• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, September 3, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

    Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

    Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

    Tanggap Krisis Bencana Kemarau, Bantuan Air Bersih Grobogan Mulai Disasar Warga Gabus

    Pengajian Triwulan Aisyiyah Grobogan Dorong Kader Perkuat Qoryah Thoyyibah

    Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

      Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

      Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

      Tanggap Krisis Bencana Kemarau, Bantuan Air Bersih Grobogan Mulai Disasar Warga Gabus

      Pengajian Triwulan Aisyiyah Grobogan Dorong Kader Perkuat Qoryah Thoyyibah

      Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

          Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

          Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

          Tanggap Krisis Bencana Kemarau, Bantuan Air Bersih Grobogan Mulai Disasar Warga Gabus

          Pengajian Triwulan Aisyiyah Grobogan Dorong Kader Perkuat Qoryah Thoyyibah

          Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

            Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

            Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

            Tanggap Krisis Bencana Kemarau, Bantuan Air Bersih Grobogan Mulai Disasar Warga Gabus

            Pengajian Triwulan Aisyiyah Grobogan Dorong Kader Perkuat Qoryah Thoyyibah

            Sabet Juara Umum II Jambore dan Raimuna Ranting Kalinyamatan 2026, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan Unjuk Gigi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Papua Barat Daya Perlu Dikembangkan

              by
              14/07/2023
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Papua Barat Daya Perlu Dikembangkan

              WartaTerkait

              FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

              Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

              Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

              Tanggap Krisis Bencana Kemarau, Bantuan Air Bersih Grobogan Mulai Disasar Warga Gabus

              Oleh: Sri Ratna Desita dan Dr. Dirgantara Wicaksono, M.Pd

              Seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat, semua lini kehidupan dituntut untuk menyesuaikan dan mengimbangi dengan inovasi. Salah satunya dalam bidang pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan proses belajar mengajar. Dengan adanya kemajuan teknologi dan diintegrasikan ke dalam pendidikan maka pembelajaran secara konvensional berangsur memudar dan digantikan dengan pembelajaran interaktif dan inovatif.

              Selain itu, teknologi memudahkan akses pelatihan yang memadai bagi pendidik mulai dari yang berbayar hingga gratis tanpa dipungut biaya apapun. Sehingga sangat membantu pendidik dalam mengembangkan skill dan siap berinovasi.

              Namun selain teknologi, ada hal yang tidak kalah penting yaitu kearifan lokal. Salah satu sarana untuk melestarikan kearifan lokal yaitu melalui pendidikan. Bagi pendidik sebenarnya hal ini adalah hal yang selalu diterapkan. Misalnya dalam pembelajaran, pendidik selalu mengaitkan fenomena yang ada dalam bahan ajar dengan lingkungan sekitarnya dalam hal ini tentu kearifan lokal. Alangkah baiknya jika bahan ajar yang digunakan sudah berbasis kearifan lokal.

              Dimana kita bisa mendapatkannya? Apakah di Papua Barat Daya sudah ada? Sejauh ini, bahan ajar yang digunakan pada umunya belum banyak atau  bahkan belum ada bahan ajar yang didominasi dengan kearifan lokal daerah Papua Barat Daya. Sehingga hal ini menjadi tugas kita semua sebagai pendidik untuk berkreasi dan berinovasi untuk mengembangkan bahan ajar interaktif berbasis kearifan lokal PBD, baik bahan ajar fisik maupun digital.

              Kira-kira apa sih kearifan lokal itu? Secara etimologi, kearifan lokal (local wisdom) terdiri dari dua kata, yakni kearifan (wisdom) dan lokal (local). Secara istilah,  kearifan lokal merupakan nilai-nilai budaya yang diciptakan, dikembangkan dan dipertahankan oleh masyarakat lokal yang lebih menekankan pada tempat dan lokalitas dari kearifan tempat tersebut yang berbeda dengan tempat lain. Kearifan lokal menekankan pada tempat dan lokalitas dari kearifan tersebut sehingga tidak harus merupakan sebuah kearifan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Kearifan lokal bisa merupakan kearifan yang belum lama muncul dalam suatu komunitas sebagai hasil dari interaksinya dengan lingkungan alam dan interaksinya dengan masyarakat serta budaya lain (Njatrijani, 2018: 17).

              Dalam rangka menciptakan pembelajaran yang bermakna, guru perlu mengintegrasikan budaya dan kearifan local dalam pengembangan bahan ajar.  Dengan keterbatasan sumber daya dan kurangnya pelatihan yang memadai guru mengadaptasi dan menyelaraskan kearifan local pada bahan ajar untuk memberikan pembelajaran yang bermakna dengan memperhatikan budaya serta kearifan local siswa.

