• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, September 30, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

    Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

    Musywil V ITMI Jawa Tengah, Muhammadiyah Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Netra

    Dorong Tata Kelola Modern, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Jawa Tengah di UMPP Pekalongan

    Mahasiswa UMS Bikin Platform Skrining Perkembangan Anak KINDO.fun, Sabet Silver Medal WICE 2026 Malaysia

    PDM Padangsidimpuan Kukuhkan Kepemimpinan Baru di Dua Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

      Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

      Musywil V ITMI Jawa Tengah, Muhammadiyah Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Netra

      Dorong Tata Kelola Modern, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Jawa Tengah di UMPP Pekalongan

      Mahasiswa UMS Bikin Platform Skrining Perkembangan Anak KINDO.fun, Sabet Silver Medal WICE 2026 Malaysia

      PDM Padangsidimpuan Kukuhkan Kepemimpinan Baru di Dua Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

          Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

          Musywil V ITMI Jawa Tengah, Muhammadiyah Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Netra

          Dorong Tata Kelola Modern, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Jawa Tengah di UMPP Pekalongan

          Mahasiswa UMS Bikin Platform Skrining Perkembangan Anak KINDO.fun, Sabet Silver Medal WICE 2026 Malaysia

          PDM Padangsidimpuan Kukuhkan Kepemimpinan Baru di Dua Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

            Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

            Musywil V ITMI Jawa Tengah, Muhammadiyah Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Netra

            Dorong Tata Kelola Modern, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Jawa Tengah di UMPP Pekalongan

            Mahasiswa UMS Bikin Platform Skrining Perkembangan Anak KINDO.fun, Sabet Silver Medal WICE 2026 Malaysia

            PDM Padangsidimpuan Kukuhkan Kepemimpinan Baru di Dua Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kolom Arifulhaq: Demokrasi dan Kentut Pak Dhe

              by
              21/09/2022
              in BeritaMu
              0
              Kolom Arifulhaq: Demokrasi dan Kentut Pak Dhe
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              Demokrasi dan Kentut Pak Dhe

              Oleh, Arifulhaq Aceh

              Demokrasi di Indonesia identik dengan sebuah perjuangan yang terbungkus dalam proses sejarah panjang, alamiah dan diterapkan dalam sistem politik. Pengaruhnya adalah sebuah perubahan mendasar yang menyokong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengantarkan pada keberhasilan (Soetan Syahrir, dkk,1955).

               

              Sejak reformasi digulirkan pada 1998, tercatat sistem pemilu dan perpolitikan di tanah air telah banyak berubah salah satunya adalah dari single majority  menjadi multi party system. Secara umum, demokrasi di Indonesia, lembaga dan aturan main telah dihadirkan, tetapi secara kualitas, dan sistem yang berlangsung belum mencerminkan karakter demokrasi substantif, lantaran minim kapasitas. Pemilu hanya menjadi media para elite politik untuk mendapatkan suara masyarakat (Syarif Hidayat,LIPI-2020).

              Ketika pemilu usai, sayup-sayup janji manis yang ditabur tinggal kenangan dan masyarakat pun hanya gigit jari. Suara yang dititipkan kepada para elite politik tidak berdampak pada perbaikan kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan periode pascapemilu. Lembaga perwakilan rakyat  sebagai penyambung lidah rakyat “beku” tidak berperan efektif memenuhi tugasnya.

              MEROKET

              Jargon “ekonomi meroket” dan “topik keunggulan  yang begitu pesat di berbagai bidang” menghiasi media massa berbulan-bulan seharusnya berbanding lurus dengan indeks demokrasi. Berita yang dirilis The Economist Intelligence Unit (EUI) tahun lalu (2021)  menempatkan Indonesia pada peringkat ke-52. Sebagai warga NKRI tentu urutan “prihatin” ini mengimplikasikan bahwa kesejahteraan penduduk belumlah menunjukkan tingkat yang membahagiakan.

