• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Perkuat Ekosistem Pesisir Mangrove, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Implementasikan Metode Tanam Inovatif di Bantul

    Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7 Kupas Cara Mahasiswa Menjaga Kesehatan Mental

    Jadi Juara Umum Lomba Pengenal Berprestasi, Ini Kunci Sukses Hizbul Wathan Jawa Tengah

    Kukuhkan 669 Alumni, Unimus Pertegas Komitmen Kesehatan Lewat Inovasi Terapi Kanker Tanpa Kemo

    Cetak Guru Masa Depan Berkualitas, FKIP UMS Gelar Kompetisi Microteaching Nasional

    Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

    Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Perkuat Ekosistem Pesisir Mangrove, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Implementasikan Metode Tanam Inovatif di Bantul

      Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7 Kupas Cara Mahasiswa Menjaga Kesehatan Mental

      Jadi Juara Umum Lomba Pengenal Berprestasi, Ini Kunci Sukses Hizbul Wathan Jawa Tengah

      Kukuhkan 669 Alumni, Unimus Pertegas Komitmen Kesehatan Lewat Inovasi Terapi Kanker Tanpa Kemo

      Cetak Guru Masa Depan Berkualitas, FKIP UMS Gelar Kompetisi Microteaching Nasional

      Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

      Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Топовые онлайн казино в Польше

        4rabet official website – deposits, withdrawals and payment methods

        Glory online casino registration and login

        Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

        Vodka онлайн казино – официальный сайт

        1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Perkuat Ekosistem Pesisir Mangrove, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Implementasikan Metode Tanam Inovatif di Bantul

          Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7 Kupas Cara Mahasiswa Menjaga Kesehatan Mental

          Jadi Juara Umum Lomba Pengenal Berprestasi, Ini Kunci Sukses Hizbul Wathan Jawa Tengah

          Kukuhkan 669 Alumni, Unimus Pertegas Komitmen Kesehatan Lewat Inovasi Terapi Kanker Tanpa Kemo

          Cetak Guru Masa Depan Berkualitas, FKIP UMS Gelar Kompetisi Microteaching Nasional

          Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

          Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Perkuat Ekosistem Pesisir Mangrove, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Implementasikan Metode Tanam Inovatif di Bantul

            Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7 Kupas Cara Mahasiswa Menjaga Kesehatan Mental

            Jadi Juara Umum Lomba Pengenal Berprestasi, Ini Kunci Sukses Hizbul Wathan Jawa Tengah

            Kukuhkan 669 Alumni, Unimus Pertegas Komitmen Kesehatan Lewat Inovasi Terapi Kanker Tanpa Kemo

            Cetak Guru Masa Depan Berkualitas, FKIP UMS Gelar Kompetisi Microteaching Nasional

            Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

            Jawa Tengah Sabet Juara Umum Putra LPB V Nasional Hizbul Wathan: Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Топовые онлайн казино в Польше

              4rabet official website – deposits, withdrawals and payment methods

              Glory online casino registration and login

              Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

              Vodka онлайн казино – официальный сайт

              1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Gaya Pak AR, Muktamar Muhammadiyah, dan Dilema Pancasila

              by
              04/10/2022
              in BeritaMu
              0
              Gaya Pak AR, Muktamar Muhammadiyah, dan Dilema Pancasila
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Gaya Pak AR, Muktamar Muhammadiyah, dan Dilema Pancasila

              WartaTerkait

              Perkuat Ekosistem Pesisir Mangrove, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Implementasikan Metode Tanam Inovatif di Bantul

              Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7 Kupas Cara Mahasiswa Menjaga Kesehatan Mental

              Kukuhkan 669 Alumni, Unimus Pertegas Komitmen Kesehatan Lewat Inovasi Terapi Kanker Tanpa Kemo

              Jadi Juara Umum Lomba Pengenal Berprestasi, Ini Kunci Sukses Hizbul Wathan Jawa Tengah

              Oleh: Among Kurnia Ebo

              Sesaat lagi organisasi Persyarikatan Muhammadiyah akan menggelar Muktamar ke-48 di kota Solo. Bertempat di Kampus UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) pada 18-20 Nopember 2022 mendatang. Band Letto dan Kotak dihadirkan sebagai salah satu pembuka agenda muktamar untuk memeriahkan acara sekaligus menyambut hadirnya ratusan ribu muktamirin yang datang dari seluruh Indonesia.

