• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Mei 27, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

    Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

    Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

    Menghidupkan Spiritualitas Takwa

    Wukuf: Syiar Agung Kesempurnaan dan Universalitas Islam

    Tim Gabungan Gagalkan 118 Calon Haji Nonprosedural, Terbanyak di Bandara Soekarno-Hatta

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

      Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

      Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

      Menghidupkan Spiritualitas Takwa

      Wukuf: Syiar Agung Kesempurnaan dan Universalitas Islam

      Tim Gabungan Gagalkan 118 Calon Haji Nonprosedural, Terbanyak di Bandara Soekarno-Hatta

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

          Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

          Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

          Menghidupkan Spiritualitas Takwa

          Wukuf: Syiar Agung Kesempurnaan dan Universalitas Islam

          Tim Gabungan Gagalkan 118 Calon Haji Nonprosedural, Terbanyak di Bandara Soekarno-Hatta

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

            Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

            Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

            Menghidupkan Spiritualitas Takwa

            Wukuf: Syiar Agung Kesempurnaan dan Universalitas Islam

            Tim Gabungan Gagalkan 118 Calon Haji Nonprosedural, Terbanyak di Bandara Soekarno-Hatta

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kolom Talkisman Tanjung: Muhammadiyah dalam Perspektif Gerakan Tajdid

              by
              15/03/2023
              in BeritaMu
              0
              Kolom Talkisman Tanjung: Muhammadiyah dalam Perspektif Gerakan Tajdid
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              MUHAMMADIYAH DALAM PERSPEKTIF GERAKAN TAJDID.
              Oleh: Drs.H.Talkisman Tanjung, Wkl ketua PDM Mandailing Natal.
                   Muhammadiyah disamping sebagai gerakan Islam, dakwah amar ma’ruf nahi mungkar, juga dikenal sebagai gerakan Tajdid. Tajdid berasal dari kata : _”jaddada – yujaddidu -_ __tajdiidan”_, yang berarti menjadi baru atau terbarukan. Tajdid adalah pembaharuan dalam ajaran Islam agar terlepas dari tiga kebatilan yaitu takhayyul, bid’ah dan khurafaat.
                   Ketika muhammadiyah didirikan, upaya praktis dan pragmatis yang dilakukan adalah menyebarkan ajaran Islam yang benar dan baik sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Misalnya, memperbaiki arah kiblat, menghilangkan praktek-praktek tahayyul, bid’ah dan khurafat, memurnikan pelaksanaan syari’at-syari’at Islam, dan sasaran utama adalah pemurnian dibidang aqidah dan ibadah.
                   Menurut Haedar Nashir, muhammadiyah memberikan makna pembaharuan kedalam dua gerakan, yaitu pertama, gerakan purifikasi yang terkait dengan persoalan aqidah dan ibadah. Sedangkan yang kedua, gerakan modernisasi dan reformasi, terutama dibidang mu’amalah duniawiyah. Muhammadiyah melakukan semua ini adalah untuk memfungsikan Islam sebagai hudan, furqan dan rahmatan lil’alamin, sehingga kehidupan masyarakat terbimbing dengan baik. Dan semua dilakukan karena muhammadiyah berpandangan bahwa tajdid itu merupakan salah satu watak dari ajaran Islam itu sendiri. Artinya, muhammadiyah memaksimalkan potensi akal yang sehat dan bersih untuk kepentingan kemajuan ummat dan bangsa.
                   Quraisy Shihab mengartikan tajdid itu sebagai ‘pencerahan’ sekaligus ‘pembaruan’. Namun didalam matan keperibadian muhammadiyah disebutkan bahwa dakwah amar ma’ruf nahi mungkar ditujukan kepada yang telah Islam dan yang belum Islam. Kepada yang telah beragama Islam dakwah muhammadiyah itu bersifat tajdid (pembaruan), yaitu mengembalikan kepada ajaran Islam yang asli dan murni. Sementara dakwah muhammadiyah kepada yang belum beragama Islam bersifat ajakan dan seruan. Jadi prinsip tajdidnya sebatas pemurnian(tajrid dan tanzhif), yaitu dengan semboyan “kembali kepada Al-qur’an dan As-sunnah yang maqbulah.
