• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

    Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

    Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

    Kader Muhammadiyah Harus Kokoh Beragama dan Adaptif terhadap Zaman

    Seginjang Ni Aik Batang Gadis, Adong Do Ujung Muarana

    Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

    Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

      Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

      Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

      Kader Muhammadiyah Harus Kokoh Beragama dan Adaptif terhadap Zaman

      Seginjang Ni Aik Batang Gadis, Adong Do Ujung Muarana

      Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

      Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

          Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

          Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

          Kader Muhammadiyah Harus Kokoh Beragama dan Adaptif terhadap Zaman

          Seginjang Ni Aik Batang Gadis, Adong Do Ujung Muarana

          Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

          Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

            Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

            Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

            Kader Muhammadiyah Harus Kokoh Beragama dan Adaptif terhadap Zaman

            Seginjang Ni Aik Batang Gadis, Adong Do Ujung Muarana

            Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

            Para Tokoh Apresiasi Buku Dadang Kahmad, Soroti Masa Depan Agama dan Peran Strategis Muhammadiyah

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Muhammadiyah, Gerakan Pembaruan, dan Era Digital

              by
              29/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Muhammadiyah, Gerakan Pembaruan, dan Era Digital
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              Muhammadiyah, Gerakan Pembaruan, dan Era Digital

              WartaTerkait

              313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

              Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

              Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

              Kader Muhammadiyah Harus Kokoh Beragama dan Adaptif terhadap Zaman

              Oleh : Meuthia Ganie-Rochman,

              Apa yang bisa kita katakan tentang suatu organisasi yang memiliki anggota dan simpatisan diperkirakan 65 juta orang (plus 1,5 juta di luar negeri), 170 perguruan tinggi, rumah sakit dan klinik sejumlah 364, 29 cabang di luar negeri (PCIM), dan beberapa lembaga pendidikan di luar negeri?

              Apa yang kita bisa harapkan pada saat organisasi ini memperkuat konsolidasinya untuk mencapai misi-misinya?

              Saya menyebut “kita” artinya termasuk warga di luar Muhammadiyah karena misinya pasti berdampak signifikan bagi bangsa ini.

              Modal Sosial Keagamaan

              Organisasi Muhammadiyah dapat memiliki unit-unit kegiatan semasif itu dan kekayaan wakaf yang sangat besar itu sejak didirikan tahun 1912 karena modal sosial yang berbasis keagamaan.

              Warga memberikan sumbangan materi, tenaga dan pikiran di pelbagai unit dan tingkatan karena latar belakang keyakinan agama dan penerimaan atas misi Muhammadiyah yaitu kesejahteraan umat.

              Satu kekuatan Muhammadiyah adalah ada dan hidupnya wadah-wadah kegiatan kolektif. Ini adalah sesuatu yang penting untuk dipertahankan, apalagi di era digital.

              Era ini memperbesar kebebasan individu dalam membuat keputusan individual, namun juga menciptakan kekuatan sentrifugal bagi aksi kolektif.

              Digitalisasi memang memudahkan koordinasi, namun digitalisasi tidak begitu saja bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif yang membutuhkan identitas bersama.

              Modal istimewa lain dari Muhammadiyah adalah bahwa unit-unit kegiatan Muhammadiyah sungguhnya adalah rekaman data, informasi, pengalaman, dan keahlian.

              Rumah Sakit Muhammadiyah yang kebanyakan dibangun dari kewiraswastaan sosial masyarakat di tingkat lokal adalah rekaman tentang penyakit masyarakat terutama kelas menengah bawah, bagaimana membangun modal lokal, komunikasi dan pelibatan dengan masyarakat, dan sebagainya.

              Baitut Takwil Muhammadiyah, koperasi di tingkat lokal adalah rekaman tentang masyarakat ekonomi kerakyatan dan kebutuhan masyarakat menengah bawah.

              Perguruan tinggi Muhammadiyah, meski banyak yang masih bersifat pelayanan bagi kaum muda mahasiswa yang bermodal terbatas, namun beberapa di antaranya telah terlibat dengan kerja sama internasional terkait kehidupan keagamaan.

              Namun modal sosial bukan bergerak semata karena kesamaan gagasan dan kultural. Modal sosial harus mempunyai basis organisasi yang mengelola upaya kolektif ini.

              Pengorganisasian akan menentukan ke arah mana dampak dari kerja kolektif ini. Kepengurusan yang baru tampak sangat menyadari pentingnya perbaikan pengelolaan organisasi besar ini.

              Sasarannya bukan hanya perbaikan dalam penguatan organisasi dan pengorganisasian sumber daya di dalam Muhammadiyah namun juga untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat secara aktual.

              Tantangan dalam Memperkuat

              Bangsa ini secara umum sedang kehilangan daya pembaruannya. Di sektor publik, reformasi birokrasi seperti berjalan di tempat. Sebagian disebabkan gerak bertahan dan penyesuaian karena pandemi, namun juga disebabkan karena tidak ada dorongan dan formulasi baru memperbaharui manajemen publik.

              Ruang publik terlalu lelah diributkan dengan kekecewaan dalam berbagai kebijakan dan perilaku pejabat publik. Perguruan tinggi yang seharusnya diandalkan sebagai pendorong gagasan pembaharuan tidak mendapat dukungan negara yang tepat, malah lebih mendapat beban yang menggerogoti raison d’etre-nya. Dunia bisnis dihantam pandemi dan ada persoalan dominasi perusahaan platform.

