PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Sabtu – Ahad, 16 – 17 Februari 2023, SD Muhammadiyah Palur melaksanakan kegiatan Darul Arqam Guru dan Staff dengan mengusung tema “SDMP SOLID (Sigap – Optipis – Loyal – Intregitas – ber Dedikasi) di Pondok Sari 2, Tawangmangu, Karanganyar.
Di dalam kegiatan tersebut dihadirkan 2 motivator unggul dari dua generasi yang berbeda. Pada sesi siang menjelang sore hadir Ibunda Sri Kusdwilastuti, S.Ag, MS.I yang merupakan generasi baby bomer. Beliau dalam pengisiannya lebih cenderung dengan kisah cerita perjalanan SD Muhammadiyah Palur saat pada posisi titik terendah dengan jumlah murid yang tiap kelasnya bisa di hitung dengan jari.
Mulai dari awal tahun 2021 beliau ditempatkan sebagai kepala sekolah di SD Muhammadiyah Palur hingga di bulan Juli 2018 beliau diminta kembali oleh DikNas Sukoharjo untuk menjadi Kepala Sekolah di salah satu SD Negeri di Palur. Sebuah perjalanan panjang pengabdian yang didasarkan dengan hati Lillaahita’ala. Kerja Lillaah berbuah Jannah, InsyaAllah. Beliau mengatakan, “Menjadi Kepala Sekolah itu harus berani, tegas dan tegel.”
Pesan beliau, “Jika kalian bekerja di Muhammadiyah, maka besarkanlah Muhammadiyah. Miliki komitmen, azam dan disiplin jangan iren dalam pekerjaan.”
Berbeda halnya dengan Pak Nasru Harahap, kepala sekolah SMA Muhammadiyah Al Kaustar yang masih muda, dengan segala canda guyonannya mengatakan tantangan membesarkan AUM itu tidak hanya ngeri tapi ndaging
Beliau mengungkapkan 11 ciri – ciri Organisasi yang kurang sehat, yaitu :
Tidak adanya kesempatan untuk berkembang
Anggotanya cenderung takut untuk mengemukakan pendapat.
Tidak adanya solidaritas dan sinergitas
Pemimpin terlalu fokus pada tugas
Keputusan yang diambil berdasarkan pribadi
Menyalahkan satu sama lain
Status guru dan karyawan tidak jelas
Tidak memiliki visi dan misi yang jelas
Management tertutup
Aktivitas organisasi tidak terarah
Tidak memperhatikan kebutuhan karyawan.
Pak Nas yang termasuk generasi millenial / Gen Y ini mempunyai tips khusus dalam membangun team work yang solid. Yang pertama tanamkan value baik self value maupun school value yang meliputi 4 hal : Tumbuh, Totalitas, amal sholih dan peduli. Yang kedua, melakukan yang terbaik karena kita umat terbaik.
Beliau menyisipkan kalimat bermakna dari sosok tokoh / ulama, Buya Hamka. Kalau hidup sekedar hidup maka kera di hutan pun bisa hidup. Kalau kerja hanya sekedar kerja kerbau di sawah juga bekerja
Sebagai clossing statemen ada 7 hal yang perlu diperhatikan bagi mereka yang bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah, yaitu :
Bersemangatlah dengan hal hal yang bermanfaat.
Selalu ingat tujuan akhir, bukan memikirkan masalah
Pupuk terus harapan, bukan menyalahkan keadaan
Saling mendoakan bukan merendahkan
Saling memotivasi bukan sikut sana sini
Budayakan malu jika tidak berperan bukan baperan
Jangan pernah merasa puas dengan hasil sekarang.
Dari kedua motivator beda generasi tersebut diharapkan para guru dan staff SD Muhammadiyah Palur terpompa kembali semangatnya sehingga mampu menjadi tim kerja yang sigap, optimis, loyal, integritas dan ber dedikasi tinggi menghadapi setiap perubahan dan tantangan zaman.(*)
Penulis: Wahyuti, S.Pd
The post Darul Arqam SDMP SOLID Hadirkan Dua Motivator appeared first on PWM Jawa Tengah.










