• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, April 22, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

    Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

    Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

    Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

    Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

    Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

    Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

    Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

      Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

      Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

      Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

      Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

      Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

      Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

      Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

          Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

          Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

          Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

          Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

          Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

          Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

          Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

            Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

            Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

            Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

            Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

            Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

            Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)

            Orasi Ilmiah Profesor Dr. Anang Anas Azhar pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Cara Menasihati Anak dengan Baik Menurut Perspektif Islam dan Psikologi

              admin by admin
              17/08/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Mendidik anak adalah amanah besar yang Allah titipkan kepada setiap orang tua. Amanah ini bukan sekadar tanggung jawab untuk memberi makan, pakaian, dan tempat tinggal, tetapi juga kewajiban untuk menanamkan nilai-nilai agama, akhlak mulia dalam menjalani kehidupan.

              Anak lahir ke dunia dalam keadaan fitrah: suci, bersih, dan belum mengenal baik-buruk. Mereka ibarat kertas putih yang siap diwarnai oleh tangan orang tuanya.

              WartaTerkait

              Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

              Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

              Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

              Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

              Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

              مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلَّا يُولَدُ عَلَى الفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ، أَوْ يُنَصِّرَانِهِ، أَوْ يُمَجِّسَانِهِ

              Artinya: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

              Hadits ini menegaskan bahwa lingkungan keluarga adalah faktor utama pembentuk kepribadian anak. Apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan di rumah akan membentuk dasar karakter mereka ketika dewasa. Orang tua menjadi “guru pertama” sekaligus teladan yang menentukan arah masa depan anak.

              Salah satu cara paling mendasar dan efektif dalam mendidik anak adalah melalui nasihat. Nasihat yang tulus, bijak, dan tepat waktu bisa menjadi cahaya penerang yang menuntun anak di tengah gelapnya tantangan zaman.

              Namun, nasihat yang disampaikan dengan cara kasar, penuh emosi, atau nada merendahkan justru berpotensi menutup hati anak. Bahkan, ada kalanya mereka menolak pesan yang sebenarnya bermanfaat hanya karena cara penyampaiannya kurang tepat.

              Di sinilah pentingnya seni memberi nasihat. Islam telah memberikan panduan jelas bagaimana orang tua dan pendidik menasihati dengan kelembutan, kesabaran, dan kasih sayang.

              Dalam al-Quran, kita mendapati kisah-kisah teladan seperti Luqman yang menasihati anaknya dengan panggilan penuh cinta, atau Rasulullah Saw yang membimbing para sahabat muda tanpa memarahi atau mempermalukan.

              Pandangan umum pendidikan modern pun selaras dengan prinsip ini. Psikologi perkembangan menekankan bahwa nasihat yang dibungkus dengan empati dan bahasa positif akan jauh lebih efektif dibanding teguran keras.

              Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa anak yang tumbuh dalam suasana penuh dukungan emosional cenderung lebih percaya diri, berperilaku baik, dan memiliki hubungan yang sehat dengan orang tuanya.

              Oleh karena itu, baik menurut ajaran Islam maupun ilmu pendidikan modern, memberikan nasihat kepada anak bukan hanya soal menyampaikan kebenaran, tetapi juga bagaimana kebenaran itu sampai dan diterima di hati mereka.

              Selain itu, nasihat harus dijadikan jembatan yang menghubungkan hati orang tua dengan hati anak, bukan tembok yang memisahkan keduanya.

              Ajaran Islam tentang Cara Menasihati Anak

              Al-Quran memberikan teladan menasihati anak dengan penuh hikmah. Salah satu contoh terbaik adalah nasihat Luqman kepada anaknya yang diabadikan dalam al-Quran:

              يٰبُنَيَّ اَقِمِ الصَّلٰوةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوْفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلٰى مَآ اَصَابَكَۗ اِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ

              Artinya: “Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat yang baik dan cegahlah dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (Qs Luqman: 17)

              Ayat ini mengandung beberapa prinsip, di antaranya yakni:

              • Satu, Dengan panggilan penuh kasih (yaa bunayya: wahai anakku tercinta)

              Kata yaa bunayya adalah bentuk panggilan lembut dan penuh cinta dari seorang ayah kepada anaknya. Dalam bahasa Arab, tambahan “yaa” sebagai seruan dan “bunayya” (dengan bentuk tashghir) menunjukkan rasa sayang, perhatian, dan kedekatan emosional.

