• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, April 21, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Medan di Titik Genting: Begal Merajalela, Negara Jangan Absen

    Takwa Fondasi Utama Hadapi Tantangan Zaman

    Berapa Uang Ideal untuk Haji 2026? Ini Rincian Lengkap dari Uang Saku hingga Biaya Tambahan

    Dari Limbah ke Daya, Biogas sebagai Kunci Ketahanan Pangan dan Arah Baru Industrialisasi Indonesia

    Haedar Nashir: Kekuatan Muhammadiyah Ada pada Kesatuan, Bukan Kepentingan Individu

    Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

    Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Medan di Titik Genting: Begal Merajalela, Negara Jangan Absen

      Takwa Fondasi Utama Hadapi Tantangan Zaman

      Berapa Uang Ideal untuk Haji 2026? Ini Rincian Lengkap dari Uang Saku hingga Biaya Tambahan

      Dari Limbah ke Daya, Biogas sebagai Kunci Ketahanan Pangan dan Arah Baru Industrialisasi Indonesia

      Haedar Nashir: Kekuatan Muhammadiyah Ada pada Kesatuan, Bukan Kepentingan Individu

      Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

      Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Medan di Titik Genting: Begal Merajalela, Negara Jangan Absen

          Takwa Fondasi Utama Hadapi Tantangan Zaman

          Berapa Uang Ideal untuk Haji 2026? Ini Rincian Lengkap dari Uang Saku hingga Biaya Tambahan

          Dari Limbah ke Daya, Biogas sebagai Kunci Ketahanan Pangan dan Arah Baru Industrialisasi Indonesia

          Haedar Nashir: Kekuatan Muhammadiyah Ada pada Kesatuan, Bukan Kepentingan Individu

          Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

          Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Medan di Titik Genting: Begal Merajalela, Negara Jangan Absen

            Takwa Fondasi Utama Hadapi Tantangan Zaman

            Berapa Uang Ideal untuk Haji 2026? Ini Rincian Lengkap dari Uang Saku hingga Biaya Tambahan

            Dari Limbah ke Daya, Biogas sebagai Kunci Ketahanan Pangan dan Arah Baru Industrialisasi Indonesia

            Haedar Nashir: Kekuatan Muhammadiyah Ada pada Kesatuan, Bukan Kepentingan Individu

            Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

            Langkat Jadi Target, Tim SatuMU PWM Sumut Dorong Migrasi E-KTAM Menyeluruh di Sumut

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Keberagamaan Yang Mencerahkan Semesta

              by
              28/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Keberagamaan Yang Mencerahkan Semesta
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Keberagamaan Yang Mencerahkan Semesta

              WartaTerkait

              Medan di Titik Genting: Begal Merajalela, Negara Jangan Absen

              Takwa Fondasi Utama Hadapi Tantangan Zaman

              Berapa Uang Ideal untuk Haji 2026? Ini Rincian Lengkap dari Uang Saku hingga Biaya Tambahan

              Dari Limbah ke Daya, Biogas sebagai Kunci Ketahanan Pangan dan Arah Baru Industrialisasi Indonesia

              Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si.

              Alhamdulillah perkembangan mutakhir umat Islam Indonesia makin menunjukkan kesemarakkan beragama, khususnya yang berkaitan dengan beribadah mahdhah dan identitas keislaman. Gerakan mengaji Al-Quran di ruang publik pun mulai bertumbuh. Semarak tahfid Al-Qur’an, puasa sunnah, dan sebagainya. Demikian pula dengan umrah dan haji yang makin meluas dan harus menunggu bertahun lamanya untuk antri berhaji.

              Simbol ide identitas keislaman pun menguat dan meluas, dari penggunaan istilah sehari-hari yang menggunakan bahasa Al-Qur’an dan Arab sampai cara berpakaian dan tampilan di ruang publik. Semua melekat dengan ingin menunjukkan “isyhadu bi-ana muslim”.

              Semarak ritual ibadah dan menampilkan simbol keislaman tersebut tentu merupakan modal dasar yang penting. Agar tidak berhenti di ranah verbal semata maka diperlukan internalisasi dan institusionalisasi keislaman yang bersifat substantif menuju aktualisasi Islam yang nyata dan memberi rahmat bagi sesama dan lingkungan sehingga Islam dan umat Islam menjadi sibghah bagi kehidupan bersama yang mencerahkan.

              Al-Hanifiyah Al-Samha

              Berislam itu dimensinya beraqidah, beribadah, berakhlak, dan bermuamalah-dunyawiyah secara utuh, terpadu, selaras, dan menyatu. Bukan aspek yang terpisah satu sama lain, sehingga muslim yang baik keislamannya adalah yang akidah dan ibadahnya sama baiknya dengan akhlak dan muamalahnya dalam kehidupan.

