTM.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Masta PMB UMS 2025: Fokus Lakukan Inovasi, Prestasi, dan Kompetensi Global

              Next Post

              UM Maluku Luncurkan UKM Selam, Mahasiswa Didorong Jadi Garda Terdepan Pelestarian Laut

              admin

              admin

              InfoLain

              Kabar PTMA

              Spill Prodi Baru, Rektor UMSU Resmikan Lab Komputer Fakultas Ekonomi dan Bisnis​Peny Eriska

              26/09/2026
              Kabar PTMA

              UMS dan PCIM Britania Raya dan Irlandia Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset

              25/09/2026
              Kabar PTMA

              Bukan Sekadar Mengejar Gelar, Prof Budu Dorong Mahasiswa Pascasarjana Ciptakan Pengetahuan

              25/09/2026
              Next Post

              UM Maluku Luncurkan UKM Selam, Mahasiswa Didorong Jadi Garda Terdepan Pelestarian Laut

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Spill Prodi Baru, Rektor UMSU Resmikan Lab Komputer Fakultas Ekonomi dan Bisnis​Peny Eriska

                26/09/2026

                Wujud Bakti dan Edukasi Karakter, Siswa Madrasah di Temanggung Turun Langsung Ikuti Sholat Jenazah

                26/09/2026

                Capaian Luar Biasa! Mahasiswa Keperawatan UMP Raih Juara 3 Kompetisi Video Edukasi Internasional

                26/09/2026

                Mahasiswa UMS Sabet Perak NCC 4 Lewat Inovasi Pangan Lokal Buah Kawista

                26/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,582)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,248)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Spill Prodi Baru, Rektor UMSU Resmikan Lab Komputer Fakultas Ekonomi dan Bisnis​Peny Eriska

                26/09/2026

                Wujud Bakti dan Edukasi Karakter, Siswa Madrasah di Temanggung Turun Langsung Ikuti Sholat Jenazah

                26/09/2026

                Capaian Luar Biasa! Mahasiswa Keperawatan UMP Raih Juara 3 Kompetisi Video Edukasi Internasional

                26/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In