• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

    HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

    Pesan Khutbah Jumat Masjid At-Taqwa Jepara: Kunci Hidup Berkah Lewat Teladan Rasulullah

    Tangis Haru Mewarnai Peringatan Milad PAUD Aisyiyah ke 107 di Sirau

    Tak Takut Digantikan AI, Guru Muhammadiyah Purbalingga Siapkan Strategi Khusus

    Salmah Orbayinah: Kader Muhammadiyah Harus Berilmu, Berintegritas, dan Kembali Mengabdi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

      HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

      Pesan Khutbah Jumat Masjid At-Taqwa Jepara: Kunci Hidup Berkah Lewat Teladan Rasulullah

      Tangis Haru Mewarnai Peringatan Milad PAUD Aisyiyah ke 107 di Sirau

      Tak Takut Digantikan AI, Guru Muhammadiyah Purbalingga Siapkan Strategi Khusus

      Salmah Orbayinah: Kader Muhammadiyah Harus Berilmu, Berintegritas, dan Kembali Mengabdi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

          HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

          Pesan Khutbah Jumat Masjid At-Taqwa Jepara: Kunci Hidup Berkah Lewat Teladan Rasulullah

          Tangis Haru Mewarnai Peringatan Milad PAUD Aisyiyah ke 107 di Sirau

          Tak Takut Digantikan AI, Guru Muhammadiyah Purbalingga Siapkan Strategi Khusus

          Salmah Orbayinah: Kader Muhammadiyah Harus Berilmu, Berintegritas, dan Kembali Mengabdi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

            HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

            Pesan Khutbah Jumat Masjid At-Taqwa Jepara: Kunci Hidup Berkah Lewat Teladan Rasulullah

            Tangis Haru Mewarnai Peringatan Milad PAUD Aisyiyah ke 107 di Sirau

            Tak Takut Digantikan AI, Guru Muhammadiyah Purbalingga Siapkan Strategi Khusus

            Salmah Orbayinah: Kader Muhammadiyah Harus Berilmu, Berintegritas, dan Kembali Mengabdi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Shalat untuk Menjemput Rahmat (14)

              by
              22/06/2023
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Oleh: Mohammad Fakhrudin dan Nifʻan Nazudi

              WartaTerkait

              HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

              Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

              Pesan Khutbah Jumat Masjid At-Taqwa Jepara: Kunci Hidup Berkah Lewat Teladan Rasulullah

              Tangis Haru Mewarnai Peringatan Milad PAUD Aisyiyah ke 107 di Sirau

              Pada Shalat untuk Menjemput Rahmat (13) diuraikan kaifiat mengacungkan telunjuk, membaca doa tasyahud akhir, membaca shalawat untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan membaca doa perlindungan kepada Allah Subhanu wa Ta’āla.

              Ada beberapa hal penting yang perlu kita perhatikan kembali, yaitu mengacungkan telunjuk kita lakukan sejak membaca attaḥiyyāt. Kita melakukannya demikian karena tidak ada hadis yang berisi penjelasan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengacungkan telunjuk ketika mengucapkan kalimat tertentu misalnya lafal illallāh.

              Hal berikutnya yang perlu kita perhatikan juga adalah bahwa kita dapat membaca doa tasyahud yang terdapat di dalam HR al-Bukhari dan Muaslim,  yakni Attaḥiyyātu lillāhi waṣ-ṣalawātu waṭ-ṭayyibāt. Assalāmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa raḥmatullāhi wa barakātuh. Assalāmu ‘alainā wa ‘alā ‘ibādillāhiṣ-ṣāliḥīn. Asyhadu allā ilāha illallāhu wa asyhadu anna Muḥammadan ‘abduhu wa rasūluh” atau tasyahud yang terdapat di dalam HR Muslim, yaitu At taḥiyyatul mubārakātuṣ-ṣalawātu waṭ-ṭayyibātu lillāh. Assalāmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa raḥmatullāhi wa barakātuh. Assalāmu ‘alainā wa ‘alā ‘ibādillāhiṣ-ṣāliḥīn. Asyhadu allā ilāha illallāhu wa asyhadu anna Muḥammadar-rasūlullāh”

              Hal lain yang perlu juga kita perhatikan adalah membaca shalawat. Shalawat di dalam shalat yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Allāhumma șalli ‘alā Muḥammad wa ‘alā āli  Muḥammad,  kamā ṣallaita ‘alā Ibrāhīm wa āli Ibrāhīm wa bārik ‘alā Muḥammad wa āli Muḥammad, kamā bārakta ‘alā Ibrāhīm wa āli Ibrāhīm. Innaka ḥamīdum majid (HR asy-Syāfiʻī di dalam Kitab al-Musnad). Kita dapat juga membaca shalawat sebagaimana terdapat di dalam HR Muslim, yakni “Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammad wa ‘alā āli  Muḥammad,  kamā ṣallaita ‘alā āli Ibrāhīm, wa bārik ‘alā Muḥammad wa ‘alā āli Muḥammad, kamā bārakta ‘alā āli Ibrāhīm. Fil-ālamīna innaka ḥamīdum majid.