              Berislam yang baik juga harus menampilkan dan menghasilkan pribadi-pribadi maupun kolektif yang memiliki derajat muslim, mukmin, muttaqin, dan muhsinin yang sama baiknya dan berkualitas tinggi.

              Karenanya praktik berislam harus seiring dan seimbang antar keempat dimensi tersebut, sekaligus menampikan aktualisasi amaliah hasil dari pemahaman yang utuh dan interkoneksi dari pendekatan bayani, burhani, dan irfani dalam keislaman yang kaffah. Berislam yang memenuhi rukun syariat sekaligus berkualitas hakikat dan makrifat sehingga menjadi keislaman yang paripurna.

              Kesemarakkan beribadah dan berislam yang meluas secara esensial atau hakikat dan makrifat niscaya dilandasi dengan peneguhan substansi  dan pemahaman keberagamaan yang “hanif” atau atuentik sebagaimana firman Allah:

              Artinya: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (QS Ar-Rum: 30).

              Makna “hanif” menurut Ibn Katsir ialah

              متحنفا عن الشرك قاصدا إلى الإيمانِ

              “Yaitu menjauh dari kemusyrikan dan condong mendekat kepada iman.”. As-Suyuthi menyebutnya “tadayyun” atau jiwa beragama yakni menjauh dari kekufuran menuju keimanan.

              Beragama yang hanif memancarkan khazanah keberagamaan “al-hanafiyat as-samhah” sebagaimana hadis Nabi:

              عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

              أَيُّ الْأَدْيَانِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ  قَالَ الْحَنِيفِيَّةُ السَّمْحَةُ

              Artinya: “Ditanyakan kepada Rasulullah SAW, “Agama manakah yang paling dicintai oleh Allah? Maka beliau bersabda al-haanifiyyah as-samhah.” (HR. Imam Ahmad dari Ibnu ‘Abbas). Dalam redaksi hadis lainnya Nabi bersabda, “Wa inni ursiltu bi-hanifiyati as-samhah”, bahwa “Sesungguhnya aku diutus untuk agama yang lurus dan lapang hati” (HR Imam Ibn Hanbal).

              Makna al-hanifiyah as-samhah ialah beragama yang lurus serta mengandung nilai  welas asih dan toleran. Kata “sa-ma-ha” menurut Ahmad Ibn Faris berarti memberikan dan membolehkan; sementara kata “sa-mu-ha” artinya murah hati, dan kata “sam-hu” berarti toleransi. Artinya beragama Islam dalam spirit “al-hanifiyah al-samhah” mengandung makna lurus dan lapang hati, beragama yang lurus serta menebar kasih sayang dan toleran dengan sesama dan lingkungan yang berwawasan “rahmatan lil-‘alamin”.

              Pasca Ramadhan dan Idulfitri seyogyanya digelorakan spirit dan praktik beragama yang “hanif” dan memancarkan “al-hanifiyah as-samhah” sejalan dengan prinsip Ajaran Islam. Ajaran Islam yang dipahami dengan pendekatan bayani (tekstual-literal), burhani (rasional, ilmum kontekstual), dan irfani (spiritual-ihsan) dijadikan rujukan pemahaman.

              Merahmati Semesta

              Kaum muslim penting menghadirkan Islam sebagai agama hanif yang menjadi ajaran Rahmatan Lil ‘Alamin yang menghadirkan keselamatan, kebahagiaan, dan jalan hidup yang mencerahkan diri, keluarga, dan kehidupan bersama. Berislam selain kokoh dengan prinsip-prinsip sekaligus mengaktualisasikan ajaran itu dalam keberagamaan yang relasional antara habluminallah dan habluminannas yang interkoneksitas dan meluntas batas. Keislaman niscaya memancarkan khazanah ruhaniah, spiritual, intelektual, dan amaliah yang mencerdaskan, memajukan, dan mencerahkan kehidupan umat manusia dan alam semesta.

              Selain itu, Ajaran Islam juga harus menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan kehidupan untuk memajukan umat, bangsa, dan dunia kemanusiaan yang rahmatan lil-‘alamin.

              Artinya: “ Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.” (QS Al-Anfal: 24).

              Menurut Ath-Thabari, “Penuhilah seruah Allâh dan Rasul-Nya dengan menjalankan amalan ketaataan jika Rasul menyeru kalian kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu yang berupa al-haqq (kebenaran)”.

