• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Juli 27, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

    Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

    Terima Amanah Wakaf, Muhammadiyah Bangun Rumah Singgah Mualaf dan Pusat Pembinaan

    Sabet SBBI Awards 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Layanan Digital Unggulan

    Banyak Orang Rajin Puasa Tapi Lupa Zakat, Ikhwanushoffa Dorong Gerakan Zakat dan Sedekah

    UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

      Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

      Terima Amanah Wakaf, Muhammadiyah Bangun Rumah Singgah Mualaf dan Pusat Pembinaan

      Sabet SBBI Awards 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Layanan Digital Unggulan

      Banyak Orang Rajin Puasa Tapi Lupa Zakat, Ikhwanushoffa Dorong Gerakan Zakat dan Sedekah

      UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Гама казино онлайн – Gama Casino Online – обзор (2026)

        Meilleur Casino en ligne 2026 – Classement complet

        1win — зеркало сайта букмекерской конторы 1вин

        1win — казино и БК

        Betify Casino – Avis & Bonus exclusif (2026)

        1win — зеркало официального сайта букмекера, рабочее на сегодня

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

          Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

          Terima Amanah Wakaf, Muhammadiyah Bangun Rumah Singgah Mualaf dan Pusat Pembinaan

          Sabet SBBI Awards 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Layanan Digital Unggulan

          Banyak Orang Rajin Puasa Tapi Lupa Zakat, Ikhwanushoffa Dorong Gerakan Zakat dan Sedekah

          UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

            Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

            Terima Amanah Wakaf, Muhammadiyah Bangun Rumah Singgah Mualaf dan Pusat Pembinaan

            Sabet SBBI Awards 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Layanan Digital Unggulan

            Banyak Orang Rajin Puasa Tapi Lupa Zakat, Ikhwanushoffa Dorong Gerakan Zakat dan Sedekah

            UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Гама казино онлайн – Gama Casino Online – обзор (2026)

              Meilleur Casino en ligne 2026 – Classement complet

              1win — зеркало сайта букмекерской конторы 1вин

              1win — казино и БК

              Betify Casino – Avis & Bonus exclusif (2026)

              1win — зеркало официального сайта букмекера, рабочее на сегодня

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              112 Tahun Muhammadiyah dan Pentingnya Menjadi Gerakan Ilmu

              by
              21/11/2024
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              112 Tahun Muhammadiyah dan Pentingnya Menjadi Gerakan Ilmu

              WartaTerkait

              Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

              Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

              Terima Amanah Wakaf, Muhammadiyah Bangun Rumah Singgah Mualaf dan Pusat Pembinaan

              Sabet SBBI Awards 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Layanan Digital Unggulan

              Oleh : Biyanto Guru Besar UIN Sunan Ampel dan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur

              MUHAMMADIYAH genap berusia 112 tahun (18 November 1912-18 November 2024). Dalam perayaan hari kelahiran (milad) ini aktivis Muhammadiyah penting menjadikan pernyataan Nurcholish Madjid (Cak Nur) sebagai penyemangat. Dalam suatu kesempatan Cak Nur pernah memberikan pujian luar biasa kepada Muhammadiyah. Menurut Cak Nur, Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern yang terbesar di dunia. Muhammadiyah dinilai lebih besar daripada organisasi mana pun di dunia Islam.

              Dilihat dari segi kelembagaan, Muhammadiyah juga sangat mengesankan, lebih dari organisasi Islam di mana pun dan kapan pun. Muhammadiyah juga memiliki puluhan ribu amal usaha, terutama bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial. Di kalangan aktivis Muhammadiyah, tiga jenis amal usaha itu dikenal dengan Trisula Abad Pertama. Tiga bidang itu benar-benar menandai bagian dari kesuksesan Muhammadiyah pada abad pertama.

              Karena itulah, Cak Nur menyebut Muhammadiyah sebagai bagian cerita sukses di kalangan organisasi Islam. Tidak hanya secara nasional, tetapi juga internasional. Pernyataan Cak Nur terasa bukan sekadar pujian. Faktanya, Muhammadiyah terus bergerak melintas batas-batas negara.

