• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Mei 18, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

    Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

    Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

    Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

    Jelang Armuzna, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah di Makkah

    Resmi Bekerja Sama dengan BPJS, Klinik PKU Muhammadiyah Tanjung Sari Siap Layani Peserta JKN

    Peran Strategis IMM Dalam Membentuk Intelektual Progresif dan Arsitek Peradaban Masa Depan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

      Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

      Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

      Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

      Jelang Armuzna, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah di Makkah

      Resmi Bekerja Sama dengan BPJS, Klinik PKU Muhammadiyah Tanjung Sari Siap Layani Peserta JKN

      Peran Strategis IMM Dalam Membentuk Intelektual Progresif dan Arsitek Peradaban Masa Depan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

          Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

          Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

          Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

          Jelang Armuzna, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah di Makkah

          Resmi Bekerja Sama dengan BPJS, Klinik PKU Muhammadiyah Tanjung Sari Siap Layani Peserta JKN

          Peran Strategis IMM Dalam Membentuk Intelektual Progresif dan Arsitek Peradaban Masa Depan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

            Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

            Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

            Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

            Jelang Armuzna, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah di Makkah

            Resmi Bekerja Sama dengan BPJS, Klinik PKU Muhammadiyah Tanjung Sari Siap Layani Peserta JKN

            Peran Strategis IMM Dalam Membentuk Intelektual Progresif dan Arsitek Peradaban Masa Depan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Nelangsa Hari Kemenangan

              by
              29/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Nelangsa Hari Kemenangan
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Nelangsa Hari Kemenangan

              WartaTerkait

              Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

              Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

              Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

              Jelang Armuzna, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah di Makkah

              Oleh: Donny Syofyan

              Perbedaan memang menampakkan warna yang beragam. Tapi perbedaan adakalanya terasa berbeda manakala dirasakan oleh pangkal perasaan batin paling dalam. Ada yang hilang, terasa sesuatu yang kurang. Inilah yang kurang lebih dirasakan oleh banyak warga masyarakat yang merayakan Lebaran pada tahun ini. Sungguhpun perbedaan hari Idul Fitri adalah sesuatu yang jamak bagi umat Islam di Indonesia, tapi silang sengketa perayaan Idul Fitri tahun ini berbeda.

              Ketika ada teman yang mengucapkan selamat hari lebaran di media sosial, reaksi warga bahagia. Tapi begitu ucapan ini masuk ke wilayah japri, sedikit berbeda. Begitu ada yang mengatakan, “Mohon maaf lahir batin,” lalu dijawab, “Saya masih puasa,” atau “Wah kami sudah duluan berbuka dengan opor ayam dan rendang.”

              Percakapan yang seharusnya bisa berlangsung lebih lama tiba-tiba hambar karena suasana batin sudah berubah. Bahkan ada anggota jemaah masjid atau surau yang segan mengucapkan selamat Lebaran kepada sesama karena yang bersangkutan masih akan berpuasa. Padahal selama ini sama-sama shalat di masjid atau surau yang sama selama sebulan. Inilah nelangsa hari kemenangan.

              Lihatlah linimasa media sosial yang gegap gempita dengan perdebatan teks keagamaan, perang tafsir hingga klaim-klaim kebenaran, terutama seputar metode hilal versus rukyat. Dalam konteks intelektual, petarungan pemikiran ini absah dan bukan sesuatu yang baru. Apalagi bagi mereka yang sudah terbiasa dengan dunia pesantren, tradisi mantiq, keragaman madzhab dalam Islam, bahkan perdebatan ilmiah ala dunia kampus. Di Tanah Air sendiri, perbedaan awal Ramadhan dan Idul Fitri bukanlah perkara aneh, baik secara historis maupun sosiologis.