              Sejatinya, ini adalah Muktamar yang tertunda. Seharusnya Muktamar Solo berlangsung pada Juli 2020. Tapi, menjadi batal karena awal tahun itu badai corona datang menghantam dan ikut meluluhlantakkan agenda muktamar yang sudah dirancang dengan matang.

              Apa yang menarik dan bisa menjadi catatan penting dari Muktamar Muhammadiyah Solo yang tinggal 77 hari lagi ini?

              Pertama, ini adalah muktamar kedua di kota Solo. Muktamar pertama yang digelar di kota Solo diselenggarakan 37 tahun lalu, tahun 1985. Di jaman Ketua Umum PP Muhammadiyah masih dipegang Pak AR Fachroedin, ulama paling kharismatik di Muhammadiyah yang belum ada tandingnya sampai hari ini. Juga Ketua Umum PP Muhammadiyah terlama sepanjang sejarah persyarikatan.

              Salah satu yang menjadi catatan penting saat Muktamar Muhammadiyah ke-41 di Solo kala itu adalah muktamar ini menjadi momentum bagi Muhammadiyah yang legawa menerima Pancasila sebagai asas organisasi memenuhi instruksi pemerintah Indonesia melalui UU No 3/1985 tertanggal 19 Pebruari 1985 yang mewajibkan semua organisasi massa harus berasas tunggal Pancasila.

              Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan Islam yang terhitung paling akhir atau paling lambat memutuskan menerima asas tunggal dalam AD/ART organisasinya. Setelah perdebatan internal yang cukup panjang akhirnya Muhammadiyah, menyusul PPP, NU, dan organisasi massa Islam lainnya untuk akomodatif dengan keinginan pemerintah.

              Bagi organisasi sekuler atau nonkeagamaan, memang gampang saja memutuskan menerima asas Pancasila sesuai kehendak pemerintahan Orde Baru. Tapi tidak demikian dengan ormas Islam apalagi yang mempunyai umat puluhan juta orang. Terjadi dialog dan perdebatan yang panjang di tingkat internal untuk pada akhirnya sampai tingkat mufakat pada satu kesimpulan akhir: menerima.

              Muhammadiyah bisa melewati tantangan ini dengan smoth. Tentu saja, ini tidak lepas dari gaya kepemimpinan Pak AR yang sangat njawani. Mengayomi sana-sini, alon-alon waton kelakon, dan rembug kepenak. Melalui pidatonya berjudul “Pancasila Bukan Agama” yang memaparkan sila-sila Pancasila yang semua nilainya adalah kandungan dalam Al-Quran akhirnya Pancasila bisa diterima sebagai asas organisasi Persyarikatan Muhammadiyah tanpa ada gejolak dari para muktamirin.

              Ini adalah keputusan radikal yang dilakukan oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang anehnya tidak mendapatkan “pertentangan” yang radikal dari jamaahnya. Buktinya apa? Pak AR akhirnya terpilih kembali menjadi Ketua Umum. Dari 1086 suara yang punya hak pilih, sebanyak 1059 memilih Pak AR Fachroedin untuk dipercaya kembali melanjutkan kepemimpinannya di Muhammadiyah. Tanpa drama, tanpa huru-hara. Adem ayem tenterem. Menyejukkan semuanya.

              Kepada Pak AR Fachroedin inilah sebetulnya warga Muhammadiyah semestinya bisa terus berkaca. Bukan saja dari kepribadiannya yang sederhana, tapi juga pada gaya kepemimpinannya yang berhasil. Yang membuat Muhammadiyah berjalan aman dan terus bisa berkembang menjalankan misi dakwah dan amal usahanya.

              Seorang peneliti pernah membandingkan gaya kepemimpinan Muhamadiyah masa Pak AR ini dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah setelahnya. Antara lain saat dijabat oleh Pak Amien Rais dan Buya Syafii Maarif.

              Gaya Pak AR itu adalah gaya “asal selamet”. Sedangkan gaya Pak Amien dan Buya Syafii adalah “asal cepet”. Pak AR berprinsip tidak apa-apa terlambat atau pelan-pelan yang penting menyelamatkan semuanya, tidak ada yang dipermalukan apalagi yang dizalimi. Risiko diambil seminimal mungkin.

