• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

    UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

    UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

    Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

    Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

    Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Tegaskan Dukungan untuk Palestina

    Sidang Tahunan MPR 2026: 103 Anggota Dewan Tidak Hadir

    Anak Bukan Angka: Sampai Kapan Korban MBG Harus Berjatuhan?

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

      UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

      UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

      Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

      Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

      Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Tegaskan Dukungan untuk Palestina

      Sidang Tahunan MPR 2026: 103 Anggota Dewan Tidak Hadir

      Anak Bukan Angka: Sampai Kapan Korban MBG Harus Berjatuhan?

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

        Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

        Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

        FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

          UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

          UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

          Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

          Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

          Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Tegaskan Dukungan untuk Palestina

          Sidang Tahunan MPR 2026: 103 Anggota Dewan Tidak Hadir

          Anak Bukan Angka: Sampai Kapan Korban MBG Harus Berjatuhan?

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

            UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

            UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

            Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

            Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

            Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Tegaskan Dukungan untuk Palestina

            Sidang Tahunan MPR 2026: 103 Anggota Dewan Tidak Hadir

            Anak Bukan Angka: Sampai Kapan Korban MBG Harus Berjatuhan?

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

              Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

              Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

              FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Menguak Jejak Sejarah dan Perkembangan SAR Muhammadiyah: Dari Jateng untuk Indonesia

              admin by admin
              29/06/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              PWMJATENG.COM, Karanganyar – Sejarah tim Search and Rescue (SAR) Muhammadiyah memiliki akar yang panjang dan menarik. Jika menilik jejak historisnya, embrio dari SAR Muhammadiyah bahkan bisa ditelusuri hingga era Kiai Syudja’, salah satu tokoh Muhammadiyah awal yang dikenal karena kiprahnya dalam pencarian jamaah haji yang hilang di Makkah sekitar tahun 1919. Aktivitas pencarian dan pertolongan kala itu memang belum berbentuk kelembagaan, namun menjadi cikal bakal dari semangat SAR Muhammadiyah hari ini.

              Secara kelembagaan, perkembangan SAR Muhammadiyah mulai menemukan bentuknya secara lebih sistematis pada kurun waktu 2009-2011. Di Jawa Tengah, proses ini terlihat lebih nyata dan terorganisir. Sejak tahun 2009, berbagai peristiwa kebencanaan mulai mendorong kebutuhan untuk membentuk tim yang memiliki kapasitas tanggap darurat. Hal ini disampaikan oleh Naibul Umam Eko Sakti yang kala itu ditunjuk sebagai Ketua MDMC PWM Jawa Tengah.

              WartaTerkait

              PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

              UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

              Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

              Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Tegaskan Dukungan untuk Palestina

              Menurutnya, pada pertengahan 2009, Muhammadiyah Jawa Tengah mulai aktif menginisiasi pembentukan tim Emergency Response Team. Langkah awal yang dilakukan saat itu adalah mendata seluruh potensi sumber daya, termasuk tenaga medis terlatih yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah. Kebutuhan akan tim khusus menjadi semakin terasa ketika Muhammadiyah terlibat dalam respon bencana gempa bumi di Kedungreja, Cilacap pada Oktober 2009, dan kemudian di Sumatera Barat—khususnya di Padang dan Padang Pariaman—pada tahun yang sama.

              Tahun 2010 menjadi titik balik penting dalam sejarah SAR Muhammadiyah. Berawal dari Kudus, sejumlah kader dan simpatisan Muhammadiyah mulai menggagas pembentukan tim SAR yang terstruktur. Pada awal Januari 2010, mereka mulai melakukan pertemuan intensif untuk membahas langkah-langkah pembentukan tim, sekaligus mencari potensi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang SAR.

              Puncaknya, MDMC Jateng menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) SAR pertama pada tanggal 25–28 Juni 2010 di lereng Gunung Muria, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini dianggap sebagai tonggak resmi lahirnya SAR Muhammadiyah secara kelembagaan. Selain karena sudah terorganisir dengan baik, kegiatan ini juga didukung dengan dokumentasi administrasi yang lengkap, pelibatan banyak pihak, serta keberadaan para pelaku yang hingga kini masih aktif.