              Bahkan, kini Muhammadiyah sudah memiliki 31 cabang kepemimpinan di sejumlah negara. Namanya Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah/Aisyiyah (PCIM/A). Sebagai bagian bentuk internasionalisasi dakwah pencerahan Muhammadiyah di level dunia, keberadaan PCIM/A tentu sangat bermakna.

              Akan tetapi, harus diakui, dinamika PCIM/A sangat bergantung pada diaspora kader-kader Muhammadiyah yang belajar di mancanegara. Jika ada keberlanjutan kader-kader Muhammadiyah yang melanjutkan studi di mancanegara, aktivitas PCIM/A akan terjaga dengan baik. Sebaliknya, jika tidak ada kader yang melanjutkan kuliah di negara tersebut, untuk sementara aktivitas PCIM/A terhenti. Dalam kaitan inilah penting dilakukan program persiapan kader-kader Muhammadiyah untuk belajar ke luar negeri.

               

              Dengan perkembangan organisasi yang membanggakan di level nasional dan internasional, keberadaan Muhammadiyah telah mengundang kekaguman kalangan outsider dari luar negeri. Peneliti dari Jepang, Mitsuo Nakamura, menyatakan Muhammadiyah tidak diragukan lagi sebagai organisasi Islam yang paling berjasa membangun masyarakat Islam yang maju di Indonesia. Testimoni ini merupakan hasil amatan Nakamura yang menghabiskan hampir separuh usianya untuk meneliti Muhammadiyah.

              Bahkan, Nakamura harus merevisi teorinya tentang Muhammadiyah sebagai urban phenomenon

              (gejala perkotaan). Pada awalnya, hasil penelitian Nakamura menyimpulkan bahwa Muhammadiyah merupakan gejala perkotaan. Hal itu karena Muhammadiyah hanya mampu berkembang di kota dan diterima di kalangan masyarakat kelas menengah yang terdidik. Namun, dalam perkembangannya, Muhammadiyah hadir di berbagai pelosok desa. Hal itu berarti dakwah Muhammadiyah diterima dengan baik warga perdesaan. Jadi, Muhammadiyah bukan hanya gejala perkotaan, melainkan sudah menjadi gerakan yang berkembang di desa.

              Sementara itu, Robert W Hefner, antropolog dari Boston University, mengatakan Muhammadiyah merupakan kunci karenanya Indonesia menjadi satu-satunya negara yang berhasil menjalankan amal sosial dan amal agamais yang boleh diamati sebagai model untuk seluruh dunia. Tidak untuk organisasi muslim saja, tapi juga orang lain di negara-negara lain. Muhammadiyah merupakan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan yang tersukses di dunia.

              Testimoni yang sama juga diberikan oleh James L Peacock. Antropolog asal Amerika yang terkenal dengan karya Purifying the Faith: The Muhammadiyah Movement in Indonesian Islam (1978) ini mengatakan, Muhammadiyah merupakan pergerakan Islam terkuat yang pernah ada di Asia Tenggara. Muhammadiyah terkenal dengan spirit memajukan ajaran Islam yang murni. Dengan spirit ini memberikan sumbangan besar di bidang kemasyarakatan dan pendidikan.

              Beberapa testimoni yang membanggakan, apalagi disampaikan kalangan outsider baik dari dalam maupun luar negeri, dapat menjadi energi positif bagi aktivis Muhammadiyah. Semua pujian itu penting menjadi penyemangat untuk menjadikan kiprah Muhammadiyah lebih meluas, melampaui bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial. Apalagi, usia Muhammadiyah sudah melampaui satu abad. Usia yang sangat matang untuk sebuah organisasi sosial keagamaan.

