• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

    Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

    Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

    Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

    Bersama Mengawal Dunia Maya, Bersama Mencerdaskan Bangsa

    Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

    Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

    Rakornas Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul, Tingkatkan Daya Saing dan Jangan Terjebak di Zona Aman

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

      Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

      Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

      Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

      Bersama Mengawal Dunia Maya, Bersama Mencerdaskan Bangsa

      Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

      Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

      Rakornas Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul, Tingkatkan Daya Saing dan Jangan Terjebak di Zona Aman

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

          Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

          Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

          Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

          Bersama Mengawal Dunia Maya, Bersama Mencerdaskan Bangsa

          Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

          Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

          Rakornas Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul, Tingkatkan Daya Saing dan Jangan Terjebak di Zona Aman

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

            Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

            Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

            Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

            Bersama Mengawal Dunia Maya, Bersama Mencerdaskan Bangsa

            Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

            Asa dan Mahakarya Adaptasi di Atas Aspal Lintas Sumatera

            Rakornas Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul, Tingkatkan Daya Saing dan Jangan Terjebak di Zona Aman

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Hari Ibu: Bakti Nasyiah kepada Perempuan dan Anak

              by
              23/12/2024
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Read More,

              Oleh: Ariati Dina Puspitasari (Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah).

              CIREBONMU.COM  —  Sejarah menuliskan bahwa momentum hari Ibu di Indonesia berbeda dengan peringatan atau perayaan mother’s day atau Hari Ibu Internasional. Hari ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Sedangkan Mother’s day di berbagai negara sebagian besar diperingati setiap minggu  kedua atau ketiga di bulan Mei. 

              WartaTerkait

              MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

              Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

              Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

              Bersama Mengawal Dunia Maya, Bersama Mencerdaskan Bangsa

              Mother’s day di berbagai negara rata-rata memiliki makna yang lebih personal. Di Awal sejarahnya yaitu mengenang perjuangan dan pengorbanan seorang Ibu untuk anak-anaknya pada masa perang saudara dan perang dunia pertama. Orang biasanya memberikan kartu ucapan, bunga, atau hadiah khusus untuk ibunya sebagai bentuk apresiasi dan cinta.

              Hari Ibu di Indonesia memiliki makna memperingati awal perjuangan kaum perempuan secara kolektif dalam memperjuangkan hak dan peran perempuan melalui Kongres Perempuan Indonesia I, tanggal 22-25 Desember 1928. Kegiatan ini diikuti oleh 30 organisasi perempuan saat itu, salah satunya ‘Aisyiyah yang diwakili oleh Siti Munjiyah dan Siti Hayinah yang juga menjadi pimpinan dalam Kongres. Penetapan hari Ibu di Indonesia yaitu pada Kongres Perempuan Indonesia ketiga 23-27 Juli 1938, diresmikan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959.

              Baca Juga : Ortom Punya Amal Usaha? Ini Kata Ketum PP Nasyiatul Aisyiyah di Kopdarnas SUMU

              Menilik sejarah, Kongres Perempuan Indonesia memiliki tujuan untuk memperjuangkan emansipasi perempuan khususnya dalam politik dan pendidikan. Hal utama yang dibahas adalah tentang Pendidikan, perkawinan, perlindungan perempuan dan anak. Masyarakat di Indonesia khususnya Perempuan, perlu memperluas wawasan untuk memahami sejarah bangsa. Dalam konteks Hari Ibu, dapat turut memperjuangkan hak dan peran perempuan yang hingga saat ini masih harus dikawal.

              Pada Kongres Perempuan Indonesia I, Nasyiatul Aisyiyah saat itu masih bernama Siswa Praja Wanita (SPW) yang merupakan perkumpulan remaja putri, turut memeriahkan dengan bernyanyi dan pentas teater. Nasyiatul Aisyiyah sejak sebelum Kongres Perempuan, Pasca Kongres, hingga saat ini konsisten untuk mengawal dan memperjuangkan perempuan dan anak.

              Sejarah Gerakan Nasyiatul Aisyiyah mencatat di tahun 1920-an, SPW terlibat dalam program anti analfabetisme atau pengentasan buta huruf yang diinisiasi oleh ‘Aisyiyah. Usaha pemberantasan buta huruf juga merupakan  hasil Kongres Perempuan Indonesia II 20-24 Juli 1935, dimana setiap anggota kongres memiliki tugas mengajar orang-orang buta huruf. Tahun 1938 SPW mendirikan perpustakaan sebagai sumber informasi bagi para remaja putri yang terbatas akses Pendidikan. Program pemberantasan buta aksara terus dilanjutkan Nasyiatul Aisyiyah selepas memperoleh otonomi tahun 1965. Diketahui bersama saat itu pemerintah mengalami keterbatasan mengakomodasi kepentingan Masyarakat yang belumbisa membaca dan menulis. Sehingga Nasyiatul Aisyiyah mengerahkan seluruh pimpinan dan anggotanya untuk mensukseskan program buta huruf tersebut.

