• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Juli 1, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

    Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

    Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

    Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

    Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

    Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

    Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

    Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

      Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

      Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

      Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

      Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

      Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

      Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

      Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Топовые онлайн казино в Польше

        4rabet official website – deposits, withdrawals and payment methods

        Glory online casino registration and login

        Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

        Vodka онлайн казино – официальный сайт

        1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

          Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

          Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

          Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

          Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

          Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

          Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

          Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

            Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

            Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

            Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

            Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

            Harumkan Indonesia, Mahasiswa Muhammadiyah Dinobatkan sebagai MVP AVC Men’s Cup 2026

            Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

            Pengajian PRM Titi Papan, Ustadz Zailani Kupas tentang Masjid yang Diberkahi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Топовые онлайн казино в Польше

              4rabet official website – deposits, withdrawals and payment methods

              Glory online casino registration and login

              Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

              Vodka онлайн казино – официальный сайт

              1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Muhammadiyah dalam Perspektif Gerakan Tajdid

              by
              15/03/2023
              in BeritaMu
              0
              Muhammadiyah dalam Perspektif Gerakan Tajdid
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Oleh: Drs H Talkisman Tanjung

              WartaTerkait

              Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

              Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

              Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

              Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

              Muhammadiyah disamping sebagai gerakan Islam, dakwah amar ma’ruf nahi mungkar, juga dikenal sebagai gerakan Tajdid. Tajdid berasal dari kata : ”jaddada – yujaddidu – tajdiidan”, yang berarti menjadi baru atau terbarukan. Tajdid adalah pembaharuan dalam ajaran Islam agar terlepas dari tiga kebatilan yaitu takhayyul, bid’ah dan khurafaat.

              Ketika Muhammadiyah didirikan, upaya praktis dan pragmatis yang dilakukan adalah menyebarkan ajaran Islam yang benar dan baik sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Misalnya, memperbaiki arah kiblat, menghilangkan praktek-praktek tahayyul, bid’ah dan khurafat, memurnikan pelaksanaan syari’at-syari’at Islam, dan sasaran utama adalah pemurnian dibidang aqidah dan ibadah.

              Menurut Haedar Nashir, Muhammadiyah memberikan makna pembaharuan kedalam dua gerakan, yaitu pertama, gerakan purifikasi yang terkait dengan persoalan aqidah dan ibadah. Sedangkan yang kedua, gerakan modernisasi dan reformasi, terutama dibidang mu’amalah duniawiyah. Muhammadiyah melakukan semua ini adalah untuk memfungsikan Islam sebagai hudan, furqan dan rahmatan lil’alamin, sehingga kehidupan masyarakat terbimbing dengan baik. Dan semua dilakukan karena Muhammadiyah berpandangan bahwa tajdid itu merupakan salah satu watak dari ajaran Islam itu sendiri. Artinya, Muhammadiyah memaksimalkan potensi akal yang sehat dan bersih untuk kepentingan kemajuan ummat dan bangsa.

              Quraish Shihab mengartikan tajdid itu sebagai ‘pencerahan’ sekaligus ‘pembaruan’. Namun didalam matan keperibadian Muhammadiyah disebutkan bahwa dakwah amar ma’ruf nahi mungkar ditujukan kepada yang telah Islam dan yang belum Islam. Kepada yang telah beragama Islam dakwah Muhammadiyah itu bersifat tajdid (pembaruan), yaitu mengembalikan kepada ajaran Islam yang asli dan murni. Sementara dakwah Muhammadiyah kepada yang belum beragama Islam bersifat ajakan dan seruan. Jadi prinsip tajdidnya sebatas pemurnian (tajrid dan tanzhif), yaitu dengan semboyan “kembali kepada Al-qur’an dan As-sunnah yang maqbulah.

              Dalam hal kepentingan pengembangan Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid kedepan, paham agama yang bersifat teosentrisme yang hanya memposisikan manusia sebagai hamba Allah, tetapi kurang adaptif, empati terhadap persoalan kemanusiaan, nampaknya tidak memadai dan, selain ia bersifat terbatas juga diprediksi akan kewalahan menghadapi tantangan  dan masalah kehidupan masyarakat yang relatif semakin kompleks. Konsep hablun min Allah dan hablun min al-nas adalah konsep yang universal (kaaffah) yang ditawarkan Islam berkemajuan dalam beragama. Dengan konsep tersebut muhammadiyah akan mampu melakukan lompatan jauh dan mendalam membawa visi dan misi Islam berkemajuan sesuai perkembangan zaman.

