• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

    Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

    Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

    Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

    Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

    Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

      Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

      Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

      Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

      Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

      Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Пин Ап казино – Официальный сайт Pin up играть онлайн | Зеркало и вход

        BassBet Vélemények – a mobil és asztali online kaszinó használatának összehasonlítása

        Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

        Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

        Pin Up Casino – Azərbaycanda onlayn kazino Pin-Up

        Lemon Casino – Online Casino Recenzje

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

          Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

          Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

          Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

          Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

          Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

            Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

            Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

            Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

            Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

            Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Пин Ап казино – Официальный сайт Pin up играть онлайн | Зеркало и вход

              BassBet Vélemények – a mobil és asztali online kaszinó használatának összehasonlítása

              Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

              Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

              Pin Up Casino – Azərbaycanda onlayn kazino Pin-Up

              Lemon Casino – Online Casino Recenzje

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kolom Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar: Mendialogkan Ide Penyatuan Awal Bulan

              by
              02/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Kolom Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar: Mendialogkan Ide Penyatuan Awal Bulan
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              Mendialogkan Ide Penyatuan Awal Bulan
              (Tanggapan atas Tulisan Seorang Pakar)

              WartaTerkait

              LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

              Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

              Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

              Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

              Oleh: Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

              Tulisan ini merupakan catatan dan tanggapan atas sebuah tulisan berjudul “Demi Titik Temu : Cukupkan Ijtihad Dalil Fikih, Kembangkan Ijtihad Kriteria Ilmiah” yang ditulis oleh seorang pakar peneliti BRIN, yang juga anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag RI. Isi dan inti dari tulisan ini adalah kritik konstruktif dan non konstruktif atas konsep Wujudul Hilal dan juga atas organisasi Muhammadiyah. Pakar ini memang dikenal sejak lama selalu mengkritisi
              konsep Wujudul Hilal, dan belakangan ini secara terbuka ‘menyerang’ Muhammadiyah dari aspek luar substansi yaitu dengan memberi stigma negatif dan menuduh Muhammadiyah sebagai organisasi yang mengedepankan ego dan mengabaikan ukhuwah Islamiyah.

              Tulisan ini menjawab dan menanggapi kritik non konstruktif tersebut. “Cobalah dialogkan kriteria bersama yang bisa untuk membuat kalender, tetapi kompatibel untuk verifikasi rukyat”. “Cobalah dialogkan…”. Dialog yang bagaimana? Lukman Hakim Saefuddin (Menteri Agama RI periode 2014-2019) telah menginisiasi dialog dengan ormas-ormas, namun sayang upaya ini tidak berlanjut sampai tahap semestinya sehingga kesepakatan dan titik temu belum dapat dihasilkan.

              Sementara Yaqut Cholil Qoumas (Menteri Agama RI saat ini) tampak tidak tertarik untuk melakukan pertemuan (dialog) dengan ormas-ormas seperti dilakukan Menteri Agama sebelumnya, barangkali karena Kemenag saat ini memandang perbedaan adalah keniscayaan sehingga tidak perlu dipaksakan untuk disatukan. Terlebih Kementerian Agama saat ini mengusung dan menggaungkan moderasi beragama, sehingga isu penyatuan awal
              bulan yang notabenenya ranah fikih yang sangat dinamis tampaknya tidak menjadi prioritas Kementerian Agama. Kementerian Agama membiarkan perbedaan ini mengalir sebagai sebuah realita dan keniscayaan yang ada namun dengan mengedepankan moderasi dan toleransi.

              Pun, jika dialog itu memang benar diinginkan tentu merupakan inisiasi Kementerian Agama sendiri, plus keinginan semua ormas, bukan keinginan dan kepentingan sepihak, bukan pula keinginan dan kengototan seseorang, siapapun seseorang itu. Mengapa inisiasi itu harus dari Kementerian Agama? Adalah karena Kementerian Agama yang diberi amanah, regulasi, fasilitas, dan dana, sehingga seharusnya Kementerian Agama pula yang intens dan terus berupaya menjalin komunikasi. Andai komunikasi itu sudah dilakukan, sejauh apa dan sedalam apa ia dilakukan? Dialog dengan ‘mendompleng’ keterwakilan Muhammadiyah dalam Tim Hisab Rukyat Kemenag sama sekali tidak dapat merepresentasikan Muhammadiyah, karena putusan di Muhammadiyah ditetapkan dengan mekanisme yang telah baku dan berlaku.