              Kalangan pendukung penguasa khususnya  para buzzer tentu tak pernah mengakui implikasi keprihatinan ini, namun berbagai bukti memang menunjukkan bahwa peringkat demokrasi Indonesia era pemerintahan yang sekarang berada jauh dibawah peringkat demokrasi Indonesia di era presiden sebelumnya. Hal ini terungkap dari temuan yang diungkapkan oleh berbagai lembaga internasional pengamat demokrasi yang menyiarkan masalah tersebut di berbagai media.

              Freedom House, salah satu lembaga pemerhati dan pendukung demokrasi internasional, memasukkan Indonesia sebagai negara party free, dengan nilai yang berada di urutan bawah dalam beberapa tahun terakhir. Berbeda jauh di bawah era Presiden SBY yang berhasil membawa Indonesia cukup lama bertahan sebagai Negara yang sukses berdemokrasi.

              Selanjutnya, perkembangan demokrasi dan implikasinya di NKRI dipertegas  oleh catatan koalisi masyarakat sipil seperti Amnesty Internasional  yang menyiarkan berbagai tragedi di tanah air yakni  penangkapan pihak-pihak yang berbeda pendapat dengan penguasa meningkat setiap tahun. Hasil survei yang  dilakukan menunjukkan bahwa warga semakin takut berbicara dan berekspresi di muka umum karena jerat UU ITE. Ditambah adanya intimidasi berupa peretasan akun sosial media hingga serangan buzzer kepada  pihak yang kritis terhadap pemerintah.

              EFEK DEMOKRASI

              Di era demokrasi yang semakin memanas, sikap masyarakat yang apatis, “nrimo”, atau cuek bebek adalah fenomena baru yang menarik untuk dikaji secara akademik. Berbagai persoalan yang langsung berimbas pada masyarakat bawah seperti; BBM naik,  harga barang selangit, inflasi tinggi, penegakan hukum yang diskriminatif, lahan-lahan rakyat yang diserobot oleh mafia maupun mengatasnamakan kepentingan umum, lapangan kerja yang sulit, kurikulum  pendidikan yang cespleng, gizi buruk,KKN yang merajalela,narkoba,judi,pencucian uang,oligarki,monopoli,illegal loging,kesehatan yang memburuk,perumahan kumuh, SDM rendah,human trafficking,prostitusi semakin memperparah kualitas kehidupan mereka.

              Carut marut keadaan ini pada satu sisi menjadi alasan munculnya sosok “Ratu Adil” yang memberikan solusi instan. Kapan ? Ya, saat genderang Pemilu mulai ditabuh. Semua pihak paham hal ini namun tetap tak berdaya menghadapinya. Berbagai model dan gaya kepemimpinan muncul. Duit, sembako,bansos, hibah atau pinjaman pribadi tiba-tiba saja ditabur baik mengatasnamakan pribadi maupun kelompok dan masyarakat pun  sepertinya  faham imbalan apa yang harus  mereka berikan. Ya, apalagi kalau bukan “mencucuk” di bilik suara.

              Politik sebagai bagian dari demokrasi memungkinkan adanya kebebasan yang setara dan bebas menyatakan sikap maupun berorasi di tengah kerumunan. Para Caleg, Bupati, Gubernur, hingga Capres, memu-muji dirinya setinggi langit. Begitu juga para fansnya, entah karena apa yang membuat mereka tetap semangat dan  mengelu-elukannya setengah hidup bahkan rela mati membela pujaannya.

              Selanjutnya, oposan membalas dengan mencari-cari kelemahan pihak yang berseberangan mulai dari cara yang halus hingga licik mereka jadikan senjata ampuh demi menjatuhkan lawan-lawannya. Hari ini A, besok menjadi B dan seterusnya. Hari ini memuji-muji sang lawan sebagai sosok dermawan (dewa penolong), besoknya sudah menjadikannya sebagai musuh bebuyutan.

              Magnet kekuasaan menjadikan para pesaing kekuasaan tidak berhenti sampai di situ saja.Peran media massa, cetak maupun digital semakin mempertajam perbedaan bahkan mengancam negeri.Setiap hari perbendaharaan kata berupa makian,hoax,fitnah, sampai umpatan berhamburan bak air mengalir. Politik selalu saja penuh dengan intrik, tipu-daya, dan kemunafikan adalah hal yang sudah tidak asing lagi memang.