              Perkara menjadi berbeda ketika distingsi tafsir tekstual keagamaan menyempit dan diseret menjadi gesekan antara kubu pro dan kontra pemerintah. Muhammadiyah dianggap sebagai kontra pemerintah, tidak taat kepada ulul albab. Bahken sekaliber Thomas Djamaluddin menganggap penggunaan wujudul hilal yang digunakan Muhammadiyah sebagai teori usang maupun ancaman pembunuhan warga Muhammadiyah oleh Andi Pangeran Hasanuddin—keduanya dari BRIN. Sementara yang berbuka pada 22 April 2023 dipersepsikan sebagai masyarakat yang taat azaz dan patuh kepada seruan pemerintah.

              Perdebatan yang terjadi bukan lagi beredar pada lintasan khilafiyah tapi juga menyerempet pada mana pihak yang berdosa dan tidak berdosa, atau mana kelompok yang hak dan mana kubu yang batil. Sebagai misal, yang mana yang lebih berdosa, kehilangan puasa sehari di bulan puasa atau berpuasa di hari raya? Bila asumsinya Tuhannya berbeda, ini mungkin bisa dipahami sebab yang satu tentu saja menista yang lain berdosa. Tapi yang berdebat masih meyakini Tuhan yang sama.

              Terus terang pandangan ini kian dipopulerkan meskipun sejatinya hal ini adalah penyederhanaan dan generalisasi yang menyesatkan karena berpotensi memecah belah atau mengadu domba. Saat perdebatan masih sekitar tafsir teks keagamaan, umat Islam masih relatif rasional dengan alasan masing-masing meski berbeda dalam memahami dan adakalanya terkesan perang urat saraf. Tapi begitu yang ditonjolkan adalah pengembangbiakan perbedaan, maka yang berlaku adalah sikap emosional menerapkan toleransi.

              Titik-titik perbedaan yang kini mengalami ‘ekspansi teritorial’ ini tampak nyata ketika ia bersenyawa dengan pengambilan kebijakan, atau bahkan keputusan politik. Penolakan memberikan izin kepada Muhammadiyah oleh sementara pemerintah daerah buat menyelenggarakan salat Idul Fitri menunjukkan bahwa narasi menghormati perbedaan hanya sekadar rasional dalam pikiran dan manis dalam ucapan. Yang justru terjadi adalah sikap emosional dalam merespon perbedaan.

              Yang sangat dibutuhkan ketika terjadi silang sengketa pendapat bukan sekadar sebatas seruan atau khotbah untuk menghormati perbedaan di atas mimbar, tapi kemauan untuk memfasilitasi perbedaan ini; memberikan hak yang sama bagi umat untuk shalat Ied, baik yang berlebaran hari Jumat maupun Sabtu. Pemerintah harus memberikan izin kepada masyarakat untuk menggunakan fasilitas publik melakukan shalat Ied —seperti lapangan bola mengingat sunnah penyelenggaraan shalat Ied adalah di lapangan terbuka.

              Bukan dengan menolak satu kelompok dan mengizinkan kelompok yang lain. Jangan sampai ada satu kelompok yang merasa sebagai anak tiri dan anak emas dalam pelaksanaan shalat Ied tersebut. Ini adalah tindakan diskriminatif. Tapi inilah hakikat dari toleransi yang ‘real-time’ dan praktis.

              Di tengah masyarakat sendiri, toleransi ini bisa dilakukan dengan melakukan mekanisme pergiliran. Sebagai contoh, masing-masing masjid atau mushalla yang menjadi milik atau didirikan oleh publik memberikan peluang yang sama untuk mengumandangkan takbir di ujung Ramadhan. Bagi yang berlebaran hari Jumat diberi kesempatan untuk mengumandangkan takbir setelah Isya pada Kamis malam.

              Setelah kumandang takbir selesai, bagi yang berhari raya Idul Fitri hari Sabtu dipersilahkan untuk melanjutkan shalat tarawih untuk terakhir kalinya pada tahun 1444 H/2003 M ini. Namun ini relatif susah bagi masjid-masjid yang dimiliki oleh jam`iyah, misal masjid Muhammadiyah atau masjid Nahdlatul Ulama (NU).