              “…Kompatibel untuk verifikasi rukyat”? Dialog yang sudah diarahkan pada kecenderungan tertentu (verifikasi rukyat) jelas tidak fair dan terkesan menggiring pada kesimpulan tertentu (rukyat). Dalam kajian fikih para fukaha, perdebatan soal awal bulan hijriah hanya pada dua kesimpulan yaitu hisab dan rukyat. Dalam dialog semua pihak harus dibebaskan dari sekat, kecenderungan, dan paradigma tertentu (ormas, mazhab, putusan negara, dan lain-lain).

              Seluruhnya harus bersumber dan berdasar al-Qur’an dan Sunah dengan segenap istidlal, istinbath, dan ijtihadnya masing-masing. Kompatibilitas dengan syariat dan manfaat-maslahatnya dalam implementasi, kemudahan dan keakuratan, menjadi standar kesepakatan dan kesepahaman. Masing-masing pihak harus terbuka dengan argumen dan kritik ilmiah pihak lain, mengedepankan argumen, bukan sentimen, apalagi stigma dan tendensi.
              “Ketika Persis dan NU bersepakat dangan kriteria 3-6,4 dengan penyesuaian, tokoh-tokoh Muhammadiyah hanya mencela aspek proses penetapan dan sosialisasi serta “bertepuk tangan” dengan adanya perbedaan geosentrik-toposentrik.

              Mencela itu berbeda dengan mengkritik secara ilmiah (sesuai data, fakta, realita), sama berbedanya antara kritik ilmiah dengan kritik tendensius dan stigma negatif. Sepahit apapun kritik selama substantif harus dapat diterima oleh siapa saja. Justru, tendensi dan stigma negatif itu yang merupakan bagian dari mencela. Adapun kritik atas “geosentrik-toposentrik” 3-6.4 yang memang terbukti problematik harus diterima pula oleh para pengusungnya, yang manakala dikritisi atas dasar fakta dan realita empirik seharusnya diterima terbuka sebagai kenyataan, itu sama sekali bukan sikap “tepuk tangan”. Kenyataan bahwa dalam kasus tertentu IR 3-6.4 itu problematik dan inkonsisten dalam penerapan, ini merupakan kekurangan IR 3-6.4 yang harus disadari pengusungnya, sama halnya kekurangan yang ada pada Wujudul Hilal yang juga harus diterima pengusungnya. Begitu seharusnya cara elegan melihat persoalan ini.

              Perbedaan elongasi toposentrik dan geosentrik akhirnya bisa diperoleh titik temu dari dialog tanpa kehadiran wakil Muhammadiyah. Wujudul Hilal tidak memerlukan konteks elongasi toposentrik-geosentrik karena keduanya terkait fenomena ketampakan (dari permukaan bumi maupun pusat bumi) yang tidak disyaratkan dalam Wujudul Hilal. Konsep elongasi toposentrik-geosentrik hanya cocok untuk Rukyat dan Imkan Rukyat yang mensyaratkan ketampakan atau kemungkinan ketampakan, seharusnya ini dapat dipahami, ini sebenarnya sederhana sekali. Karena itu menyematkan keberhasilan titik temu toposentrik-geosentrik tanpa kehadiran wakil Muhammadiyah sama sekali tidak korelatif, karena itu pula tidak semestinya dalam segala hal Muhammadiyah
              harus dikaitkan dan dipersalahkan.

              Keengganan Muhammadiyah untuk berdialog hanya disebabkan terlalu kuatnya ego organisasi yang bangga dengan kebesaran dan sejarah ormasnya. Ayolah berdialog secara positif menuju titik temu, bukan melompat membanggakan produk kriteria Turki.

              Bangga dengan sejarah, kebesaran, dan capaian organisasi adalah soal rasa dan jiwa, setiap warga Muhammadiyah berhak untuk bangga secara positif atas organisasinya dan capaiannya. Ini juga berlaku di organisasi keislaman lainnya, ini sesuatu yang normal dan alami. Ini juga hanya bisa dirasakan orang yang memiliki ikatan batin terhadap sebuah organisasi (jam’iyyah, persyarikatan), berbeda dengan orang yang sama sekali tidak memiliki ikatan batin kepada sebuah organisasi. Kontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan,
              kebencanaan dan kemanusiaan, merupakan sumbangan riil Muhammadiyah untuk umat, bangsa, dan peradaban, yang tidak bisa dipungkiri oleh siapapun. Jika organisasi ini berjalan dengan keengganan, dengan ego, dengan semata berbangga, niscaya Muhammadiyah tidak akan sampai dalam tahap dan capaian seperti sekarang ini.

