Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Palirangan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, mengadakan kegiatan Upgrading dan Rapat Koordinasi (Rakor), Ahad (1/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pantai Kelapa Panyuran, Tuban, Jawa Timur, ini diikuti 75 peserta.
Mengusung tema “Sinergi dalam Gerakan, Kolaborasi dalam Pengabdian”, kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Fathurrahim Syuhadi, S.E., M.M., M.Pd., dan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solokuro Ahmad Nafi’, S.H., M.M.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas pimpinan, memperkuat koordinasi organisasi, sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan dakwah Muhammadiyah di tingkat ranting.
Ketua PRM Palirangan, Husnul Aqib Ja’i, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Ia memberikan apresiasi kepada segenap pimpinan dan anggota yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, Muhammadiyah membutuhkan kader dan pimpinan yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memiliki kemampuan, komitmen, dan kesungguhan dalam bekerja.
“Muhammadiyah membutuhkan manusia-manusia yang mampu bekerja, bukan hanya pandai berbicara. Organisasi ini tidak cukup dibangun dengan gagasan dan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam berorganisasi. Setiap aktivitas persyarikatan harus dilandasi niat ibadah dan semangat pengabdian, bukan sekadar mengejar jabatan atau pengakuan.
Husnul Aqib mengajak seluruh peserta melakukan perubahan pola kerja organisasi. Dari yang sekadar bekerja menjadi bekerja dengan serius, dari rutinitas menjadi aktivitas yang terencana, serta dari gerakan individual menuju kerja kolektif yang saling menguatkan.
PCM Solokuro Apresiasi Langkah PRM Palirangan
Sementara itu, Ketua PCM Solokuro, Ahmad Nafi’, S.H., M.M., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan upgrading dan rakor yang diinisiasi PRM Palirangan.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat koordinasi antarunsur pimpinan dalam menjalankan roda organisasi.
Ia berharap melalui upgrading dan rakor tersebut, tema Sinergi dalam Gerakan, Kolaborasi dalam Pengabdian tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program dan kerja nyata.
“Semoga melalui kegiatan ini terbangun sinergi gerakan dan kolaborasi pengabdian yang semakin kuat. Selamat mengikuti upgrading dan rakor. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat bagi kemajuan Muhammadiyah Palirangan,” pesannya.
Memperkuat Gerakan dari Ranting
Kegiatan upgrading dan rakor ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pertemuan di luar ruangan. Lebih dari itu, harus menghasilkan semangat baru, kesepahaman, dan langkah konkret dalam mengembangkan dakwah Muhammadiyah.
Melalui koordinasi yang baik, setiap unsur pimpinan dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, menyusun program prioritas, serta membangun kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Tema kegiatan menjadi pengingat bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada sinergi seluruh unsur persyarikatan. Ranting sebagai ujung tombak gerakan harus terus diperkuat melalui kaderisasi, penguatan kepemimpinan, dan pengabdian yang nyata.
Dengan semangat kebersamaan, PRM Palirangan diharapkan semakin solid dan mampu menghadirkan dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)
Artikel PRM Palirangan Adakan Upgrading dan Rakor, Perkuat Sinergi Gerakan dan Kolaborasi Pengabdian pertama kali tampil pada PWMU.CO.