              Melihat dan memperbincangkan Muhammadiyah dalam perspektif gerakan tajdid, ada satu contoh kasus sebagai perbandingan yang terjadi di dunia gereja di Eropa Barat pada awal abad 20 yang lalu. Dengan munculnya industrialisasi yang dahsyat di Eropa Barat akhirnya melahirkan tiga kelas masyarakat yaitu, kapitalis, borjuis (menengah) dan proletar. Pada waktu itu gereja ditantang  bagaimana bisa terlibat atau melibatkan diri dalam persoalan kemiskinan di tengah masyarakat kelas seperti itu. Dan akhirnya muncul bidat-bidat (aliran bid’ah dlm gereja) baik di gereja katolik mapun gereja kristen.

              Kelompok bidat ini berpandangan, bahwa apabila gereja tidak segera melibatkan diri dalam persoalan kemiskinan yang dihadapi masyarakat Eropa, dikhawatirkan akan menumbuhkan  marxisme/komunisme atau atheisme, sebab masyarakat Eropa sudah tidak percaya kepada gereja. Dan apabila kita melihat sejarahnya, memang marxisme itu lahir ditengah-tengah masyarakat proletariat di Eropa Barat, bukan di Rusia. Kaum proletar ini muncul di Eropa Barat pada saat industrialisasi mencapai puncaknya.

              Dalam realitasnya, bidat-bidat yang muncul setelah terjadi pergolakan ditubuh gereja katolik/kristen, seperti “jalan keselamatan”, mereka bergerak untuk terjun melibatkan diri dalam persoalan kemanusiaan. Pada bulan-bulan musim dingin (di Kanada dll), masalah terbesar yang dihadapi kaum proletar adalah penyediaan jaket (baju anti dingin) yang akan dipakai 3 s/d 4 bulan. Jaket yang baru harganya 100-150 dollar yang tentu sangat tidak terjangkau oleh masyarakat.

              Nah, organisasi ‘jalan keselamatan’ tampil sebagai pahlawan, mereka mendirikan toko-toko yang menjual jaket bekas yang harganya berkisar 1 – 2,5 dollar saja. Sementara gereja dimasa itu hanya fokus memikirkan ritual hubungan antara manusia dengan Tuhan, lupa hubungan manusia dengan manusia. Dapat kita ketahui akhirnya bidat-bidat itu berkembang dan diminati , sementara secara perlahan gereja ditinggalkan oleh umatnya.

              Sebenarnya kasus yang mirip dengan kasus tersebut dimasa lalu diawal abad 19 muhammad darwis yang akhirnya lebih dikenal K.H.Ahmad Dahlan telah berhadapan dengan situasi dan kondisi yang sama. Yaitu berhadapan dengan masyarakat miskin, sekaligus masyarakat yang bodoh, jumud dan taklid, karena Indonesia dalam belenggu penjajahan.

              Akhirnya satu persatu persoalan ummat itu berhasil diurai oleh K.H. Ahmad Dahlan, mulai dari masalah Pendidikan, kesehatan, kemiskinan sampai kepada menanamkan keyakinan bahwa ber-islam yang benar itu tidak hanya sebatas kajian/konsep, tetapi ber-islam yang benar itu adalah diamalkan. Beliau baca dan tela’ah surat Al-ma’un, buahnya adalah lahirnya Rumah sakit, klinik, panti-panti sosial, sekolah/madrasah dan sebagainya. K.H.Ahmad Dahlan disebut sebagai ‘mujaddid’ (pembaharu), ini adalah suatu penghormatan.