              “Kalau ditanya kapan SAR Muhammadiyah mulai muncul secara resmi, maka jawabannya adalah sejak diselenggarakannya Diklatsar di Muria pada pertengahan 2010. Itu menjadi penanda penting dalam sejarah kelembagaan kita,” ujarnya.

              Namun, ia juga menekankan bahwa secara spiritual dan kultural, semangat pencarian dan pertolongan dalam Muhammadiyah telah hidup sejak lama. Aktivitas kemanusiaan dan tanggap darurat yang dilakukan sejak masa Kiai Syudja’ menjadi bagian tak terpisahkan dari narasi sejarah ini.

              Baca juga, Kalender Hijriah Global Tunggal

              Inisiatif pembentukan tim SAR Muhammadiyah Jawa Tengah bermula dari obrolan ringan di antara kawan-kawan yang aktif dalam penanggulangan bencana. Sekitar tahun 2010, ide tersebut mulai menguat, terutama karena banyak dari mereka telah lama bergelut dengan berbagai peristiwa kebencanaan.

              “Saat itu saya tinggal di Kudus. Dari sanalah kami memulai, karena memang lebih mudah menjangkau teman-teman,” ujar Naibu Umam. Ia menambahkan, proses membentuk tim SAR ini bukan sesuatu yang instan. Mereka telah lama mengamati, menimbang, dan memilah siapa saja yang memiliki potensi dan komitmen kuat.

              Beberapa kejadian besar menjadi pemantik, seperti banjir di Kudus yang berlangsung antara 2004 hingga 2007, serta operasi pencarian korban di Gunung Muria. Perjalanan ke Aceh untuk membantu korban banjir juga memperkuat keyakinan bahwa Muhammadiyah perlu memiliki tim tanggap darurat sendiri.

              Menurut pengakuannya, gagasan tersebut awalnya hanya muncul dalam canda dan obrolan santai. Namun, lambat laun berkembang menjadi gerakan serius. “Waktu itu kami berpikir, masa iya Muhammadiyah tidak punya tim SAR sendiri? Padahal sejarah mencatat banyak kadernya yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan,” kenangnya.

              Pihaknya kemudian mulai mendiskusikan gagasan ini dengan sejumlah tokoh muda Muhammadiyah, terutama mereka yang memiliki minat di bidang kebencanaan. Nama-nama seperti Nanang Nur Azis Romdloni, Fathul Faruq, Didik Kusnanto, dan Mukhlisin pun disebut sebagai figur-figur yang ikut aktif merancang langkah awal.

              “Diskusi kami lakukan secara intensif, biasanya di rumah saya di Kudus. Kami mulai dari menyusun konsep Diklat SAR, menetapkan format pelatihan, hingga mencari calon peserta. Kami tidak ingin asal-asalan. Kami ingin kegiatan ini benar-benar mencetak kader tangguh,” ungkapnya.

              Pelibatan lintas komunitas juga menjadi bagian dari strategi mereka. Beberapa teman dari Pramuka, pecinta alam, hingga komunitas kemanusiaan lainnya ikut digandeng. Mereka diminta menyumbangkan pemikiran dan pengalaman untuk memperkaya konsep pelatihan.

              Ia mengakui bahwa peran paling besar justru ada pada para peserta angkatan pertama. “Mereka adalah pionir yang berani ikut kegiatan ini saat belum ada preseden. Dukungan dari daerah yang mengirimkan utusan juga sangat penting. Itu menunjukkan bahwa banyak yang percaya dan peduli,” jelasnya.

              Pelatihan SAR yang digelar saat itu memang berbeda dari bentuk pengkaderan biasa. Tujuannya bukan sekadar membentuk struktur formal, melainkan memperkenalkan medan yang menantang dan sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan di kalangan kader muda Muhammadiyah.

              “Jangan bayangkan ini seperti pelatihan biasa. Ini tentang keberanian, komitmen, dan kesiapsiagaan. Dan ternyata, hasilnya luar biasa. Hingga kini, banyak alumni angkatan pertama yang masih aktif dan bahkan menjadi penggerak di daerahnya masing-masing,” terangnya.

