• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

    PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

    Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

    Muktamar Kebangsaan dari Sumatera Utara

    Aisyiyah Padangsidimpuan Peringati Milad ke-109, Perkokoh Dakwah Kemanusaian

    Kampus Muhammadiyah Harus Menjadi Mata Air Kemanfaatan bagi Bangsa

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

      PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

      Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

      Muktamar Kebangsaan dari Sumatera Utara

      Aisyiyah Padangsidimpuan Peringati Milad ke-109, Perkokoh Dakwah Kemanusaian

      Kampus Muhammadiyah Harus Menjadi Mata Air Kemanfaatan bagi Bangsa

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Betify Casino – Avis & Bonus exclusif (2026)

        Richard Online Casino Review Overview for Australian Players

        Elite Spin Online : tout ce qu’il faut savoir

        Richard Casino login review – Australian guide to access, bonuses & payments

        Stay Casino Login: Australian Account Verification Guide & Tips

        Stay Online Casino steps and methods for Australian players

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

          PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

          Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

          Muktamar Kebangsaan dari Sumatera Utara

          Aisyiyah Padangsidimpuan Peringati Milad ke-109, Perkokoh Dakwah Kemanusaian

          Kampus Muhammadiyah Harus Menjadi Mata Air Kemanfaatan bagi Bangsa

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

            PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

            Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

            Muktamar Kebangsaan dari Sumatera Utara

            Aisyiyah Padangsidimpuan Peringati Milad ke-109, Perkokoh Dakwah Kemanusaian

            Kampus Muhammadiyah Harus Menjadi Mata Air Kemanfaatan bagi Bangsa

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Betify Casino – Avis & Bonus exclusif (2026)

              Richard Online Casino Review Overview for Australian Players

              Elite Spin Online : tout ce qu’il faut savoir

              Richard Casino login review – Australian guide to access, bonuses & payments

              Stay Casino Login: Australian Account Verification Guide & Tips

              Stay Online Casino steps and methods for Australian players

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Keangkuhan Teologis dan Tuduhan Inkonsistensi Terhadap Muhammadiyah

              by
              28/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Keangkuhan Teologis dan Tuduhan Inkonsistensi Terhadap Muhammadiyah
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Keangkuhan Teologis dan Tuduhan Inkonsistensi Terhadap Muhammadiyah

              WartaTerkait

              Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

              PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

              Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

              Muktamar Kebangsaan dari Sumatera Utara

              Oleh: M. Rifqi Rosyidi, Lc., M.Ag.

              Tidak menganggap pendapatnya paling benar adalah salah satu poin penting dalam manhaj tarjih muhammadiyah. Hal ini sekaligus menunjukkan fleksibilitas kebenaran sudut pandang muhammadiyah terkait produk hukum hasil pembacaan terhadap dalil tertentu.

              Hal ini juga menunjukkan tingkat kematangan intelektualitas muhammadiyah semakin tinggi karena sikapnya yang siap merubah hasil ijtihadnya apabila di suatu hari nanti ada sudut pandang yang lebih rasional dan ditemukan dalil yang lebih kuat dengan metode istidlal yang tepat pula.

              Inilah etika pembelajar yang diwariskan oleh para ulama pendahulunya yang menjadi keunggulan muhammadiyah, mengakui kemungkinan adanya keterbatasan pada pendapatnya dan probabilitas kesalahan yang dihasilkan dari ijtihadnya.

              Tetapi ketika produk hukum yang dihasilkan dari hasil ijtihad yang komprehensif itu diyakini sebagai sebuah kebenaran maka itulah yang berusaha dipegang kuat, diperjuangkan untuk bisa diterapkan dan ditawarkan kepada dunia melalui diskusi dan pengkajian holistik dan mendalam dengan melibatkan banyak pakar dan ahli dari multi disiplin keilmuan.

              Ijtihad Muhammadiyah selalu berdinamika karena itu ada semacam reorientasi teologis dan teleologis terhadap pandangan-pandangan keagamaan yang sudah ditetapkan di mana pada tataran tertentu pengkajian ulang tersebut bisa berpengaruh kepada perubahan produk akhirnya.