              Panggilan seperti ini membuat anak merasa dihargai dan dicintai sehingga lebih terbuka menerima nasihat. Dalam pendidikan, pendekatan emosional yang positif terbukti membuat pesan lebih mudah diterima daripada teguran yang dingin atau kasar.

              • Dua, Mengajarkan kewajiban agama

              Nasihat pertama yang Luqman sampaikan adalah ‘aqimis shalah (dirikanlah shalat). Ini menunjukkan prioritas utama pendidikan anak dalam Islam adalah menanamkan kewajiban ibadah sejak dini.

              Shalat adalah tiang agama, penghubung seorang hamba dengan Tuhannya, dan fondasi akhlak yang baik. Mengajarkan kewajiban agama bukan sekadar menghafal perintah, tetapi juga membiasakan anak melaksanakannya dengan kesadaran dan keteladanan orang tua.

              • Tiga, Mengarahkan pada kebaikan dan mencegah keburukan

              Perintah وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ berarti membimbing anak untuk aktif mengajak kepada hal-hal baik serta menjauhi perbuatan yang dilarang oleh Allah.

              Ini melatih anak memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab moral, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk lingkungannya. Prinsip amar ma’ruf nahi munkar menanamkan nilai keberanian menyampaikan kebenaran dengan cara yang bijak dan penuh hikmah.

              • Empat, Menguatkan anak untuk bersabar dalam menjalani kehidupan

              Perintah وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ mengajarkan bahwa hidup tak selalu berjalan mulus. Anak perlu dibekali kesabaran dalam menghadapi ujian, kegagalan, atau penolakan.

              Sabar adalah sifat yang membuat seseorang tetap teguh di jalan kebenaran meski menghadapi kesulitan. Dalam pendidikan modern, ini disebut resilience (ketangguhan mental), yaitu kemampuan untuk bangkit kembali dari kesulitan. Islam menempatkan sabar sebagai salah satu kunci keberhasilan dunia dan akhirat.

              Selain itu, Rasulullah Saw juga memberikan contoh nyata. Beliau menasihati dengan kelembutan, tidak memaki, dan tidak mempermalukan di depan umum.

              Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud, Rasulullah menasihati Abdullah bin Abbas dengan kalimat yang penuh kehangatan:

              عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كُنْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللهِ ﷺ يَوْمًا فَقَالَ:
              يَا غُلَامُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ، احْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ الْأَقْلَامُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ. (HR. الترمذي وقال حديث حسن صحيح، وأبو داود)

              Dari Ibnu Abbas berkata: Suatu hari aku berada di belakang Rasulullah Saw, lalu beliau bersabda,
              “Wahai anakku, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah, jika seluruh umat berkumpul untuk memberi manfaat kepadamu, mereka tidak akan bisa memberimu manfaat kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan bagimu. Dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu, mereka tidak akan bisa mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering.” (HR. Tirmidzi, ia berkata: hadits hasan sahih; juga diriwayatkan Abu Dawud).

              Cara Menasihati Anak dalam Perspektif Psikologi

              Psikologi pendidikan modern juga menekankan bahwa nasihat yang efektif tidak hanya tentang apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana dan kapan menyampaikannya.

              Ada beberapa prinsip penting yang bisa dipegang oleh orang tua maupun pendidik, di antaranya:

              • Satu, Komunikasi yang empatik.

              Sebelum memberikan nasihat, orang tua perlu mendengarkan terlebih dahulu perasaan dan sudut pandang anak.