              Beberapa kritik konstruktif

              Selain pujian yang diberikan banyak kalangan, Muhammadiyah juga menerima sejumlah kritik. Salah satunya dikemukakan Azyumardi Azra. Menurut Azyumardi, Muhammadiyah memang layak disebut gerakan pembaru (tajdid), terutama pengembangan di bidang amal usaha. Akan tetapi, dalam pemikiran keagamaan, Muhammadiyah lebih menunjukkan karakter gerakan salafiyah. Dinamika pemikiran keagamaan Muhammadiyah dinilai belum sehebat capaian di bidang amal usaha. Hal itu karena tekanan ideologi gerakan Muhammadiyah ialah pemurnian (purifikasi).

              Sebagai gerakan purifikasi, dakwah Muhammadiyah lebih menekankan pemberantasan takhayul, bid’ah, dan churafat

               (TBC). Meski menuai kritik, pada level praksis sosial semua ahli bersepakat untuk mengatakan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan pembaru. Melalui teologi al-Ma’un (the theology of al-Ma’unism) Muhammadiyah membuktikan diri sebagai gerakan yang menekankan pentingnya beramal saleh.

              Teologi al-Ma’un yang diajarkan dan dipraktikkan para ideolog Muhammadiyah ini merujuk pada ajaran dalam Surat Al-Ma’un (QS 107).

              Dengan berlandaskan pada ajaran Al-Ma’unisme, Muhammadiyah telah melaksanakan prinsip a faith with action. Prinsip ini terasa sangat fundamental dalam ajaran agama, sebab agama Islam mengajarkan pentingnya menyandingkan antara keimanan dan amal saleh.

              Dalam kaitan ini dapat dikatakan bahwa Muhammadiyah selalu berusaha untuk menyelaraskan ajaran keimanan dan amal sosial. Dakwah Muhammadiyah tidak berhenti pada retorika belaka. Muhammadiyah memberikan teladan dalam bentuk amal yang bermanfaat bagi umat.

              Pada abad kedua ini Muhammadiyah mengembangkan dakwah melalui bidang Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh (Lazismu), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), dan pemberdayaan masyarakat. Tiga bidang ini dikenal dengan Trisula Abad Kedua. Melalui Trisula Abad Kedua, Muhammadiyah tetap menunjukkan karakter sebagai organisasi yang menekankan pada gerakan amal. Justru dengan amal usaha yang semakin besar, Muhammadiyah dihadapkan pada banyak persoalan. Terutama problem yang berkaitan dengan pengelolaan amal usaha.

              Energi Muhammadiyah nyaris habis untuk mengurus amal usaha. Dampaknya, seperti dikemukakan Azyumardi Azra, kontribusi pemikiran Muhammadiyah terasa kurang menonjol. Pada konteks itulah Muhammadiyah perlu melakukan revitalisasi ideologi agar mampu menampilkan diri sebagai gerakan amal sekaligus gerakan ilmu.

              Dengan menyeimbangkan gerakan praksisme dan intelektualisme, Muhammadiyah pasti mampu berkiprah pada abad kedua dengan lebih cemerlang. Hal itu karena intelektualisme selalu memberikan energi positif yang luar biasa. (MI)

              Dorongan agar Muhammadiyah menyandingkan gerakan amal dengan gerakan intelektual pernah didengungkan Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii). Dengan tanpa lelah Buya Syafii mendorong tampilnya kader-kader muda Muhammadiyah untuk menjadi intelektual publik. Kader-kader Muhammadiyah penting mengambil inisiatif untuk merespons isu-isu sosial keagamaan era kontemporer. Caranya dengan memperbanyak tulisan dalam bentuk buku atau artikel yang diterbitkan di berbagai media nasional dan internasional.

              Bukan sekadar motivasi, Buya Syafii juga aktif membina kader-kader Muhammadiyah. Kader-kader persyarikatan yang pernah berhimpun di Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) merasa sangat nyaman dengan dukungan Buya Syafii. Apalagi, ketika itu Buya Syafii menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhamadiyah.

              Bersama Din Syamsuddin, Amien Abdullah, dan Moeslim Abdurrahman, Buya Syafii memosisikan diri laksana sebagai mentor bagi aktivis JIMM. Dari rahim JIMM inilah lahir banyak sekali intelektual muda Muhammadiyah yang menampilkan wajah sebagai pelopor gerakan intelektualisme.