              Hal selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah membaca doa mohon perlindungan, Allāhumma innī a’ūżubika min ‘aźābi jahannam, wa min  aźābil-qabr, wa min fitnatil-maḥyā wal-mamāt, wa min syarri fitnatil masīḥid-dajjāl. (Ya, allah, sessungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam, dari siksa kubur, dan dari fitnah hidup dan mati, dan dari keburukan fitnah al-masihid-dajjal)

              Masih cukup banyak di antara muslim yang tidak membaca doa tersebut, padahal jelas-jelas ada tuntunannya di dalam hadis sahih. Namun, mereka malah menambah bacaan lain di dalam shalatnya, padahal tidak ada tuntunannya di dalam hadis yang dapat dijadikan rujukan.

              Di antara bacaan tambahan yang tidak berdasarkan tuntunan adalah lafal rabbig firlī waliwālidayya setelah membaca wa lad-dāllīn. Bahkan, ada imam shalat yang melafalkan tambahan itu secara jahar.

              Pada Shalat untuk Menjemput Rahmat (14) ini diuraikan subtopik mengakhiri shalat. Hal ini diuraikan di dalam HPT 3 (hlm. 587-590).

              Ada dua hal pokok yang diuraikan berkenaan dengan subtopik tersebut sebagai berikut.

              Mengucapkan Salam untuk Menutup Shalat

              Setelah membaca tasyahud, membaca shalawat, dan membaca doa mohon perlindungan kepada Allah Subhānahu wa Taʻāla, kita mengahiri shalat dengan mengucapkan salam dua kali, yakni pertama mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan kedua mengucapkan salam sambil menoleh ke kiri. Baik ketika menoleh ke kanan maupun ke kiri, pipi kita harus dapat dilihat dari belakang.

              Kaifiat itu berlaku, baik pada shalat wajib maupun pada shalat sunah; baik pada shalat dua rakaat, tiga rakaat, maupun pada empat rakaat. Berikut ini adalah transkrip dan makna hadis yang menjadi rujukan kita berkenaan dengan mengucapkan salam sebagai penutup shalat,

              HR Abū Dawud, at-Tirmizi, Ibn Mājah, Ahmad, dan Abū Sa’id

              “Dari Ali raḍiyallahu ‘anhu [diriwayatkan bahwa] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Kunci shalat itu adalah bersuci, permulannya adalah takbir, dan penyelesaiannya adalah salam.”

              Hadis tersebut adalah sahih. Berdasarkan hadis tersebut, para ulama umumnya berpendapat bahwa menutup shalat dengan salam adalah wajib hukumnya. Ulama yang berpendapat bahwa menutup shalat dengan salam berhukum sunah adalah Abū Hanifah. Dia berpendapat demikian dengan alasan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mengajari orang yang salah mengerjakan shalat. Beliau bersabda di dalam hadis sahih, yang maknanya sebagai berikut.

              “Apabila hendak shalat, maka berwudulah sebagaimana diperintahkan oleh Allah azza wa jalla; kemudian, bacalah syahadat. Kemudian, bertakbirlah dan jika ada ayat al-Qurʻan yang engkau hafal, bacalah ayat itu. Jika tidak, bertahmid, bertakbir, dan bertahlillah. Kemudian, rukuklah hingga sempurna rukuknya; kemudian, bangkitlah dari rukuk hingga sempurna berdirinya.; kemudian, sujudlah hingga sempurna sujudnya; kemudian, duduklah hingga sempurna duduknya; kemudian, sujudlah lagi hingga sempurna sujudnya; lalu, berdirilah. Jika itu telah engkau lakukan, sempurnalah shalatmu.” [HR at-Tirmizi dan Ibn Mājah]

              Menurut Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, hadis tersebut berisi petunjuk dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada orang yang salah mengerjakan shalat di depan beliau. Jadi, isi hadis tersebut bukan penegasan bahwa salam untuk menutup shalat berhukum sunah.

