• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, November 2, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

    Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

    Strategi Dakwah Memikat Dikupas Tuntas dalam Workshop Mubaligh Muhammadiyah di Klaten

    Rapimwil 1: PW IKA UMS Jawa Tengah Pacu Transformasi Digital dan Kokohkan Jejaring Alumni

    Serunya Wisata Edukasi Jepara: Puluhan Siswa TK ‘Aisyiyah 09 Belajar Berkuda hingga Tanam Hidroponik di Hufadz Stable

    Empat Santri SPEAM Jadi Utusan PDM Kota Pasuruan di AMM Jatim #5

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

      Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

      Strategi Dakwah Memikat Dikupas Tuntas dalam Workshop Mubaligh Muhammadiyah di Klaten

      Rapimwil 1: PW IKA UMS Jawa Tengah Pacu Transformasi Digital dan Kokohkan Jejaring Alumni

      Serunya Wisata Edukasi Jepara: Puluhan Siswa TK ‘Aisyiyah 09 Belajar Berkuda hingga Tanam Hidroponik di Hufadz Stable

      Empat Santri SPEAM Jadi Utusan PDM Kota Pasuruan di AMM Jatim #5

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

          Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

          Strategi Dakwah Memikat Dikupas Tuntas dalam Workshop Mubaligh Muhammadiyah di Klaten

          Rapimwil 1: PW IKA UMS Jawa Tengah Pacu Transformasi Digital dan Kokohkan Jejaring Alumni

          Serunya Wisata Edukasi Jepara: Puluhan Siswa TK ‘Aisyiyah 09 Belajar Berkuda hingga Tanam Hidroponik di Hufadz Stable

          Empat Santri SPEAM Jadi Utusan PDM Kota Pasuruan di AMM Jatim #5

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

            Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

            Strategi Dakwah Memikat Dikupas Tuntas dalam Workshop Mubaligh Muhammadiyah di Klaten

            Rapimwil 1: PW IKA UMS Jawa Tengah Pacu Transformasi Digital dan Kokohkan Jejaring Alumni

            Serunya Wisata Edukasi Jepara: Puluhan Siswa TK ‘Aisyiyah 09 Belajar Berkuda hingga Tanam Hidroponik di Hufadz Stable

            Empat Santri SPEAM Jadi Utusan PDM Kota Pasuruan di AMM Jatim #5

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Membangun Budaya Kerja ‘Ramah dan Santun’ di Sekolah

              admin by admin
              17/08/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melontarkan sebuah gagasan tentang budaya kerja “ramah dan santun” sebagai landasan layanan pendidikan.

              Bukan sekadar slogan, nilai-nilai ini sebagai rancangan untuk menjadi ruh tata hubungan antar-pegawai, kepala sekolah, pendidik, siswa, dan masyarakat.

              WartaTerkait

              Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

              Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

              Strategi Dakwah Memikat Dikupas Tuntas dalam Workshop Mubaligh Muhammadiyah di Klaten

              Rapimwil 1: PW IKA UMS Jawa Tengah Pacu Transformasi Digital dan Kokohkan Jejaring Alumni

              Tujuannya, agar sekolah benar-benar mampu berperan sebagai “rumah pendidikan” yang menenangkan, memotivasi, dan memberdayakan.

              Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ramah berarti sikap baik hati, manis tutur kata dan sikap, serta luwes dalam pergaulan. Secara lebih rinci, ramah bisa diartikan sebagai perilaku yang baik, sopan, dan bersahabat dalam berinteraksi dengan orang lain.

              Sedang santun memiliki makna keluhuran budi atau perilaku, misalnya: sopan, baik, penuh empati terhadap orang lain.

              Dalam konteks pendidikan, perpaduan kedua kata tersebut mengandung makna pelayanan yang cekatan dan responsif dengan tetap menjaga nilai-nilai integritas, empati dan memanusiakan atau menjunjung tinggi martabat setiap insan pendidikan.

              Pilar budaya ramah

              Kemendikdasmen merumuskan sejumlah nilai operasional yang menjadi fondasi budaya ramah. Pilar ini diharapkan dapat membentuk tata kelola pendidikan yang humanis, profesional, serta selaras dengan kebutuhan zaman.

              1. Responsif
                Mampu merespons dengan cepat setiap kebutuhan, baik dari lingkungan internal maupun eksternal. Responsif berarti tidak menunda penyelesaian persoalan, melainkan sigap mengambil langkah yang tepat demi tercapainya solusi.
              2. Akuntabel
                Setiap tindakan dan keputusan dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Akuntabilitas memastikan adanya transparansi, kejujuran, dan integritas dalam setiap proses kerja.
              3. Melayani
                Memahami kepemimpinan sebagai pengabdian. Melayani berarti menghadirkan sikap empati, membantu, serta memfasilitasi penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat pendidikan. Fokusnya bukan pada kekuasaan, melainkan pada kebermanfaatan.
              4. Adaptif
                Mencerminkan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan sosial, budaya, maupun teknologi. Nilai adaptif mendorong terbentuknya inovasi, pembaruan, dan kreativitas agar pendidikan tetap relevan dengan tuntutan zaman.
              5. Harmonis
                Menjaga hubungan yang sehat, stabil, dan selaras antar pemangku kepentingan. Harmonis menciptakan suasana kebersamaan, gotong royong, serta kolaborasi yang konstruktif demi tercapainya tujuan bersama.