              Hal ini sejalan dengan Paulo Freire (1970) seorang filsuf pendidikan yang mengatakan bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal adalah pendidikan yang mengajarkan siswa untuk selalu konkret dengan apa yang mereka hadapi. Hal ini sebgaimana Paulo Freire, dalam bukunya Cultural Action for Freedom (1970), menyebutkan dengan dihadapkannya pada problem dan situasi konkret yang dihadapi, siswa akan semakin tertantang untuk menanggapinya secara kritis. Oleh karena itu di perlukan adanya integrasi ilmu pengetahuan dengan kearifan lokal.

              Kearifan lokal yang dapat dimuat ke dalam bahan ajar tersebut tidak dibatasi, sebagai contoh kita bisa menambahkan  ilustrasi, contoh kasus, maupun penggunaan dialek di beberapa bagian dalam bahan ajar yang disusun. Misalnya, dalam suatu bahan ajar terdapat ilustrasi pasar. Jika yang dicantumkan adalah Tanah Abang, maka bagi peserta didik yang belum pernah kesana akan memberi respon yang berbeda ketika ilustrasi yang digunakan adalah Pasar Remu Kota Sorong atau Pasar Kajase yang ada di Teminabuan. Perbedaan yang mencolok adalah dari segi antusias peserta didik untuk terlibat dalam pembelajaran.

              Contoh lainnya adalah kita bisa menggunakan peta Papua Barat Daya untuk belajar mengenai Perbandingan dan Skala dalam mata pelajaran matematika. Tentu nama-nama daerah yang tercantum sudah tidak asing bagi peserta didik sehingga mereka lebih antusias. Kita juga bisa menyertakan alat-alat musik lokal yang ada di Papua Barat Daya untuk menunjang pembelajaran fisika mengenai gelombang bunyi, misalnya.

              Beberapa alasan mengapa bahan ajar berbasis kearifan lokal Papua Barat Daya perlu dikembangkan diantaranya, menyelesaikan masalah terkait minimnya minat belajar dan keterlibatan peserta didik dalam belajar. Di sisi lain, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Mengapa harus menyenangkan? Hal ini sejalan dengan ungkapan Albert Einstein “It is the supreme art of the teacher to awaken joy in creative expression and knowledge” yang artinya “Seni tertinggi guru adalah untuk membangun kegembiraan dalam ekspresi kreatif dan pengetahuan”.

              Selain itu, dalam penelitian (Ginting, 2018) yang berjudul Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal pada Pembelajaran Bahasa Sastra Indonesia di SMP Negeri 1 Berastagi mengungkapkan bahwa media pembelajaran berbasis kearifan lokal memiliki dampak positif terhadap kualitas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, dapat dilihat dari antusiasme, dan juga pemahaman siswa.

              Faktor pendukung penggunaan media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berasal dari fasilitas dan prasarana yang lengkap, kompetensi yang baik dari guru dalam menggunakan dan mengelola kelas, pemahaman yang baik dari siswa dan ketersediaan sumber belajar. Sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya dana dan pelatihan dalam sosalisasi pembuatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal.

              Namun, selama para pendidik saling berkolaborasi dan mendapat dukungan dari pihak terkait, insyaaAllah hambatan yang ada dapat diatasi bersama. Segala perubahan yang baik, merupakan buah dari perjuangan dan pengorbanan. Dengan mengintegrasikan teknologi dan kerifan lokal, semoga menjadi salah satu factor kemajuan Pendidikan di Papua Barat Daya.

              Maka mari bantu dengan dukungan serta doa terbaik untuk para pendidik Papua Barat Daya agar dimudahkan dalam berkreasi dan berinovasi untuk membangun negeri melalui pembelajaran  yang bermakna bagi peserta didik. Salah satu caranya dengan mengembangkan bahan ajar interaktif berbasis kearifan lokal Papua Barat Daya.

              Yuk bisa yuk! Kitorang Bisa!

              Sri Ratna Desita, Guru SMA, Mahasiswa Magister Teknologi Pendidikan UMJ

              Dr. Dirgantara Wicaksono, M.Pd (Dosen S2 Universitas Muhammadiyah Jakarta

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Manfaatkan Limbah Organik, Tim PKM-PM FKM UNIMUS Edukasi Pembuatan Eco-Enzym

              Next Post

              Thunder MBLAQ

              InfoLain

              BeritaMu

              FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

              03/09/2026
              BeritaMu

              Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

              03/09/2026
              BeritaMu

              Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

              03/09/2026
              Next Post

              Thunder MBLAQ

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

                03/09/2026

                Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

                03/09/2026

                FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

                03/09/2026

                Pengajian Triwulan Aisyiyah Grobogan Dorong Kader Perkuat Qoryah Thoyyibah

                03/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,306)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,158)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Bupati Temanggung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Atlet Cilik Siap Unjuk Gigi

                03/09/2026

                Petani Kopi Boyolali Raih Pelatihan Pascapanen dari UMS demi Dongkrak Nilai Jual

                03/09/2026

                FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

                03/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In