              Ia berharap, semangat kolaboratif dan militansi yang pernah tumbuh dalam gerakan ini tetap terpelihara. Tim SAR Muhammadiyah di berbagai wilayah kini telah berkembang pesat dan menjadi ujung tombak dalam respons kebencanaan, khususnya di Jawa Tengah.

              “Kalau bicara soal siapa inisiatornya, tentu tidak bisa menyebut satu nama. Banyak yang terlibat, banyak pula yang berjasa. Tapi yang paling layak diapresiasi adalah mereka yang hadir sebagai peserta pertama. Tanpa mereka, mungkin gagasan ini tidak akan pernah menjadi nyata,” pungkasnya.

              Dalam konteks struktural, SAR Muhammadiyah bernaung di bawah Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah (MDMC). Namun, menariknya, dalam struktur resmi MDMC, tidak tercantum secara khusus bidang atau divisi yang menyebutkan “SAR Muhammadiyah”. Hal ini berbeda dengan beberapa lembaga lain yang memiliki unit khusus seperti bidang pemuda, kesehatan, atau logistik. Posisi SAR Muhammadiyah sendiri di MDMC lebih bersifat fungsional dan berbasis pelatihan, bukan struktural administratif.

              Umam menyampaikan bahwa lembaga ini bukanlah lembaga otonom, melainkan lembaga pembantu pimpinan yang bertugas menggerakkan potensi warga Muhammadiyah dalam upaya penanggulangan bencana. Dengan demikian, personel SAR Muhammadiyah sejatinya adalah anggota Muhammadiyah yang memiliki kualifikasi di bidang kebencanaan, bukan sekadar relawan lepas.

              “Anggota SAR Muhammadiyah memiliki keterampilan khusus, seperti pengelolaan logistik, dapur umum, pengelolaan shelter, hingga pendataan dan informasi kebencanaan. Meskipun mereka disebut sebagai anggota SAR, secara struktural mereka tidak termasuk dalam keanggotaan tetap MDMC,” ujarnya.

              Keanggotaan SAR Muhammadiyah juga diakui tidak melalui jalur organisasi formal. Banyak dari mereka yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah, tetapi keterlibatan mereka lebih didasarkan pada kapasitas dan keahlian individu. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan tugas di lapangan, mereka berfungsi ketika memang dibutuhkan dalam penanganan darurat maupun kegiatan pelatihan.

              Umam juga menegaskan bahwa tidak ada keinginan untuk menjadikan SAR Muhammadiyah sebagai lembaga tersendiri. “Kita tidak perlu membentuk lembaga di dalam lembaga. SAR Muhammadiyah berfungsi secara otomatis ketika diperlukan. Mereka ada untuk mendukung tugas utama MDMC,” tegasnya.

              Dalam operasionalnya, pelatihan menjadi aspek utama pembinaan SAR Muhammadiyah. Bidang diklat memiliki fokus khusus pada pelatihan teknis seperti tanggap darurat, logistik, pengelolaan dapur umum, pengelolaan shelter, serta sistem informasi kebencanaan. Meski tidak terstruktur dalam bentuk divisi permanen, semua pelatihan ini disiapkan dengan serius dan konsisten.

              Dalam konteks operasional penanggulangan bencana, kekuatan relawan SAR Muhammadiyah di setiap daerah memiliki kendali masing-masing yang tetap mengikuti komando dari pihak yang diberi kewenangan. Hal ini mencakup berbagai bidang seperti medis, shelter, hingga evakuasi, yang beroperasi sesuai kualifikasi masing-masing personel.

              Seringkali, relawan Muhammadiyah diterjunkan pada saat darurat bencana atau operasi pencarian dan pertolongan. Namun, pemahaman di lapangan masih perlu diluruskan. Misalnya, banyak yang belum memahami bahwa SAR Muhammadiyah tidak berada dalam struktur formal MDMC, melainkan tergabung berdasarkan keahlian. Karena itu, ke depan perlu dikembangkan jejaring berbasis kompetensi.