              Baca Juga : Tanwir 1, Nasyiatul Aisyiyah Ambil Peran Kebangsaan Jalur Kultural

              Bahkan Nasyiatul Aisyiyah memasukkan dalam program kerja tahun 1974-1977, dengan sebutan program Pemberantasan 3 Buta. Yaitu buta aksara latin, buta aksara arab dan buta agama. Hingga saat ini, Nasyiatul Aisyiyah mengawal pemberantasan 3 Buta. Buta aksara ini diperluas oleh nasyiatul aisyiyah dengan mengembangkan program rumah literasi Nasyiatul Aisyiyah (RALINA). Literasi dimaknai tidak hanya sebagai proses membaca, literasi merupakan internalisasi atau kesatuan aksi, perbuatan, keputusan seseorang atas suatu masalah yang dipengaruhi dari hasil pembacaannya.

              Maka RALINA tidak hanya sebagai ruang untuk membaca buku, namun juga ruang  untuk melakukan pemberdayaan kepada Masyarakat khususnya perempuan dan penguatan karakter anak melalui kegiatan literasi yang dikemas dengan nuansa religious sebagai bentuk dakwah amar makruf nahi mungkar.

              Hasil Kongres Perempuan Indonesia I lainnya yaitu mendirikan studifonds untuk gadis-gadis yang tidak mampu dan meminta pemerintah untuk memperbanyak sekolah-sekolah putri. Studifonds adalah bantuan keuangan atau beasiswa di tahun 1900-1930an untuk pelajar pribumi dalam mengatasi hambatan biaya Pendidikan sehingga memungkinkan para siswa menyelesaikan Pendidikan mereka. Gerakan ini merangsang pertumbuhan dan pemetaraan akses Pendidikan di berbagai wilayah Hindia Belanda pada masa Kolonial (Tuahuns dan Fauzia, 2024).  Kita ketahui bersama bahwa Pendidikan masa itu belum banyak berpihak untuk kaum perempuan, apalagi perempuan tidak mampu. 

              Baca Juga : Nasyiatul Aisyiyah Gelar FGD Multistakeholder untuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

              Situasi tersebut menggerakkan Nasyiatul Aisyiyah (SPW) untuk membentuk sekolah-sekolah berdasarkan usia. Jamiatul Athfal (7-10 Tahun), Tajmilul Akhlak (10-15 tahun), Tholabus saadah (15-18 tahun). Pada kelompok Jamiatul Athfal pertemuan duakali seminggu dengan aktivitas membaca Al-Quran, menyanyi, kerajinan tangan serta olahraga. Pada kelompok Tajmilul Akhlak, kegiatan diadakan setiap hari Jumat membahas tentang menjadi pribadi yang mandiri, isu-isu aktual, Latihan berpidato, serta keterampilan ringan lainnya seperti memasak, merajut, dan menjahit. Pada kelompok Tholabus Saadah, aktivitas yang dilakukan utamanya berkaitan dengan hukum keluarga, membangun keluarga Sakinah, belajar berceramah serta administrasi organisasI (Syamsiyatun, 2006).

              Aktifitas tersebut berkembang seiring berjalannya waktu dengan berbagai modifikasi dalam bentuk-bentuk seperti PAUD Nasyiatul Aisyiyah di berbagai provinsi/kabupaten, PKBM Nasyiatul Aisyiyah, serta pelatihan yang bersifat terstruktur dengan adanya kurikulum maupun yang seminar bersifat insidental untuk merespon isu-isu aktual.

              Selain itu pada periode 2022-2026 ini, Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah memiliki program 1000 master dan doktor dan telah dilaunching Baroroh Baried Program (BBP) sebagai pusat persiapan kader Nasyiatul Aisyiyah untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi baik menggunakan beasiswa maupun mandiri. Hal ini juga menunjukkan konsistensi Nasyiatul Aisyiyah dalam mengawal dan memperjuangankan Pendidikan perempuan Indonesia.

