Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 22 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menghadiri kegiatan panen anggur lokal di kebun milik Zarkasih Noor, mantan Menteri Koperasi dan UKM RI era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kegiatan tersebut berlangsung di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Senin (04/08/2025).
Baca juga : Mahasiswa UMJ Wujudkan Peduli Sosial Melalui KKN Bina Desa di Pandeglang
Kegiatan panen ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk memahami potensi pertanian hortikultura, khususnya budidaya anggur, yang mulai berkembang di wilayah urban. Dalam kesempatan ini, mahasiswa tidak hanya menyaksikan proses panen, tetapi juga berdiskusi langsung dengan petani, mempelajari teknik budidaya anggur, dan memahami tantangan serta peluang dalam pengembangan pertanian.
Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi yang disampaikan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Mas Ahmad Yani, S.H., M.Si., yang hadir dan mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Ahmad menyambut baik keterlibatan mahasiswa, dan menekankan pentingnya pengalaman sebagai media pembelajaran langsung tentang ketahanan pangan.
Ia juga menyoroti fakta bahwa Indonesia masih mengimpor anggur meja senilai Rp7 triliun setiap tahunnya untuk kebutuhan konsumsi, industri pangan, dan obat-obatan.
“Padahal kita memiliki lahan dan iklim yang sangat potensial untuk menanam anggur sendiri,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan panen ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari gerakan strategis menuju swasembada anggur nasional pada tahun 2029, yang telah mendapatkan dukungan dari Komisi IV DPR RI dan Kementerian Pertanian.
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad berdiskusi dengan Sri Haryati, Staff Direktorat Buah dan Florikultura, Kementerian Pertanian RI mengenai pentingnya sertifikasi varietas dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).

Ahmad berharap Muhammadiyah bisa menjadi pelopor bagi terciptanya industri rumah tangga berbasis pertanian dengan memanfaatkan anggur lokal. Menurutnya, lahan-lahan kosong di sekolah, pesantren, dan institusi Muhammadiyah dapat dimanfaatkan untuk budidaya anggur sebagai bentuk dakwah produktif dan pemberdayaan ekonomi umat. Ia juga menekankan pentingnya pengolahan produk berbasis anggur yang halal dan tidak memabukkan agar memiliki nilai tambah dan tetap sesuai dengan prinsip keislaman.
Kegiatan ini turut melibatkan Roy Group, komunitas petani anggur lokal yang menjadi mitra dalam pembinaan dan pengembangan varietas anggur unggulan di Tangerang Selatan.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN UMJ tidak hanya belajar dari sisi akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik lapangan yang relevan dengan isu- isu strategis nasional, seperti ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi. Hal ini sejalan dengan semangat pengabdian masyarakat yang diusung oleh UMJ dalam pelaksanaan KKN Tematik 2025.
Editor : Dian Fauzalia
Artikel Kelompok KKN Tematik 22 UMJ Hadiri Kegiatan Panen Anggur Lokal di Tangsel pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.