              Banyak anggota SAR Muhammadiyah memiliki lebih dari satu keahlian. Satu orang bisa menguasai hingga lima bidang sekaligus, yang sangat berguna dalam situasi darurat dengan keterbatasan sumber daya manusia. Namun, penting dipahami bahwa pembentukan unit SAR Muhammadiyah tidak bertujuan untuk menyaingi instansi lain, melainkan memperkuat koordinasi.

              Muhammadiyah, melalui relawan SAR-nya, telah terlibat dalam berbagai operasi, seperti pencarian korban di Gunung Sindoro, Gunung Lawu, Merapi 2010, hingga kecelakaan helikopter di Temanggung. Bahkan, banyak relawan yang gugur dalam tugas kemanusiaan ini. Selain di darat, SAR Muhammadiyah juga aktif dalam operasi penyelamatan laut, khususnya di wilayah selatan Jawa seperti Kebumen dan Cilacap.

              Legalitas kegiatan SAR Muhammadiyah mengacu pada UU No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, berbeda dari penanggulangan bencana yang diatur UU No. 24 Tahun 2007. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terhadap dua kerangka hukum ini menjadi penting bagi setiap relawan.

              Sebagai bentuk keseriusan, MDMC Jawa Tengah menyelenggarakan berbagai pelatihan: Diklat Dasar (13 kali), Diklat Madya (8 kali), dan Diklat Purna (4 kali). Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan soft skill dan kedisiplinan, tetapi juga mengasah kemampuan manajerial dan teknis. Untuk menjamin kesinambungan, MDMC juga mengadakan Diklat Instruktur dan Diklat SAR Medis yang telah terselenggara dua kali.

              Diklat SAR Medis bertujuan membekali tenaga medis agar mampu menangani survivor secara langsung di zona merah, tanpa menunggu evakuasi dari tim SAR. Pesertanya meliputi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Model pelatihan ini bahkan telah menginspirasi daerah lain, termasuk NTB, untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.

              Sejak 2010 hingga kini, tercatat sekitar 328 relawan telah lulus dari Diklat Dasar. Jumlah ini belum termasuk yang telah mengikuti Diklat Madya, Purna, dan Instruktur. Pelatihan yang terus berlanjut ini menjadi bagian dari upaya regenerasi kader relawan Muhammadiyah di bidang kebencanaan.

              Dalam kesempatan berbeda, pelatihan juga dikolaborasikan dengan latihan gabungan yang diadakan dua tahun sekali, seperti di Waduk Sempor, Gajah Mungkur, hingga Cilacap. Melalui kegiatan ini, relawan diajarkan langsung bagaimana mengelola operasi SAR secara menyeluruh.

              Sertifikasi kompetensi bagi relawan juga mulai dilakukan, bekerja sama dengan lembaga-lembaga resmi seperti Basarnas dan BNPB. Beberapa relawan telah tersertifikasi sebagai personel SAR yang kompeten.

              The post Menguak Jejak Sejarah dan Perkembangan SAR Muhammadiyah: Dari Jateng untuk Indonesia appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Ustadz Adi Hidayat Ajak Umat Maknai Hijrah sebagai Transformasi Diri dalam Tabligh Akbar Jambore Relawan Muhammadiyah

              Next Post

              Simulasi Medis di Jambore Relawan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bikin Takjub! EMT Unjuk Keahlian Tangani Kondisi Darurat

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

              14/08/2026
              UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak
              BeritaMu

              UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

              14/08/2026
              Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji
              BeritaMu

              Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

              14/08/2026
              Next Post

              Simulasi Medis di Jambore Relawan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bikin Takjub! EMT Unjuk Keahlian Tangani Kondisi Darurat

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

                14/08/2026
                UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

                UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

                14/08/2026
                Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

                Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

                14/08/2026

                Di Sidang Tahunan MPR, Muzani Tegaskan Dukungan untuk Palestina

                14/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,086)
                • Hukum Islam (1,630)
                • Kabar PTMA (4,078)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                PDM Kota Padangsidimpuan Sampaikan Tahniah untuk Ustadz Irwan Syahputra

                14/08/2026
                UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

                UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Strategis, Dorong Layanan Digital dan Inovasi Berdampak

                14/08/2026
                Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

                Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra Raih Gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Nilai Terpuji

                14/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In