              Baca Juga : Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Cirebon Gelar Musyawarah Daerah

              Dalam bidang politik, hasil Kongres Perempuan Indonesia IV yang dilaksanakan 25-28 Juli 1941 mendesak kepada Fraksi Nasional dalam Dewan Rakyat dan Gubernur Jenderal hindia Belanda agar hak memilih anggota Dewan Kota dari golongan Indonesia juga diberikan untuk kaum Wanita. Kita ketahui bersama bahwa perjuangan memberikan kesempatan untuk perempuan sebagai penyelenggara negara terus menjadi diskursus setiap proses demokrasi di Indonesia. Nasyiatul Aisyiyah mengawal melalui program sekolah politik dan melakukan advokasi untuk kader-kader Nasyiatul Aisyiyah yang mencalonkan diri sebagai penyelenggara negara atau penyelenggara pemilu.

              Hasil-hasil Kongres Perempuan Indonesia yang memastikan keberpihakan terhadap perempuan dalam semua lini, juga terus dikawal oleh Nasyiatul Aisyiyah. Seperti senantiasa mengkampanyekan pencegahan perkawinan anak dan perlindungan kepada perempuan dan anak dari kekerasan, dipaparkan dalam berbagai aktifitas dalam bentuk seminar, tulisan, advokasi termasuk dalam pelatihan paralegal.

              Baca Juga : Pertajam Aksi, PP Nasyiatul Aisyiyah Gelar Webinar Diplomacy Day I

              Hasil Kongres Perempuan Indonesia II mencanangkan tentang kewajiban Wanita Indonesia menjadi Ibu bangsa yang artinya berusaha menumbuhkan generasi baru yang sadar akan kebangsaannnya. Nasyiatul Aisyiyah senantiasa melakukan edukasi dan advokasi untuk membekali para Ibu muda dan calon Ibu yang akan membentuk generasi masa depan melalui pelatihan-pelatihan, seminar-seminar dan aktifitas bermanfaat lainnya seperti sekolah parenting dan pelatihan persiapan keluarga sakinah (samara course, untuk pasangan calon pengantin).

              Nasyiatul Aisyiyah juga memberikan pelayanan dalam bidang kesehatan yaitu pelayanan remaja sehat milik nasyiatul aisyiyah (PASHMINA). Dalam bidang ekonomi dengan menguatkan ekonomi perempuan melalui Badan Usaha Amal Nasyiatul Aisyiyah dan Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah. Bahkan dalam bidang lingkungan, Nasyiatul Aisyiyah mengusung Konsep Green Nasyiah. Serta terus berkiprah dalam perdamaian melalui Ecobhineka Nasyiatul Aisyiyah dan forum-forum perdamaian lainnya.

              Oleh sebab itu, Hari Ibu 22 Desember bagi Nasyiatul Aisyiyah adalah hari untuk kami sebagai organisasi perempuan muda yang Ramah Perempuan dan Anak dan memiliki tagline Keluarga Muda Tangguh berkontemplasi, melakukan refleksi dan evaluasi diri. Hari ini kami memotret diri kami sejauh apa kami telah memberikan kebermanfaatan untuk bangsa ini khususnya untuk perempuan dan anak di negeri tercinta ini, seraya meresapi dan melakukan perjalanan sejarah atas nilai-nilai yang dibangun para pendahulu.(CM)

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Menyikapi Tahun Baru dengan Bijak: Pesan Ustaz Adi Hidayat untuk Umat Islam

              Next Post

              Aisyiyah Dorong Hari Ibu sebagai Momentum Refleksi Kehidupan Perempuan Indonesia

              InfoLain

              BeritaMu

              MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

              30/09/2026
              BeritaMu

              Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

              30/09/2026
              Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam
              BeritaMu

              Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

              30/09/2026
              Next Post

              Aisyiyah Dorong Hari Ibu sebagai Momentum Refleksi Kehidupan Perempuan Indonesia

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

                30/09/2026

                Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

                30/09/2026
                Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

                Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

                30/09/2026

                Bersama Mengawal Dunia Maya, Bersama Mencerdaskan Bangsa

                30/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,635)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,258)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                MPI PWM DKI Jakarta Gandeng Dua Agensi Luncurkan Sekolah Komunikasi Digital

                30/09/2026

                Pasar Vape Membesar, Indonesia Menghadapi Wabah Nikotin Generasi Baru

                30/09/2026
                Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

                Revisi UU Pemilu dan Nasib Partai Islam

                30/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In