              Dasar yang menguatkan pendapat tersebut adalah bahwa di dalam praktik shalatnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selalu menutup shalatnya dengan mengucapkan salam. Oleh karena itu, kita tentu mengerjakan shalat sesuai dengan contoh beliau, yakni menutup shalat dengan mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan menoleh ke kiri dan pipi kita tampak dari belakang sebagaimana dijelaskan di dalam HR Muslim, yang maknanya sebagai berikut.

              “Saʻad berkata, Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. bersalam ke arah kanan dan ke arah kirinya, sampai saya lihat putih pipinya.”

              Dalam pelaksanaan mengucapkan salam untuk menutup shalat, ada sebagian muslim yang ketika menoleh ke kanan menyertainya dengan gerakan membuka tangan kanan sehingga telapak tangan kanannya menghadap ke atas. Kemudian, ketika mengucapkan salam sambil menoleh ke kiri, mereka membuka tangan kiri sehingga telapak tangan kirinya menghadap ke atas. Gerakan tangan yang demikian tidak ada tuntunannya. Oleh karena itu, kita tidak perlu melakukannya.

              Sementara itu, ada di antara muslim ketika mengucapkan salam, tidak hanya menoleh ke kanan dan ke kiri mukanya, tetapi juga badannya. Gerakan yang demikian tentu berlebihan.

              Lafal Salam

              Cukup banyak muslim yang menutup shalatnya dengan mengucapkan lafal salam Assālamu ‘alaikum waraḥmatullāh (Semoga keselamatan dan rahmat dari Allah tercurah untukmu).

              Boleh jadi, hal itu disebabkan oleh ketidaktahuannya. Mereka tidak tahu karena gurunya tidak memberikan penjelasan tentang ragam lafal salam sebagai penutup shalat dan keutamaan mengucapkan salam secara sempurna.

              Sementara itu, ketika mengerjakan shalat jenazah, mereka menambah wa barakātuh (dan barakah dari Allah) sehingga menjadi, Assālamu ‘alaikum waraḥmatullāhi wa barakātuh (Semoga keselamatan, rahmat, dan keberkahan dari Allah tercurah untukmu).)

              Berdasarkan HR Abū Dawud dan HR Muslim dan Abū Dawud, ada dua macam lafal salam sebagai penutup shalat. Berikut ini dikemukakan transkrip dan maknanya.

              HR Abū Dawud

              “Dari Wa’il [diriwayatkan bahwa] dia berkata, “Saya shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau mengucapkan salam ke kanan, “Assalāmu ‘alaikum waraḥmatullāhi wa barakātuh”, dan ke kiri membaca, “Assalāmu ‘alaikum waraḥmatullāhi wa barakātuh.”

              Berdasarkan  HR Abū Dawud tersebut, kita ketahui bahwa tambahan wa barakātuh tidak hanya terbatas untuk menutup shalat jenazah.

              Dalam kenyataan, ada juga sebagian muslim yang mengucapkan salam lengkap dengan wa barakātuh sebagai penutup shalatnya hanya ketika menoleh ke kiri.

              HR Muslim dan Abū Dawud

              “Dari Jābir Ibn Samurah [diriwayatkan bahwa] ia berkata, Adalah kami apabila shalat

              bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kami mengucapkan, “Assalāmu ‘alaikum waraḥmatullāh”, dan [seseorang dari kami] mengangkat tangannya menunjuk ke kanan dan ke kiri, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Mengapa kalian menunjuk-nunjuk dengan tangan sehingga tangan kanan kelihatan seperti ekor kuda liar. Cukup masing-masing kalian meletakkan tangannya di atas pahanya, kemudian, mengucapkan salam kepada orang di sebelah kanan dan di sebelah kirinya.”

              Berdasarkan hadis-hadis tersebut, lafal salam untuk menutup shalat dapat kita pilih salah satu di antara kedua lafal salam tersebut karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengucapkan salam Assālamu ‘alaikum waraḥmatullāh. Beliau pernah juga mengucapkan salam Assalāmu ‘alaikum waraḥmatullāhi wa barakātuh.

              Mengamalkan Bacaan di dalam Shalat yang Diajarkan

              oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

              Di antara muslim ada yang meninggalkan bacaan di dalam shalat yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal itu tentu sangat disayangkan apalagi jika mereka menganggap remeh atau seuatu yang kecil.

              Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim meriwayatkan bahwa salah seorang tokoh tabi’in, al Imam Thawus bin Kisan al-Yamani, memerintahkan putranya agar mengulang shalatnya jika ia tidak membaca doa ta’awuż min ażābi jahannam (Syarih an-Nawawi V/87)

              Dalam hubungannya dengan mengucapkan salam, ada tuntunan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai berikut. Dari ‘Imran bin Hushain raḍiyallahu ‘anhu, dia berkata, Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallalalahu ‘alaihi wasallam. Lalu, dia berkata, Assalāmu ‘alaikum (Semoga keselamatan dari Allah tercurah untukmu).

              Lalu, Rasulullah shalalallahu ‘alaihi wasallam menjawab salam orang itu. Kemudian, laki-laki itu pun duduk dan  Rasulullah shalalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “(Dia mendapat) sepuluh kebaikan.”

              Kemudian, datang orang lain kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dia mengucapkan, Assalāmu ‘alaikum waraḥmatullāh (Semoga keselamatan dan rahmat dari Allah tercurah untukmu). Lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawabnya. Kemudian, orang itu duduk dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “(Dia mendapat) dua puluh kebaikan.”

              Setelah itu, datang lagi orang lain kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dia mengucapkan,   Assalāmu ‘alaikum waraḥmatullāh wa barakātuh (Semoga keselamatan rahmat, dan keberkahan dari Allah tercurah untukmu). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membalasnya. Kemudian, orang itu duduk dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “(Dia mendapat) tiga puluh kebaikan.” (HR Ahmad, at-Tirmizi, dan Abū Dawud)

              Berdasarkan hadis tersebut, betapa ruginya jika kita tidak mengucap­kan salam secara sempurna untuk menutup shalat. Bukankah dengan mengucapkan salam secara sempurna, kita mendapat 30 kebaikan dari Allah Subḥānu wa Taʻāla?

              Membuka Tangan ketika Mengucapkan Salam di dalam Shalat

              Kebiasaan membuka tangan ketika mengucapkan salam di dalam shalat pernah dilakukan oleh sebagian sahabat pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian, beliau melarangnya.

              Sahabat Jabir bin Samurah raḍiyallahu ‘anhu bercerita sebagai berikut.

              “Dulu ketika kami shalat bersama Rasulullah  kami mengucapkan Assalāmu ‘alaikum wa raḥmatullāh. Assalāmu ‘alaikum wa raḥmatullāh sambil berisyarat dengan kedua tangan ke samping kanan dan kiri.”

              Kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan,

              “Mengapa kalian mengangkat tangan kalian seperti kuda yang suka lari? Kalian cukup meletakkan tangan kalian di pahanya; kemudian, salam menoleh saudaranya yang di samping kanan dan kirinya.” (HR Muslim 998)

              Ketika menjelaskan hadis ini, Imam an-Nawawi memberikan judul khusus “Bab perintah untuk tenang dalam shalat dan larangan untuk berisyarat dengan tangan.” (Syarh Shahih Muslim, 4/152)

              Allahu a’lam

               

              Mohammad Fakhrudin, Warga Muhammadiyah. Tinggal di Magelang Kota

              Nif’an Nazudi, Dosen al-Islam dan Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Purworejo

               

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Tips Memilih Hewan Kurban yang Tepat

              Next Post

              Dos Q Cup Ajang Promosi Sekaligus Penjaringan Atlet

              InfoLain

              BeritaMu

              HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

              22/08/2026
              BeritaMu

              Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

              22/08/2026
              BeritaMu

              Pesan Khutbah Jumat Masjid At-Taqwa Jepara: Kunci Hidup Berkah Lewat Teladan Rasulullah

              22/08/2026
              Next Post

              Dos Q Cup Ajang Promosi Sekaligus Penjaringan Atlet

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                404 Mahasiswa FISIP UMSU Ikuti KKN Regular dan Internasional​Peny Eriska

                22/08/2026

                HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

                22/08/2026

                Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

                22/08/2026

                Tangis Haru Mewarnai Peringatan Milad PAUD Aisyiyah ke 107 di Sirau

                22/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,169)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,114)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                404 Mahasiswa FISIP UMSU Ikuti KKN Regular dan Internasional​Peny Eriska

                22/08/2026

                HUT RI ke-81 Kandangan: Jurnalis Cilik SMP Muhammadiyah 5 Wawancarai Camat Usai Upacara

                22/08/2026

                Siapkan Ujian Klinis Perawat, UNIMUS Semarang Gembleng Klien Standar Hadapi OSCE

                22/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In