              Agar muslim mampu berislam yang benar, baik, dan menjadi rahmat bagi semesta selain terhunjam di qalbu bersendikan iman dan tauhid yang kokoh, disertai akhlak mulia, maka niscaya pula disertai pemgamalan muamalah dunyawiyah yang mencerdaskan, mencerahkan, memajukan, dan menghadirkan peradaban utama. Karenanya berislam yang hanif dan berukun syariat mesti diperkuat dengan pemahaman dan pemikiran Islam yang berkemajuan dengan memaksimalkan fungsi berpikir, berilmu, berteknologi, dan fungsi objektivasi Islam untuk kemaslahatan kehidupan musim dan umat manusia semesta.

              Islam mengajarkan umatnya untuk  ta’aqul (menggunakan akal pikiran), tafakur (berpikir), tadabur (mengkaji secara mendalam),  tanadhar (menggunakan nalar eksploratif),  dan taghayyar (melakukan perubahan transformasional)  menuju ke kehidupan yang terbaik. Ajaran utama dan pertama Al-Quran ialah “Iqra”  yang menjadi penanda Risalah Islam yang diturunkan kepada Muhammd sebagai Nabi dan Rasul akhir zaman. Artinya keberislaman yang semarak dan identitas verbal mesti disertai dengan gerakan pemikiran dan ikhtiar mengubah nasib umat Islam agar menjadi “khayra ummah”,  yakni umat terbaik dan unggul dibandingkan dengan golongan lain yang lebih maju.

              Umat Islam Indonesia saat ini masih tertinggal terutama dalam ekonomi dan penguasaan iptek. Golongan mayoritas ini secara faktual belum menjadi kekuatan strategis yang menentukan kehidupan kebangsaan dan kemanusiaan global. Karenanya Umat Islam harus memacu diri secara dinamis dan progresif agar menjadi golongan umat dan golongan bangsa yang unggul di segala bidang kehidupan.

              Dengan demikian kesemarakkan berislam menyatu dengan pemahaman dan pengamalan Islam yang mendalam, luas, interkoneksi, dan membumi dengan amal shaleh. Dengan pemahaman yang substantif dan fungsional tersebut maka berislam yang semarak tidak berhenti dalam syiar semata tetapi melahirkan hikmah,  keadaban, dan kemajuan hidup yang mencerahkan kehidupan diri dan bersama sebagaimana misi utama Islam yang dibawa Nabi Muhammad:

              وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

              Artinya: “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.” (QS Al-Anbiya: 107).

              Sumber: Majalah SM Edisi 11 Tahun 2022

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Resmikan Tiga Gedung Baru

              Next Post

              Abdul Mu’ti Resmikan Gedung Dakwah Ranting Muhammadiyah, Hampir 5 Milyar Rupiah

              InfoLain

              BeritaMu

              Medan di Titik Genting: Begal Merajalela, Negara Jangan Absen

              20/04/2026
              BeritaMu

              Takwa Fondasi Utama Hadapi Tantangan Zaman

              20/04/2026
              BeritaMu

              Berapa Uang Ideal untuk Haji 2026? Ini Rincian Lengkap dari Uang Saku hingga Biaya Tambahan

              20/04/2026
              Next Post
              Abdul Mu’ti Resmikan Gedung Dakwah Ranting Muhammadiyah, Hampir 5 Milyar Rupiah

              Abdul Mu’ti Resmikan Gedung Dakwah Ranting Muhammadiyah, Hampir 5 Milyar Rupiah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Prof Agustan, Simbol Konsistensi Riset Unismuh Makassar di Panggung Hibah BIMA

                21/04/2026

                Umsida Dampingi PRA Boro Kembangkan Daycare Lansia, Hadirkan Layanan Sosial Berbasis Komunitas

                21/04/2026

                Mahasiswa PBSI Unismuh Makassar Gelar PKM, Tanamkan Karakter Remaja Islami di Era Digital

                21/04/2026

                UNIMOF dan Klinik Muhammadiyah Ende Jalin Kerja Sama, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Layanan Kesehatan

                21/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,844)
                • Hukum Islam (1,415)
                • Kabar PTMA (3,532)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Prof Agustan, Simbol Konsistensi Riset Unismuh Makassar di Panggung Hibah BIMA

                21/04/2026

                Umsida Dampingi PRA Boro Kembangkan Daycare Lansia, Hadirkan Layanan Sosial Berbasis Komunitas

                21/04/2026

                Mahasiswa PBSI Unismuh Makassar Gelar PKM, Tanamkan Karakter Remaja Islami di Era Digital

                21/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In