              Kalender Islam Global Turki 2016 M/1437 H bagi Muhammadiyah bukan lompatan ‘ujug-ujug’, bukan pula untuk dibangga-banggakan. Tahun 2015 M/1436 H Muhammadiyah telah menggagas ide Kalender Islam Global sebelum lahirnya putusan Turki 2016 M/1437 H. Pun, diskusi, diskursus, dan dialektika Kalender Islam Global di Muhammadiyah sudah berlangsung lebih lama lagi, yang dalam Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo kembali diusung dan dipertegas. Usungan Kalender Islam Global oleh Muhammadiyah adalah dengan
              argumen yang rasional, bukan dengan usungan ‘ujug-ujug’, bukan pula dengan rasa bangga-banggaan, semuanya dengan kajian dan analisis.

              Kalau Muhammadiyah mau Kalender Islam Global seperti rekomendasi Muktamar Makassar 2015, ayolah dialogkan bersama ormas2 Islam dan Pemerintah RI. Muhammadiyah sangat terbuka, terlebih mendialogkan Kalender Islam Global. Dalam sejumlah agenda Majelis Tarjih dan Tajdid yang membahas Kalender Islam Global,
              Muhammadiyah berkali-kali mengundang tokoh-tokoh (pakar-pakar) eksternal untuk mendapatkan masukan, tokoh-tokoh yang pernah diundang antara lain Khafid, Moedji Raharto, Hendro Setyanto, dan lain-lain.

              Dalam perjalanannya Muhammadiyah juga kerap mengundang ormas-ormas Islam untuk mendialogkan Kalender Islam Global. Tahun 2019 M/1441 H, Muhammadiyah mengadakan “Dialog Ormas Islam : Respons terhadap Gagasan Unifikasi Kalender Islam Global” di Auditorium Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta. Muhammadiyah sepenuhnya menyadari bahwa untuk mewujudkan Kalender Islam Global perlu melibatkan ormas-ormas Islam yang ada di tanah air. Pada pertemuan ini para wakil ormas yang hadir pada dasarnya
              menyambut baik upaya ini. Namun dalam perkembangannya respons dari ormas-ormas ini belum menunjukkan penerimaan, ini sesuatu yang normal, karena membutuhkan analisis mendalam, terlebih Kalender Islam Global belum menjadi prioritas organisasi masing-masing. Karena itu seruan sang pakar untuk mendialogkan Kalender Islam Global bersama ormas-ormas merupakan bentuk ketertinggalan informasi sang pakar. Tentu bukan keharusan, apalagi menjadi ‘kerjaan’ Muhammadiyah untuk melaporkan setiap progres dialog yang dilakukan kepada sang pakar itu, terlebih memenuhi tuntutan sang pakar dengan gaya khasnya, “tunjukkan”. Wallahu a’lam[]

              The post Kolom Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar: Mendialogkan Ide Penyatuan Awal Bulan appeared first on Infomu.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Mendialogkan Ide Penyatuan Awal Bulan

              Next Post

              Tak Peduli Larangan Israel, 250 Ribu Warga Palestina Salat Jumat di Masjid Al-Aqsa

              InfoLain

              BeritaMu

              LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

              13/07/2026
              BeritaMu

              Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

              13/07/2026
              BeritaMu

              Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

              13/07/2026
              Next Post
              Film Buya Hamka Rilis, Muhammadiyah Siap Kerahkan Massa ke Bioskop

              Film Buya Hamka Rilis, Muhammadiyah Siap Kerahkan Massa ke Bioskop

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

                13/07/2026

                Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

                13/07/2026

                Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

                13/07/2026

                Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

                13/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,706)
                • Hukum Islam (1,465)
                • Kabar PTMA (3,925)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

                13/07/2026

                Pilar Humanitas Bergerak: Berbagi Ilmu, Menginspirasi Desa, Melangkah Bersama

                13/07/2026

                Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

                13/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In