MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Tidak dapat dipungkiri bahwa Islam pernah menjadi pusat wacana keilmuan. Namun saat ini, umat Islam berada dalam posisi yang memprihatinkan. Dalam upaya membangun kembali tradisi keilmuan, Muhamad Rofiq Muzakkir menguraikan lima kelemahan kesarjanaan Islam kontemporer. Kelima poin ini diambil dari Jasser Auda dalam buku yang berjudul Re-envisioning Islamic Scholarship: Maqasid Methodology as a New […]
The post <strong>Lima Kelemahan Kesarjanaan Islam Kontemporer, Apa Saja?</strong> appeared first on Muhammadiyah.