              Hal ini bukanlah sikap yang inkonsisten, sebagaimana yang selama ini secara provokatif dituduhkan kepada Muhammadiyah terkait dengan penerapan hisab dan rukyah dan beberapa perubahan hukum yang lainnya dengan menunjukkan dokumen-dokumen masa lampau.

              Karena apabila setiap perubahan hasil ijtihad dianggap sebagai bentuk sikap yang inkonsisten, maka tuduhan semacam ini juga berdampak kepada kredibilitas Imam Syafi’i yang dalam fiqih madzhab syafi’iyyah mengenal istilah qawl qadīm dan qawl jadīd, bahkan dalam beberapa kasus hukum para imam madzhab diriwayatkan memiliki lebih dari satu pendapat dalam satu masalah, dan semuanya terdokumentasikan di dalam kitab madzhab masing-masing.

              Premanisme dalam berpendapat dan memaksakan pendapatnya untuk diterima kelompok lain bukanlah style warga persyarikatan, apalagi sambil menciptakan kegaduhan sosial, karena dalam perspektif al-Quran sesuai paham keagamaan Muhammadiyah bahwa perbedaan pendapat karena berbedanya sudut pandang merupakan hal yang niscaya dan sudah menjadi sunnatullāh sejak penciptaan langit dan bumi, khususnya di dalam masalah-masalah cabangnya agama (furūiyyāt).

              Salah satu ayat yang menguatkan realitas ini disebutkan di dalam surat al-Rum ayat 22 yang menyatakan bahwa salah satu tanda kekuasaan Allah adalah ikhtilāfu alsinatikum wa alwānikum;keanekaragaman lisan dan warna kulit manusia.

              Perbedaan lisan bukan hanya soal bahasa yang beragam, tetapi makna perbedaan lisan itu juga mencakup perbedaan cara menyampaikan dan cara membahasakan produk pikiran dan hasil ijtihad.

              Perbedaan pendapat itu sunnatullāh dan harus disikapi dengan bijak. Apabila ada seorang ilmuan yang mengatakan bahwa perbedaan harus diselesaikan bukan dilestarikan tetapi jalan yang ditempuhnya sangat otoritarian, yaitu dengan cara memaksakan pendapatnya diterima oleh semua kalangan, maka sikap yang demikian itu memperlihatkan kedunguan dan kedangkalan ilmunya, sekaligus menjadi penanda bahwa sebenarnya ilmuan yang bersangkutan tidak memiliki kompetensi keilmuan sama sekali.

              Kalau menggunakan klasifikasinya imam al-Ghazali, bisa jadi orang tersebut masuk dalam kategori paling rendah derajatnya; rajulun lā yadrī, wa lā yadrī annahū lā yadrī; orang yang sebenarnya tidak punya ilmu, tetapi dia tidak menyadari kalau dirinya tidak punya ilmu.

              Dari sisi lain dapat dinyatakan bahwa tekad menyelesaikan perbedaan dengan cara memaksakan orang lain harus menerima pendapatnya adalah perwujudan dari keangkuhan teologis yang sangat berpotensi menciptakan konflik horizontal baru.

              Dalam catatan sejarah Firaun pernah melakukan keangkuhah teologis semacam ini dengan sebuah pernyataan ana rabbukum al-a’lā (akulah tuhanmu yang maha tinggi), sebelumnya Iblis menjadi pendahulu yang melakukan keangkuhan ini dengan analog rapuh menggunakan framing ilmiah “ana khayrun minhu khalaqtanī min nārin wa khalaqtahū min thīn”, (saya lebih baik darinya, karena Engkau menciptakanku dari unsur api, dan dia dari unaur tanah).

              Keangkuhan teologis tersebut sebenarnya diharapkan menjadi tameng bagi keberlanjutan dominasi kekuasaan keduanya atas yang lain, tetapi bayangan manis tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya karena pada akhirnya keangkuhan dan arogansinya menjadi faktor kehancuran dan kebinasaan.

