Taekwondo Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membawa pulang 12 medali dari Liga DKI Jakarta Series ke-14. Di tengah persaingan 2.300 atlet dari berbagai daerah, tim UMS berhasil meraih sembilan medali emas dan tiga perak dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, 30 Oktober–1 November 2026.
Sembilan medali emas tersebut terdiri atas tujuh emas kategori kyorugi (pertarungan) dan dua emas kategori poomsae (jurus). Sementara tiga medali perak seluruhnya diraih dari kategori kyorugi.
Kejuaraan tingkat nasional yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) DKI Jakarta ini menjadi ajang bagi atlet UMS untuk menguji kemampuan di tengah persaingan taekwondo dari berbagai perguruan tinggi dan klub.
Galang Nur Hidayat, mahasiswa Ilmu Hukum UMS sekaligus peraih medali emas kyorugi, mengaku bangga bisa bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai daerah.
“Ini merupakan kejuaraan besar, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri ketika dapat bersaing dengan atlet-atlet yang secara ekosistem lebih baik daripada di daerah kami,” ujar Galang, Jumat (6/11/2026).
Menurut Galang, kompetisi tersebut mempertemukan mereka dengan atlet yang memiliki dukungan ekosistem taekwondo lebih baik. Namun, kondisi itu tidak membuat tim UMS kehilangan semangat.
“Secara ekosistem memang kami jauh dari kata baik, tapi kami punya pelatih yang berpengalaman dan berprestasi sehingga tidak menyurutkan semangat kami untuk bersaing di kejuaraan tersebut,” jelasnya.
Galang mengungkapkan, persiapan menghadapi kejuaraan berlangsung cukup padat. Tim taekwondo UMS menjalani latihan lima kali dalam sepekan. Pelatih juga menginstruksikan atlet untuk menambah latihan di luar jadwal rutin.
Bagi Galang, tantangan tidak hanya datang dari persaingan di arena pertandingan. Status sebagai mahasiswa aktif membuatnya harus membagi waktu antara latihan, perkuliahan, dan kegiatan organisasi.
“Jadi pra kompetisi tersebut aktivitas kami bener-bener padat, antara kuliah, rapat organisasi, hingga latihan rutin yang harus berjalan secara kompatibel,” katanya.
Meski harus menghadapi jadwal yang berdekatan, Galang tetap menjadikan taekwondo sebagai ruang untuk mengembangkan diri sekaligus menjaga produktivitas di luar kegiatan akademik.
Baginya, medali emas bukan sekadar hasil pertandingan. Prestasi itu menjadi bentuk pengabdian selama bergabung dengan tim taekwondo UMS.
“Taekwondo saya jadikan sebagai tempat refreshing di tengah kesibukan perkuliahan, agar waktu di luar perkuliahan itu tetap produktif dengan berolahraga dan syukur-syukur bisa mendapat prestasi,” tuturnya.
Galang berharap capaian 12 medali di Liga DKI Jakarta Series ke-14 menjadi pemantik semangat bagi seluruh anggota tim taekwondo UMS untuk terus meningkatkan prestasi.
Tim juga mulai menatap agenda berikutnya, yakni Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kasubdit Minat Bakat dan Ormawa UMS, Drs. Suyatmin Waskito Adi, S.E., M.Si. Menurutnya, keaktifan mahasiswa dalam mengikuti berbagai perlombaan menunjukkan besarnya potensi dan daya saing mahasiswa UMS.
“Hal ini terlihat dari partisipasi mahasiswa dalam berbagai bidang perlombaan, termasuk olahraga seperti Taekwondo. Keaktifan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UMS memiliki semangat, potensi, dan daya saing yang cukup besar,” ungkapnya.
Suyatmin menegaskan, Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS memberikan dukungan terhadap pengembangan prestasi mahasiswa, termasuk atlet unit kegiatan mahasiswa (UKM) taekwondo.
Dukungan tersebut meliputi fasilitasi latihan, pendampingan, pembinaan atlet, serta bantuan untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.
“Kampus tentunya memberikan dukungan motivasi terhadap mahasiswa agar aktif mengembangkan prestasi di bidang non akademik, termasuk atlit UKM Taekwondo. Dukungan tersebut dapat berupa fasilitasi kegiatan latihan, pendampingan, pembinaan atlet, serta bantuan dalam mengikuti berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional, maupun internasional,” pungkasnya.
Ia berharap prestasi yang diraih atlet taekwondo UMS dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (*)
Artikel Taekwondo UMS Raih 9 Emas di Liga DKI Jakarta, Bersaing dengan 2.300 Atlet pertama kali tampil pada PWMU.CO.