              Sedangkan kepemimpinan setelahnya, terutama di masa Pak Amien dan Buya Syafii berkebalikan atau jauh dari gaya itu. Cepat tanggap, hadapi risiko. Muhammadiyah adalah organisasi besar dengan umat yang besar, harus berani mengutarakan kebenaran yang diyakininya dengan jelas dan tegas. Beda jaman, beda generasi, secara faktual melahirkan gaya kepemimpinan yang berbeda.

              Perubahan yang tampak ekstrem itu terjadi saat Ketua PP Muhammadiyah dipegang Pak Amien Rais. Situasi sosial politik yang bergejolak pada saat itu terutama di ujung-ujung masa gerakan reformasi membuat gaya kepemimpinan Muhammadiyah berubah gaya menjadi “asal cepet”.

              Eskalasi sosial ekonomi politik yang tidak menentu menjelang keruntuhan Orde Baru direspon Amien Rais dengan sangat cepat. Bahkan merespon peristiwa-peristiwa politik yang sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan gerakan praksis Muhammadiyah. Tentu saja, ini membawa risiko yang tidak kecil bagi Muhammadiyah. Dan juga sangat mengagetkan bagi banyak pihak karena biasanya Muhammadiyah itu tampil dengan kritik yang halus dan elegan tiba-tiba berubah menjadi keras dan terang-terangan.

              Refleksi kedua yang patut dilakukan adalah perlunya merumuskan metode berdakwah yang pas bagi aktivis dan organisatoris Muhammadiyah di era kekinian. Ada banyak model berdakwah dari tokoh-tokoh Muhammadiyah di masa lalu yang perlu dikaji lalu dipilih mana yang paling relevan dan dimodifikasi untuk dipraktikkan generasi masa depan yang situasi dan kondisinya sudah sangat berbeda.

              Gaya berdakwah Pak AR misalnya dikenal sangat jenaka tetapi cerdas. Pesannya sampai tapi orang tidak merasai digurui, diajari, apalagi diperintah. Mengikuti pengajian Pak AR rasanya orang diajak ngobrol bersama sambil bercanda yang tanpa sadar di saat-saat yang pas Pak AR memasukkan pesan intinya.

              Tak heran, pengajian Pak AR yang rutin di RRI Yogya kalau itu sangat digandrungi audiens. Bukan hanya warga Muhammadiyah yang mendengarkannya. Tapi juga juga warga ormas lain bahkan dari agama lain. Bahkan PITI (organisasi mualaf Tionghoa di Yogyakarta) sampai “menginstruksikan” anggotanya untuk selalu menyimak ceramah-ceramah Pak AR dianggap mudah dipahami, lembut, tidak galak, tapi pesannya sampai dan gampang dipraktikkan.

              Pendek kata, gaya berdakwah Pak AR yang “gaul” mudah diterima oleh semua kalangan masyarakat. Melewati batas organisasi. Melampaui batas ras, suku, bahkan agama. Ceramah Pak AR dianggap sebagai dakwah yang menyejukkan dan merangkul semua umat. Tidak menyudutkan atau memojokkan siapa pun yang berbeda. Kalau ada yang terkena sindiran Pak AR masih bisa tersenyum karena hanya merasa disentil saja. Nah, masihkan pegiat-pegiat dakwah Muhammadiyah bisa menampilkan dakwah sejuk seperti itu? Patut kiranya itu menjadi renungan bersama.

              Suatu kali Buya Syafii bertanya kepada Pak AR: “Pak AR masih banyak merokoknya?” Dengan jenakanya Pak AR menjawab, “Tidak kok. Hanya satu satu.” Pak AR Fachroedin memang ulama besar Muhamadiyah yang merokoknya boleh disebut tidak pernah putus. Bahkan seringkali masih dengan kepulan asap rokok saat berceramah. Ketika fotonya yang sedang mengapit sebatang rokok dijadikan cover sebuah buku yang berisi ringkasan ceramah-ceramahnya dan sedikit pengalaman hidupnya, tidak mendapat komplain apa-apa.

              “Agama itu mudah. Jangan dibuat sulit. Agama itu harus dibuat menggembirakan. Jangan menakutkan. Banyak umat yang hidupnya masih susah mosok masih harus ditakut-takuti lagi,” ujarnya dalam sebuah pengajian.

              Cara berdakwah Pak AR yang jenaka dan sederhana itu terbukti lebih mengena di hati masyarakat. Berdasarkan pengakuan RRI, acara ceramah Pak AR selalu mendapatkan rating tinggi. Bahkan seringkali jumlah pendengarnya melebihi acara ketoprak, wayang kulit, atau sandiwara radio yang lagi booming saat itu. Belum ada penceramah di Yogya yang pendengarnya begitu masif dan acaranya dinanti-nantikan pendengarnya dari semua lapisan masyarakat.