                   Dalam hal kepentingan pengembangan muhammadiyah sebagai gerakan tajdid kedepan, paham agama yang bersifat teosentrisme yang hanya memposisikan manusia sebagai hamba Allah, tetapi kurang adaptif, empati terhadap persoalan kemanusiaan, nampaknya tidak memadai dan, selain ia bersifat terbatas juga diprediksi akan kewalahan menghadapi tantangan  dan masalah kehidupan masyarakat yang relatif semakin kompleks. Konsep _hablun min Allah_ dan _hablun min al-nas_ adalah konsep yang universal (kaaffah) yang ditawarkan Islam berkemajuan dalam beragama. Dengan konsep tersebut muhammadiyah akan mampu melakukan lompatan jauh dan mendalam membawa visi dan misi Islam berkemajuan sesuai perkembangan zaman.
                   Melihat dan memperbincangkan muhammadiyah dalam perspektif gerakan tajdid, ada satu contoh kasus sebagai perbandingan yang terjadi di dunia gereja di Eropa Barat pada awal abad 20 yang lalu. Dengan munculnya industrialisasi yang dahsyat di Eropa Barat akhirnya melahirkan tiga kelas masyarakat yaitu, kapitalis, borjuis(menengah) dan proletar. Pada waktu itu gereja ditantang  bagaimana bisa terlibat atau melibatkan diri dalam persoalan kemiskinan di tengah masyarakat kelas seperti itu. Dan akhirnya muncul bidat-bidat (aliran bid’ah dlm gereja) baik di gereja katolik mapun gereja kristen. Kelompok bidat ini berpandangan, bahwa apabila gereja tidak segera melibatkan diri dalam persoalan kemiskinan yang dihadapi masyarakat Eropa, dikhawatirkan akan mrnumbuhkan  marxisme/komunisme atau atheisme, sebab masyarakat Eropa sudah tidak percaya kepada gereja. Dan apabila kita melihat sejarahnya, memang marxisme itu lahir ditengah-tengah masyarakat proletariat di Eropa Barat, bukan di Rusia. Kaum proletar ini muncul di Eropa Barat pada saat industrialisasi mencapai puncaknya.
                   Dalam realitasnya, bidat-bidat yang muncul setelah terjadi pergolakan ditubuh gereja katolik/kristen, seperti “jalan keselamatan”, mereka bergerak untuk terjun melibatkan diri dalam persoalan kemanusiaan. Pada bulan-bulan musim dingin (di Kanada dll), masalah terbesar yang dihadapi kaum proletar adalah penyediaan jaket (baju anti dingin) yang akan dipakai 3 s/d 4 bulan. Jaket yang baru harganya 100-150 dollar yang tentu sangat tidak terjangkau oleh masyarakat. Nah, organisasi ‘jalan keselamatan’ tampil sebagai pahlawan, mereka mendirikan toko-toko yang menjual jaket bekas yang harganya berkisar 1 – 2,5 dollar saja. Sementara gereja dimasa itu hanya fokus memikirkan ritual hubungan antara manusia dengan Tuhan, lupa hubungan manusia dengan manusia. Dapat kita ketahui akhirnya bidat-bidat itu berkembang dan diminati , sementara secara perlahan gereja ditinggalkan oleh umatnya.
                   Sebenarnya kasus yang mirip dengan kasus tersebut dimasa lalu diawal abad 19 muhammad darwis yang akhirnya lebih dikenal K.H.Ahmad Dahlan telah berhadapan dengan situasi dan kondisi yang sama. Yaitu berhadapan dengan masyarakat miskin, sekaligus masyarakat yang bodoh, jumud dan taklid, karena Indonesia dalam belenggu penjajahan. Akhirnya satu persatu persoalan ummat itu berhasil diurai oleh K.H.Ahmad Dahlan, mulai dari masalah Pendidikan, kesehatan, kemiskinan sampai kepada menanamkan keyakinan bahwa ber-islam yang benar itu tidak hanya sebatas kajian/konsep, tetapi ber-islam yang benar itu adalah diamalkan. Beliau baca dan tela’ah surat Al-ma’un, buahnya adalah lahirnya Rumah sakit, klinik, panti-panti sosial, sekolah/madrasah dan sebagainya. K.H.Ahmad Dahlan disebut sebagai ‘mujaddid’ (pembaharu), ini adalah suatu penghormatan.  Menurut  K.H.Ahmad Dahlan tajdid itu adalah bagaimana agar Islam itu, qur’an dan hadits itu dibumikan, artinya diamalkan. Silahkan agama itu didiskusikan, diperdebatkan, dilakukan pengkajian-pengkajian, tetapi ingat, jangan gara-gara hanya karena berdebat masalah tatacara shalat Taraweh, masalah shalat iftitah, dan sebagainya mengakibatkan telat bangun subuhnya dan hampir tidak mengerjakan shalat subuh.