              Sungguhpun mayoritas Muslim, Indonesia berbeda dengan negara-negara Islam atau berpenduduk mayoritas Muslim di mana negara campur tangan terlalu dalam hingga urusan teknis sekalipun. Di Malaysia dan Brunei Darussalam, materi khotbah Jumat dipersiapkan oleh kerajaan sehingga isu khotbah Jumat sama saja di seantero Malaysia dan Brunei Darussalam.

              Tak terkecuali dengan penetapan awal Ramadhan dan Idul Fitri yang ‘dipaksa’ seragam. Memang keragaman ini adalah kelebihan kita yang ditertawakan oleh Dunia Islam sebab tak ada negara di dunia seperti Indonesia di mana 1 Syawalnya lebih dari satu hari. Tapi kita perlu ingat bahwa mereka itu negara-negara kecil, bahkan yang ada seukuran kabupaten kita. Kalau kita wajar sebab kita negara besar. Jadi berbeda sedikit tidak masalah.

              Sikap berbeda dengan pemerintah tidak perlu dianggap perlawanan dan mereka yang berbeda pendapat dengan keputusan penguasa bukanlah bughat (pemberontak). Di negara-negara maju, kritis terhadap penguasa, lebih-lebih dalam urusan publik, seperti penggunaan dana publik, kerap berhadapan dengan resistensi khalayak ramai.

              Penobatan Raja Charles yang akan berlangsung pada 6 Mei 2023 di Inggris sangat tidak populer. Sejumlah artis Inggris terkenal menolak untuk tampil di acara ini. Harry Styles mengatakan tidak akan hadir, Elton John juga mengatakan tidak. Begitu pula dengan Adele, Spice Girls dan Robbie Williams. Ini masuk akal karena acara penobatan Raja Charles ini akan menelan biaya antara 60 juta hingga 120 juta dolar Amerika yang bersumber dari uang pembayar pajak.

              Dana sebanyak itu bisa digunakan untuk membangun sekolah untuk mempekerjakan lebih banyak guru atau dokter. Inflasi Inggris mencapai angka 10 persen. Ini adalah yang tertinggi di antara negara-negara Eropa Barat dan kelompok G7. Masyarakat Inggris bekerja keras untuk membayar kebutuhan pokok (makan/minum) dan tagihan (listrik, air, dan internet) mereka yang membengkak.

              Marilah kita berhari raya dengan memilih jalan kita sendiri tanpa harus menyalahkan jalan yang dipilih orang lain. Kita memilih untuk mempertahankan prinsip hidup sendiri tanpa harus kecewa dan meremehkan pilihan orang lain.

              Kita tidak perlu memaksakan pendapat kita kepada orang lain, tapi kita juga mempertahankan kemerdekaan pendapat siapa saja dengan teguh. Ayolah kita menuju kemenangan sejati. Kemenangan saat kita mampu menahan ego dan gengsi supaya kita mampu memaafkan semua kesalahan dan kekurangan orang lain.

              Taqabbalallaahu minnaa wa minkum. Taqabbal ya kariim. Minal `aaidiin wal faaiziin.

              Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Selepas Ramadhan: Bagaimana Kualitas Iman dan Takwa Kita?

              Next Post

              Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Sekolah SMA Muhammadiyah 8 Kisaran

              InfoLain

              BeritaMu

              Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

              17/05/2026
              Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX
              BeritaMu

              Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

              17/05/2026
              BeritaMu

              Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

              17/05/2026
              Next Post
              Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Sekolah SMA Muhammadiyah 8 Kisaran

              Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Sekolah SMA Muhammadiyah 8 Kisaran

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

                17/05/2026
                Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

                Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

                17/05/2026

                Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

                17/05/2026

                Jelang Armuzna, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah di Makkah

                17/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,117)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,676)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

                17/05/2026
                Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

                Hadirkan Pelajar Berkarakter dan Islami, SMPM-57 Lepas 133 Siswa Angkatan XX

                17/05/2026

                Kisah di Balik Tangis Hartati: Kehilangan Rumah di Aceh, Bertamu ke Rumah Allah

                17/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In