              Pengajian Pak AR adalah acara favorit RRI Yogya yang selalu ditunggu-tunggu jam tayangnya. Bahkan ketika dikutip ulang Harian Kedaulatan Rakyat di rubrik Pak AR Menjawab, ulasannya sering dibaca oleh Romo Mangun, Romo Dick Hartoko, dan Romo Sindhunata, para rohaniawan Katolik berpengaruh di Yogya. Kalau ada wartawan bertanya tentang tokoh Islam, mereka selalu mengacu pada sosok Pak AR dan pikiran-pikirannya.

              Begitulah beberapa catatan tentang Pak AR Fachroedin, Ketua Umum PP Muhammadiyah lima periode tanpa ada keberatan dari warga persyarikatan. Itu sudah bisa menjadi bukti Pak AR adalah teladan bagi Muhammadiyah. Masalahnya apakah keteladanan Pak AR itu akan diteladani oleh warga Muhammadiyah kiwari ini ataukah akan dilupakan begitu saja dari ingatan? Waktu dan fakta yang akan menjawabnya.

              Pertanyaan terakhir yang barangkali bisa menjadi renungan bersama semua warga Muhammadiyah saat Muktamar Solo nanti adalah momentum apa yang akan dibuat agar muktamar kali kedua di Kota Bengawan ini tidak sekedar menjadi ritual sekian tahunan yang bertujuan utama untuk memilih Ketua Umum periode selanjutnya? Poin-poin apa saja yang bisa dijadikan pijakan Muhammadiyah dalam menjalankan organisasi dan amal usahanya menghadapi tantangan jaman yang serba digital, ancaman krisis dunia, perbenturan informasi yang penuh kebenaran nisbi, biaya pendidikan anak bangsa yang kian mahal, dan angka kemiskinan masyarakat bawah yang makin meninggi?

              Muhammadiyah sudah ikut serta melaksanakan kewajiban negara yang ditegaskan di dalam konstitusi Pembukaan UUD 1945 – mencerdaskan kehidupan bangsa, melindungi tanah tumpah darah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat -lewat berbagai amal usahanya (sekolah, madrasah kampus, rumah sakit, panti asuhan, rumah budaya, lembaga zakat, perbankan, lembaga bantuan hukum, dan seterusnya). Sudah cukupkah???*

              Among Kurnia Ebo, mantan aktivis IMM Komisariat Gadjah Mada Yogyakarta

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Hari Guru

              Next Post

              Jelang Launching Eco-Smart School, PW IPM Lampung Audiensi keDinas Lingkungan Hidup 

              InfoLain

              BeritaMu

              Perkuat Ekosistem Pesisir Mangrove, Mahasiswa UNISA Yogyakarta Implementasikan Metode Tanam Inovatif di Bantul

              02/07/2026
              BeritaMu

              Buletin Masjid Kampus UMS Vol. 7 Kupas Cara Mahasiswa Menjaga Kesehatan Mental

              02/07/2026
              BeritaMu

              Kukuhkan 669 Alumni, Unimus Pertegas Komitmen Kesehatan Lewat Inovasi Terapi Kanker Tanpa Kemo

              02/07/2026
              Next Post

              Sanksi FIFA terhadap Indonesia

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                UMSU dan Japan World Business Teken MoU, Buka Peluang Mahasiswa Magang ke Jepang​Peny Eriska

                02/07/2026

                Wisuda 2440 Lulusan PP Muhammadiyah Banggakan Capaian Prestasi Internasional UMSU​Peny Eriska

                02/07/2026

                Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”​Peny Eriska

                02/07/2026

                Haru Biru di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis​Peny Eriska

                02/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,610)
                • Hukum Islam (1,450)
                • Kabar PTMA (3,882)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                UMSU dan Japan World Business Teken MoU, Buka Peluang Mahasiswa Magang ke Jepang​Peny Eriska

                02/07/2026

                Wisuda 2440 Lulusan PP Muhammadiyah Banggakan Capaian Prestasi Internasional UMSU​Peny Eriska

                02/07/2026

                Wisudawati Kristen UMSU, Nikmati Spirit “Rahmatan Lil Alamin”​Peny Eriska

                02/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In