                   Kedepan pemaknaan gerakan Tajdid perlu dipertajam, tidak hanya sebatas purifikasi, modernisasi, tetapi perlu dilakukan reformasi-reformasi. Misalnya, jika selama ini muhammadiyah mendirikan Perguruan Tinggi, yang terbayang program studi yang akan dibuka adalah hukum, ekonomi, keguruan, ilmu Agama. Kalau agak bonafid, kedokteran dan farmasi. Tetapi mengapa tidak, dimasa depan muhammadiyah berfikir untuk mendirikan akademi perhotelan, akademi sekretaris, dll. Kita bisa melihat di Turki itu resepsionis hotel itu adalah wanita-wanita berjilbab, menepis pikiran mesum kita bahwa yang bekerja dihotel itu terkait dengan orang yang rendah moralnya, padahal dakwah muhammadiyah perlu masuk kedunia perhotelan, tidak hanya sekedar berlabel syari’ah, tetapi bagaimana kedepan hotel-hotel kita itu adalah hotel yang sarat dengan pelayanan islami, memiliki sarana-sarana hotel yang islami, religius, yang membuat nasabah hotel nyaman dan tenang jauh dari kema’siyatan dan sebagainya. Desain hotel yang dibuat adalah desain hotel yang Islami, memiliki fasilitas, sarana dan prasarana yang Islami. Demikian juga image sebagian orang bahwa menjadi seorang sekretaris itu hanya akan menjadi santapan bos, yang sebenarnya image itu harus dirobah menjadi image yang positif jauh dari pikiran-pikiran mesum. Kondisi yang sama juga ada pada dunia transportasi, akan ada pramugari-pramugari yang islami, ramah, tetapi tidak bahenol dan mengundang kema’siyatan dan sebagainya.
                   Dakwah komunitas yang menjadi program muhammadiyah pada abad kedua ini  akan menjadi sangat efektif apabila ada amal usaha-amal usaha penunjang yang merupakan hasil dari lompatan-lompatan yang jauh dari pemikiran dakwah Islam kedepan. Konsep Tajdid yang dikembangkan oleh K.H.Ahmad Dahlan, justru menjadi prioritas muhammadiyah dalam perspektif gerakan tajdid, yaitu “ber-Islam yang benat itu adalah belajar/berinovasi dan beramal”. Dan gerajan tajdid muhammadiyah harus lebih teliti lagi menyisir persoalan-persoalan ummat yang semakin kompleks ini. Harapan kebangkitan Islam tertumpu kepada Persyarikatan Muhammadiyah yang hari ini sudah mengglobal.  Wallahu a’lam.
              Batahan, medio Sya’ban 1444 H.

              The post Kolom Talkisman Tanjung: Muhammadiyah dalam Perspektif Gerakan Tajdid appeared first on Infomu.

              WartaTerkait

              Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

              Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

              Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

              Menghidupkan Spiritualitas Takwa

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Pengabdian Kepada Masyarakat, Dosen PBSI UMKO Lakukan Peningkatan Pembelajaran Digital

              Next Post

              Cinta Kuya

              InfoLain

              BeritaMu

              Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

              27/05/2026
              BeritaMu

              Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

              27/05/2026
              BeritaMu

              Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

              27/05/2026
              Next Post

              Cinta Kuya

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

                27/05/2026

                Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

                27/05/2026

                Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

                27/05/2026

                Menghidupkan Spiritualitas Takwa

                27/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,234)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,748)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Muhammadiyah Simalungun Siapkan 48 Hewan Kurban dan Rilis Imam, Khatib, Shalat idul Adha 1447 H.

                27/05/2026

                Idul Adha dan Kurban dalam Perspektif Islam Berkemajuan: Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

                27/05/2026

                Blackout Sumatera, Alarm Keras Rapuhnya Sistem Kelistrikan Nasional

                27/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In