              Menurut  K.H.Ahmad Dahlan tajdid itu adalah bagaimana agar Islam itu, qur’an dan hadits itu dibumikan, artinya diamalkan. Silahkan agama itu didiskusikan, diperdebatkan, dilakukan pengkajian-pengkajian, tetapi ingat, jangan gara-gara hanya karena berdebat masalah tatacara shalat Taraweh, masalah shalat iftitah, dan sebagainya mengakibatkan telat bangun subuhnya dan hampir tidak mengerjakan shalat subuh.

              Kedepan pemaknaan gerakan Tajdid perlu dipertajam, tidak hanya sebatas purifikasi, modernisasi, tetapi perlu dilakukan reformasi-reformasi. Misalnya, jika selama ini Muhammadiyah mendirikan Perguruan Tinggi, yang terbayang program studi yang akan dibuka adalah hukum, ekonomi, keguruan, ilmu Agama. Kalau agak bonafid, kedokteran dan farmasi. Tetapi mengapa tidak, dimasa depan muhammadiyah berpikir untuk mendirikan akademi perhotelan, akademi sekretaris, dll.

              Kita bisa melihat di Turki itu resepsionis hotel itu adalah wanita-wanita berjilbab, menepis pikiran mesum kita bahwa yang bekerja dihotel itu terkait dengan orang yang rendah moralnya, padahal dakwah Muhammadiyah perlu masuk kedunia perhotelan, tidak hanya sekedar berlabel syari’ah, tetapi bagaimana kedepan hotel-hotel kita itu adalah hotel yang sarat dengan pelayanan islami, memiliki sarana-sarana hotel yang islami, religius, yang membuat nasabah hotel nyaman dan tenang jauh dari kemaksiatan dan sebagainya. Desain hotel yang dibuat adalah desain hotel yang Islami, memiliki fasilitas, sarana dan prasarana yang Islami.

              Demikian juga image sebagian orang bahwa menjadi seorang sekretaris itu hanya akan menjadi santapan bos, yang sebenarnya image itu harus dirobah menjadi image yang positif jauh dari pikiran-pikiran mesum. Kondisi yang sama juga ada pada dunia transportasi, akan ada pramugari-pramugari yang islami, ramah, tetapi tidak bahenol dan mengundang kema’siyatan dan sebagainya.

              Dakwah komunitas yang menjadi program Muhammadiyah pada abad kedua ini  akan menjadi sangat efektif apabila ada amal usaha-amal usaha penunjang yang merupakan hasil dari lompatan-lompatan yang jauh dari pemikiran dakwah Islam kedepan. Konsep Tajdid yang dikembangkan oleh K.H.Ahmad Dahlan, justru menjadi prioritas Muhammadiyah dalam perspektif gerakan tajdid, yaitu “ber-Islam yang benat itu adalah belajar/berinovasi dan beramal”. Dan gerajan tajdid Muhammadiyah harus lebih teliti lagi menyisir persoalan-persoalan ummat yang semakin kompleks ini. Harapan kebangkitan Islam tertumpu kepada Persyarikatan Muhammadiyah yang hari ini sudah mengglobal.  Wallahu a’lam. (*)

              Drs H Talkisman Tanjung, Wakil Ketua PDM Mandailing Natal

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Ulama Provinsi Satun Thailand Apresiasi Kerjasama dengan UMSU

              Next Post

              PPKn UMP Kaji Muhammadiyah dalam Kontestasi Politik di Indonesia

              InfoLain

              Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat
              BeritaMu

              Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

              01/07/2026
              BeritaMu

              Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

              01/07/2026
              BeritaMu

              Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

              01/07/2026
              Next Post
              PPKn UMP Kaji Muhammadiyah dalam Kontestasi Politik di Indonesia

              PPKn UMP Kaji Muhammadiyah dalam Kontestasi Politik di Indonesia

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                01/07/2026

                Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

                01/07/2026

                Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

                01/07/2026

                Aceh Dipersimpangan Kekuasaan Politik

                01/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,605)
                • Hukum Islam (1,450)
                • Kabar PTMA (3,874)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

                01/07/2026

                Pelecehan di Media Sosial Tak Bisa Dianggap Candaan, Berikut Penjelasan Pakar Komunikasi UMY

                01/07/2026

                Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

                01/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In