              Syarat perbaikan adalah adanya pendekatan reflektif disertai mekanisme untuk melakukannya, serta kemampuan mengambil tindakan perubahan. Ini juga berlaku untuk organisasi sebesar Muhammadiyah jika ingin memperkuat dirinya.

              Pengalaman dan data sesungguhnya sudah ada untuk dikonstruksikan kembali. Kesadaran penggunaan digital sudah diperluas untuk perbaikan data, sosialisasi, dan pelayanan. Namun ini digitalisasi harus diletakkan pada suatu pendekatan rekonstruksi pengetahuan (knowledge).

              Sebagai contoh, Muhammadiyah telah memiliki pengalaman dalam mengelola sumber daya lokal dalam pelayanan kesehatan. Dengan pengalaman ini, organisasi ini bisa memilih satu dua fokus pelayanan kesehatan yang akan menjadi flagship, misalnya pengelolaan kesehatan komunitas dan penyakit terkait saluran pernafasan.

              Pengalaman dalam masalah-masalah ini dikaitkan dengan fokus pengetahuan yang dikembangkan di beberapa perguruan tinggi organisasi ini. Dengan cara ini sekaligus perguruan tinggi mendapat data yang sangat kaya mengenai penyakit menular rakyat (catatan: jumlah penderita TBC di Indonesia nomor 2 di dunia).

              Sekaligus dikembangkan pengetahuan tentang pengelolaan pelayanan kesehatan masyarakat. Jika ini dapat dilakukan, dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia bisa menjadi salah satu pusat pembelajaran kesehatan, di samping tentu saja keuntungan kesehatan bagi masyarakat luas.

              Muhammadiyah juga bisa mengembangkan gagasan tentang ekonomi kerakyatan yang jauh lebih baik dari skema-skema yang dikembangkan pemerintah yang sering akontekstual.

              Organisasi ini mempunyai pengalaman, informasi dan jaringan tentang kewiraswastaan lokal. Ini bisa menjadi dasar untuk mengembangkan ekonomi frugal yaitu jenis jaringan produksi yang mengonstruksikan produksi dan distribusi yang sederhana namun memenuhi mutu yang cukup baik.

              Ekonomi frugal bisa menggerakkan perekonomian rakyat dan memenuhi kebutuhan rakyat sederhana. Tentu diperlukan pembentukan pengetahuan tentang skema-skema yang tepat.

              Sangat mungkin dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. Tapi ini sejalan dengan visi pengembangan 2020-2027 tentang sinergi dengan berbagai pihak. Pemerintah seharusnya membantu proses ini karena dampak pembangunannya yang besar.

              Tantangan kedua adalah mencari berbagai formula penggunaan kekayaan Muhammadiyah, baik berupa uang atau barang tidak bergerak. Muhammadiyah sudah menerapkan dana zakat dalam kerangka konsep pemberdayaan, tinggal memperluas dan memperbaiki konsepnya.

              Ada dua hal yang lebih membutuhkan upaya dalam mengembangkan gagasan tentang pemanfaatan kekayaan, yaitu alokasi dana untuk ekosistem dari pemberdayaan dan penggunaan yang lebih variatif dalam properti.

              Keduanya menyangkut bukan hanya pencarian formula yang realistis namun juga membutuhkan upaya konsolidasi di dalam organisasi dalam mengembangkan gagasan baru.

              Gerakan pembaruan dalam Muhammadiyah sebenarnya bisa berdampak melebihi peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Dampak yang tidak terlihat secara fisik adalah rasionalisasi gerakan kolektif masyarakat berbasis nilai keagamaan.

              Masyarakat hanya bisa maju jika mempunyai orientasi dan cara kerja berbasis pembaruan. Ini sangat berarti di tengah kehidupan politik yang mengganggu pembaharuan institusi-institusi publik untuk pelayanan masyarakat, organisasi non pemerintah yang tampak kehilangan orientasi, dan dunia bisnis yang sedang menghadapi disrupsi digital. (*)

              Catatan : Kolom dimuat di website Majelis Tabligh.

              *Penulis: Meuthia Ganie-Rochman, Sosiolog Organisasi, Universitas Indonesia. Saat ini menjadi Wakil Sekretaris I Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah Periode 2022-2027.

              The post Muhammadiyah, Gerakan Pembaruan, dan Era Digital appeared first on Infomu.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Umat Mesti Bersatu di Tengah Keragaman dan Perbedaan

              Next Post

              Anwar Abbas ingatkan tak gunakan simbol Muhammadiyah dukung capres

              InfoLain

              BeritaMu

              313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

              06/10/2026
              BeritaMu

              Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

              06/10/2026
              BeritaMu

              Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

              06/10/2026
              Next Post
              Anwar Abbas ingatkan tak gunakan simbol Muhammadiyah dukung capres

              Anwar Abbas ingatkan tak gunakan simbol Muhammadiyah dukung capres

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

                06/10/2026

                Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

                06/10/2026

                Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

                06/10/2026

                Kader Muhammadiyah Harus Kokoh Beragama dan Adaptif terhadap Zaman

                06/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,713)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,284)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                313 vs 1000: Belajar dari Perang Badar

                06/10/2026

                Asap Selimuti 9 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun Jadi 5 Km

                06/10/2026

                Sepak Terjang Jenderal Suyudi Bersihkan 53 Kampung Narkoba

                06/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In