              Harus diketahui bahwa perbedaan pendapat bukan saja terjadi setelah rasulullah wafat, karena ketika rasulullah masih hidup pun perbedaan antar sahabat sering terjadi, dan uniknya mereka berbeda sudut pandang dalam memahami satu hadits yang sama.

              Satu kasus misalnya, ketika rasulullah mengutus beberapa sahabat ke Bani Quraidhah, lalu beliau berpesan: “Janganlah kalian shalat ashar kecuali di Bani Quraidhah”. Ungkapan haditsnya jelas tetapi di tengah perjalanan muncul dua sudut pandang yang berbeda di kalangan sahabat, pertama memahaminya secara tekstual dengan melakukan shalat ashar di Bani Quraidhah meskipun sudah terlewat waktunya. Sementara kelompok lain memahaminya secara kontekstual dengan melaksanakan shalat ashar di jalan pada waktunya karena memahami hadits tersebut sebagai perintah untuk bersegera agar sampai ke tujuan secepatnya.

              Bagaimana rasulullah mensikapi perbedaan sudut pandang dalam memahami perintahnya tersebut?. Sangat menarik, karena rasulullah yang diberi hak oleh Allah pemegang kebenaran agama membiarkan perbedaan tersebut terjadi dan mengalir tanpa intervensi sedikitpun, tidak mengeliminasi salah satu pendapat dan tidak pula mengukuhkan pendapat yang lain.

              Begitulah seharusnya seorang ilmuan yang menduduki elit jabatan dalam membangun hubungan yang harmonis antara dua kelompok masyarakat yang berbeda, mengayomi semua kalangan, dan mengapresiasi semua produk pikiran yang dihasilkan melalui kajian-kajian keilmuan yang komprehensif dan objektif.

              Arogansi intelektual yang dilakukan oleh Thomas Djamluddin dan instansinya terhadap muhammadiyah mengingatkan kita kepada arogansi teologis yang pernah dilakukan oleh al-Makmun dan al-Mu’tashim kepada Imam Ahmad bin Hambal.

              Khalifah al-Makmun memaksa Imam Ahmad bin Hambal untuk menerima ideologi Mu’tazilah terkait Khalqul Quran yang menjadi madzhab negara waktu itu. Tetapi imam Ahmad bin Hambal dengan tegas menolak madzhab negara tersebut karena tidak sesuai dengan prinsip kebenaran teologis ahlus sunnah wal jama’ah yang diyakininya meskipun akhirnya beliau harus menerima resiko hukuman penjara.

              Warga Muhammadiyah harus berbesar hati menghadapi tantangan dalam mempertahakan kebenaran yang diyakininya, karena sebaik apapun kebenaran itu disampaikan pasti ada saja yang menentangnya, sebaliknya pernyataan tendensius yang disampaikan dengan cara yang tidak etis dan berpotensi menciptakan instabilitas pasti tetap banyak yang membela dan memujanya.

              Warga Muhammadiyah harus tetap berdaya dan berilmu dalam menjalankan amanah persyarikatan mencerahkan, memajukan dan mencerdaskan bangsa dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keluhuran dan keadaban.

              M. Rifqi Rosyidi, Lc., M.Ag., Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Timur

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Dikunjungi Direktur Program Indo Austay, UMS Siapkan Short Course

              Next Post

              Menjadi Penyair Mahasiswa yang Berkualitas

              InfoLain

              BeritaMu

              Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

              25/06/2026
              BeritaMu

              PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

              25/06/2026
              BeritaMu

              Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

              25/06/2026
              Next Post
              Menjadi Penyair Mahasiswa yang Berkualitas

              Menjadi Penyair Mahasiswa yang Berkualitas

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

                25/06/2026

                PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

                25/06/2026

                Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

                25/06/2026

                Muktamar Kebangsaan dari Sumatera Utara

                25/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,539)
                • Hukum Islam (1,437)
                • Kabar PTMA (3,846)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

                25/06/2026

                PP Muhammadiyah Bahas Peluang Kolaborasi Strategis dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

                25/06/2026

                Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”

                25/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In