              Dengan menjadi gerakan intelektualisme, Muhammadiyah dapat memberikan pencerahan pada umat. Terutama, terkait berbagai paham keagamaan yang hadir pada era kontemporer. Harus diakui, wajah Islam Indonesia telah diwarnai persaingan sekaligus perebutan pengaruh antara kelompok Islam fundamentalis dan liberalis.

              Kelompok Islam fundamentalis, dengan dalih ingin mengembalikan amalan keagamaan sebagaimana dicontohkan generasi awal Islam, terkadang mengalami distorsi yang luar biasa. Mereka sering melakukan simplifikasi ajaran Islam melalui simbol pakaian berjubah, memakai celak, berjenggot, dan bercelana di atas tumit. Meski beberapa identitas keislaman tersebut memiliki rujukan normatif, menyederhanakan Islam dengan hal-hal yang bersifat kategoris dan simbolik seperti itu dapat mengaburkan substansi ajaran Islam.

              Sebaliknya, kelompok Islam liberal yang mengusung tema reaktualisasi ajaran agama juga menimbulkan banyak kontroversi. Misalnya, kelompok Islam liberal dikatakan telah mengotak-atik ajaran yang dianggap mapan oleh umat Islam. Penerjemahan kalimat thayyibah; la ilaha illallah dengan tiada tuhan selain Tuhan, merupakan salah satu contoh kreasi para pembaru muslim yang menimbulkan kontroversi berkepanjangan.

              Menghadapi perdebatan dan persaingan dua mazhab pemikiran Islam itulah, Muhammadiyah penting menampilkan diri sebagai mediator. Muhammadiyah dapat menjalankan fungsi sebagai management of ideas di antara berbagai mazhab pemikiran.

              Yang perlu dilakukan Muhammadiyah pada berbagai mazhab pemikiran ialah mengajak mereka untuk berdialog secara tulus. Mereka harus diajak untuk bergerak ke posisi tengah (al-wasathiyah). Pada konteks ini ruang dialog yang memungkinkan beragam mazhab pemikiran untuk bertemu penting diperbanyak. Kelompok wasathiyah penting diperkuat agar Islam Indonesia mampu menampilkan wajah yang lebih toleran, terbuka, dan saling menghargai.

              Pada konteks itulah perayaan milad ke-112 penting dijadikan aktivis Muhammadiyah untuk melakukan refleksi terhadap kiprah panjang organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan ini. Muhammadiyah harus menjadi bagian dari gerakan pencerahan untuk merevitalisasi paham keagamaan umat dari yang sekadar simbolik ke yang substantif. Untuk tujuan mulia ini Muhammadiyah penting menampilkan diri sebagai gerakan amal sekaligus gerakan ilmu.

               

              The post 112 Tahun Muhammadiyah dan Pentingnya Menjadi Gerakan Ilmu appeared first on Infomu.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Ramadhan 2025 berapa hari lagi

              Next Post

              Mary Jane Filipina

              InfoLain

              BeritaMu

              Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

              27/07/2026
              BeritaMu

              Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

              27/07/2026
              BeritaMu

              Terima Amanah Wakaf, Muhammadiyah Bangun Rumah Singgah Mualaf dan Pusat Pembinaan

              27/07/2026
              Next Post

              Mary Jane Filipina

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

                27/07/2026

                Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

                27/07/2026

                Sabet SBBI Awards 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Layanan Digital Unggulan

                27/07/2026

                Terima Amanah Wakaf, Muhammadiyah Bangun Rumah Singgah Mualaf dan Pusat Pembinaan

                27/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,854)
                • Hukum Islam (1,570)
                • Kabar PTMA (4,003)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

                27/07/2026

                Sempat Ditolak Pimpinan, MUSYWIL IPM Jateng XXVI Sepakati Batas Usia Pengurus 22 Tahun Sesuai Mandat Ayahanda

                27/07/2026

                Sabet SBBI Awards 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Hadirkan Layanan Digital Unggulan

                27/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In