              Misalnya, ketika anak pulang sekolah dengan wajah murung karena bertengkar dengan temannya, orang tua bisa bertanya, “Nak, sepertinya kamu sedang sedih. Mau cerita sama Ibu?”

              Setelah anak merasa didengar, barulah orang tua memberikan arahan. Pendekatan ini membuat nasihat terasa sebagai bentuk dukungan, bukan sekadar koreksi.

              • Dua, Timing yang tepat.

              Memberi nasihat ketika anak sedang marah, lapar, atau lelah sering kali tidak efektif, bahkan bisa menimbulkan penolakan.

              Lebih baik menunggu sampai suasana hati anak lebih tenang, misalnya setelah makan atau sebelum tidur, ketika mereka lebih rileks dan siap mendengar. Dalam kondisi ini, pesan yang disampaikan akan lebih mudah masuk dan diingat.

              • Tiga, Bahasa yang positif.

              Penggunaan kata-kata yang merendahkan atau bernada menghakimi dapat melukai harga diri anak. Sebaliknya, bahasa positif memfokuskan pada perilaku yang diharapkan, bukan pada kesalahan semata.

              Contoh: alih-alih berkata “Kamu selalu malas belajar!”, orang tua bisa mengatakan, “Ibu tahu kamu bisa lebih fokus kalau belajar sebentar-sebentar tapi rutin. Yuk, kita atur jadwalnya bersama.” Bahasa positif menumbuhkan motivasi tanpa menimbulkan rasa bersalah berlebihan.

              • Empat, Teladan nyata.

              Nasihat akan lebih bermakna jika diiringi dengan contoh dari perilaku orang tua sendiri. Jika orang tua menasihati anak untuk tidak berkata kasar, tetapi mereka sendiri mudah terpancing emosi, pesan tersebut akan kehilangan kekuatannya. Sebaliknya, anak akan belajar lebih cepat ketika melihat orang tua konsisten antara ucapan dan tindakan.

              • Lima, Pendekatan kolaboratif.

              Anak cenderung lebih berkomitmen pada suatu keputusan jika mereka dilibatkan dalam proses mencari solusi.

              Misalnya, jika anak sering lupa mengerjakan PR, orang tua bisa berkata, “Menurut kamu, cara apa yang bisa membantu supaya PR selalu selesai tepat waktu?” Pendekatan ini membuat anak merasa memiliki tanggung jawab dan mendorong kemandirian. (*)

               

              Artikel Cara Menasihati Anak dengan Baik Menurut Perspektif Islam dan Psikologi pertama kali tampil pada PWMU.CO.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Kajian LPP AIK UMJ Bahas Isi Kandungan Q.S. Al Insyiqaq ayat 1-25

              Next Post

              Ratusan Peserta Jalan Sehat HUT ke-80 RI di Mamsaka Harap-Harap Cemas Menanti Hadiah

              admin

              admin

              InfoLain

              Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif
              BeritaMu

              Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

              22/04/2026
              BeritaMu

              Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

              22/04/2026
              BeritaMu

              Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

              22/04/2026
              Next Post

              Ratusan Peserta Jalan Sehat HUT ke-80 RI di Mamsaka Harap-Harap Cemas Menanti Hadiah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                22/04/2026

                Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

                22/04/2026

                Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

                22/04/2026

                Upgrade atau Tertinggal? Dilema Barcode Bio Solar di Tengah Kebutuhan Rakyat

                22/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,865)
                • Hukum Islam (1,415)
                • Kabar PTMA (3,537)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Bupati Deliserdang  Dukung  Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                Bupati Deliserdang Dukung Pembangunan Kampus terpadu UMSU, Siapkan Akses Jalan Alternarif

                22/04/2026

                Kaderisasi: Menanamkan Cinta dan Menjaga Martabat Organisasi

                22/04/2026

                Batal Wudu di Tengah Tawaf, Apa yang Harus Dilakukan?

                22/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In