              Oleh karena itu tak bisa dipungkiri lagi jika politik pun sudah keluar dari nilai-nilai hakiki sebuah kebenaran, tercemar karena ambisi para pesaing. Segala cara dilakukan demi mengejar sebuah kekuasaan. Politik telah melangkah jauh dari makna yang sesungguhnya. Gelar akademik yang melekat seharusnya menjadi penangkal kebobrokan malah menjadi daya tawar untuk bersinergi dengan nafsu si angkara murka, ya apalagi kalau bukan untuk mendapatkan kursi kekuasaan.

              Maka, jelas dan pasti, politik bagi para elit dan pemujanya telah beranalogi bak kentut belaka ketika dikeluarkan membuat situasi tak nyaman karena orang lain menciumnya. Orang normal pasti setuju bahwa kentut adalah proses metabolisme dalam perut yang dikeluarkan melalui dubur. Sebagai contoh, sudah tahu korupsi adalah perbuatan mealnggar hukum akan tetapi demi memenuhi ambisi pribadi mereka lakukan juga demi mendapatkan kekayaan dan julukan orang hebat.

              Akan tetapi bila sang idola “Pak Dhe”yang kentut di tengah kerumunan,sang pemuja pura-pura tidak tahu dan bahkan wajahnya sumringah plus senyum kepuasan.Aneh bin ajaib…! Kentut yang sudah jelas-jelas bau dan tak sehat malah diterima dengan lapang dada. Meskipun orang di sekitar bertanya-tanya siapa yang kentut itu, yang bersangkutan malah ikut keheranan dan bertanya tanpa beban padahal orang lain sudah mabuk tak ketulungan.

              Demikianlah,untuk memahami demokrasi yang sedang mengepakkan sayapnya di negeri ini,maka dunia politik yang diamalkan para elit dan “Pak Dhe”beserta pendukungnya yang berbuat “serba aneh”pun menjadi aneh dalam bertindak. Kentut yang sudah jelas bau malah tak berefek pada hidungnya.Gegara langkah-langkah licik yang dimainkan, politik pun jadi tercemar.

              *Penulis adalah Guru SMK Negeri 1 Pancur Batu Deli Serdang/Dosen FKIP UMSU Medan, Doctor (Cand.) in Applied Linguistics Program of UNIMED Medan, Wakil Ketua PDM Deli Serdang, dan Aktivis Sosial

              The post Kolom Arifulhaq: Demokrasi dan Kentut Pak Dhe appeared first on Infomu.

              WartaTerkait

              Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

              Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

              Musywil V ITMI Jawa Tengah, Muhammadiyah Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Netra

              Dorong Tata Kelola Modern, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Jawa Tengah di UMPP Pekalongan

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Kapan Salat Ghaib Dilaksanakan?

              Next Post

              Aisyiyah Sumut Sukses Gelar Berbagai Kegiatan Milad dan Siar Muktamar

              InfoLain

              BeritaMu

              Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

              30/09/2026
              BeritaMu

              Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

              30/09/2026
              BeritaMu

              Musywil V ITMI Jawa Tengah, Muhammadiyah Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Netra

              30/09/2026
              Next Post
              Monev, Alhamdulillah KKN UMRI Berjalan HEBAT

              Monev, Alhamdulillah KKN UMRI Berjalan HEBAT

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

                30/09/2026

                Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

                30/09/2026

                Dorong Tata Kelola Modern, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Jawa Tengah di UMPP Pekalongan

                30/09/2026

                Musywil V ITMI Jawa Tengah, Muhammadiyah Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Netra

                30/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,626)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,258)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Redam Perpecahan, Tabligh Akbar Muhammadiyah Nguter Ajak Umat Tabayun di Media Sosial

                30/09/2026

                Semarak Hari Jadi UMS ke-68, RS UMS Perkuat Kolaborasi lewat Sepak Bola

                30/09/2026

                Dorong Tata Kelola Modern, PWM Jateng Gelar Bimtek Eksekutif PDM Jawa Tengah di UMPP Pekalongan

                30/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In