              Sifat Insan yang Santun

              Sedangkan untuk mewujudkan rumah pendidikan yang santun, Kemendikdasmen menekankan pentingnya karakter personal, yaitu: setia pada aturan kebenaran, amanah, semangat kebangsaan (negarawan), menjadi teladan, berusaha unggul tanpa arogan, serta bersikap ngemong — menjaga, membimbing, dan mengayomi.

              Budaya kerja tidak diukur dari tumpukan dokumen. Tapi budaya kerja dapat dirasakan setiap hari dalam melakukan interaksi dengan sesamanya.

              Sekolah dengan atmosfer ramah dan santun lebih mudah membangun kepercayaan orang tua siswa, dapat meningkatkan kesejahteraan guru, menurunkan potensi konflik, dan endingnya memberi dampak positif pada iklim belajar siswa.

              Di era kualitas pelayanan publik semakin terukur, reputasi dan kinerja lembaga pendidikan bergantung pada hal-hal sederhana. Misalnya tentang: bagaimana menyampaikan salam, menangani keluhan, atau bagaimana mengambil sebuah keputusan dan mengkomunikasikannya.

              Berkaitan hal tersebut, maka ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan oleh kepala sekolah, yaitu:

              1. Menjadikan nilai sebagai SOP harian. Yaitu dengan mengintegrasikan indikator ramah dan santun dalam prosedur penerimaan tamu, layanan administrasi, penanganan keluhan, hingga rapat guru.
              2. Menyelenggarakan program pelatihan berkelanjutan tentang komunikasi empatik, manajemen konflik, dan layanan publik bagi seluruh staf. Latihan pendek (micro-training) secara berkala lebih efektif daripada seminar sekali saja.
              3. Menjadi teladan dalam hal kepemimpinan. Kepala sekolah dan pengawas harus menjadi contoh atau teladan dalam hal tutur kata, memberi umpan balik, atau membangun kebijakan disiplin melalui cerminan nilai yang berlaku.
              4. Melakukan pengukuran sederhana. Misalnya berkaitan dengan survei tingkat kepuasan siswa, orang tua dan guru; memantau indikator responsivitas (waktu tanggapan), akuntabilitas (kepatuhan prosedur), dan kualitas layanan.
              5. Mempraktikkan budaya sebagai ritus, dalam pengertian sebagai kebiasaan yang tidak boleh hilang. Menumbuhkan ritual atau kebiasaan harian, meliputi: salam pagi yang konsisten, sesi refleksi singkat, penghargaan atas tindakan layanan ramah, serta forum berbagi praktik baik antar-sekolah.
              6. Melibatkan komunitas. Sekolah sebagai rumah pendidikan juga terbentuk dari dukungan masyarakat. Karena itu, libatkan orang tua dan tokoh masyarakat dalam penguatan nilai serta evaluasi layanan.
              7. Membuat sistem penghargaan yang adil. Apresiasi guru atau staf yang menunjukkan layanan santun dan inovatif dengan mekanisme yang transparan, bukan semata berdasarkan senioritas.

              Konsistensi lebih penting dari wacana

              Transformasi budaya bukan program sekali bak lari maraton — yang pengerjaannya secara borongan dan cepat selesai. Pesan sederhana bagi kepala sekolah dan pemangku kepentingan harus berjalan secara berkelanjutan: mulailah dengan tindakan-tindakan kecil tapi melakukannya secara konsisten.

              Ketika salam menjadi sopan, respons menjadi cekatan, dan kebijakan dengan penuh empati, maka peran sekolah selain menyampaikan kurikulum juga membentuk karakter bangsa.

              Kemendikdasmen memberikan kerangka; tanggung jawab implementasi ada pada setiap pemimpin sekolah dan komunitas pendidikan. Karena itu, mari kita jadikan sekolah sebagai rumah yang ramah, dan insan-insannya santun — agar pendidikan kita bukan sekadar transfer ilmu, tapi juga transfer akhlak.***

              Artikel Membangun Budaya Kerja ‘Ramah dan Santun’ di Sekolah pertama kali tampil pada PWMU.CO.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Lima F yang Belum Merdeka

              Next Post

              Siswa MIM 14 Prestisius Ponorogo Tampil dalam Seleksi FASHMU Daerah

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

              02/11/2026
              BeritaMu

              Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

              02/11/2026
              BeritaMu

              Strategi Dakwah Memikat Dikupas Tuntas dalam Workshop Mubaligh Muhammadiyah di Klaten

              02/11/2026
              Next Post

              Siswa MIM 14 Prestisius Ponorogo Tampil dalam Seleksi FASHMU Daerah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

                02/11/2026

                Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

                02/11/2026

                Rapimwil 1: PW IKA UMS Jawa Tengah Pacu Transformasi Digital dan Kokohkan Jejaring Alumni

                02/11/2026

                Strategi Dakwah Memikat Dikupas Tuntas dalam Workshop Mubaligh Muhammadiyah di Klaten

                02/11/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (30,095)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,405)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Abdul Mu’ti di Wisuda UCY: Ijazah Penting, Tapi Kuliah Sesungguhnya Ada di Masyarakat

                02/11/2026

                Pacu Transformasi Menuju Universitas Muhammadiyah, Wisudawan STIE Muhammadiyah Cilacap Didorong Jadi Agen Perubahan

                02/11/2026

                Rapimwil 1: PW IKA UMS Jawa Tengah Pacu Transformasi Digital dan Kokohkan Jejaring Alumni

                02/11/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In