Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias
INFOMU.CO | Gunungsitoli – Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMU sekaligus Sosialisasi Pembukaan Rekening Bank Danamon Syariah bagi Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Kepulauan Nias sukses dilaksanakan di Gedung Baru SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 45 peserta tersebut melibatkan unsur Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dari berbagai wilayah di Kepulauan Nias.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah seorang siswa SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.
Acara selanjutnya diisi dengan sambutan para Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Kepulauan Nias. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Umum PDM Kota Gunungsitoli, Ahmad Irfan Zebua, S.Kom., M.Pd., kemudian dilanjutkan oleh Ketua Umum PDM Kabupaten Nias Utara, Dr. Arnan Lubis, S.Sos., dan Ketua Umum PDM Kabupaten Nias, Syamsul Bahri, S.Pd.
Dalam sambutannya, Ahmad Irfan Zebua menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya melalui digitalisasi administrasi dan penguatan pengelolaan keuangan organisasi.
“Melalui Bimbingan Teknis SatuMU, kita ingin meningkatkan pemahaman dan kemampuan pimpinan dalam memanfaatkan sistem digital untuk mendukung administrasi, komunikasi, dan tata kelola Persyarikatan agar semakin tertib, efektif, dan modern,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan Persyarikatan yang amanah, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, pembukaan rekening Bank Danamon Syariah bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya tata kelola organisasi yang profesional.
“Keuangan Persyarikatan harus dikelola secara amanah, transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan ini bukan sekadar membuka rekening atau belajar menggunakan aplikasi, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya tata kelola Persyarikatan yang profesional dan amanah,” lanjutnya.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PDM Kota Gunungsitoli, Ahmad Irfan Zebua, S.Kom., M.Pd., yang mewakili PDM se-Kepulauan Nias.

Penguatan Digitalisasi melalui SatuMU
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis SatuMU yang disampaikan oleh Yon Nazara, Sekretaris Umum PDM Kabupaten Nias Utara.
Bimtek tersebut memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para pimpinan dalam memanfaatkan SatuMU sebagai bagian dari transformasi digital Persyarikatan Muhammadiyah. Pemanfaatan sistem digital diharapkan dapat mendukung administrasi, komunikasi, dokumentasi, dan koordinasi organisasi secara lebih efektif.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dan fasilitasi dari guru-guru SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli, yang turut membantu mempersiapkan tempat serta berbagai kebutuhan teknis selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan Bimtek SatuMU dan Sosialisasi Pembukaan Rekening Bank Danamon Syariah ini menjadi salah satu langkah bersama PDM se-Kepulauan Nias dalam memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme tata kelola, serta mendorong pengelolaan administrasi dan keuangan Persyarikatan yang semakin tertib, transparan, akuntabel, dan amanah.
Melalui sinergi antara PDM, PCM, PRM, Bank Danamon Syariah, dan seluruh unsur Persyarikatan Muhammadiyah, diharapkan transformasi digital dan penguatan tata kelola organisasi dapat terus berkembang hingga ke tingkat Cabang dan Ranting.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan Bimtek dan pembukaan rekening, tetapi dapat ditindaklanjuti secara nyata oleh masing-masing Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah melalui penerapan administrasi digital serta pengelolaan keuangan organisasi yang tertib dan bertanggung jawab.
PDM se-Kepulauan Nias berkomitmen untuk terus membangun koordinasi, pembinaan, dan sinergi antarunsur Persyarikatan guna memastikan penguatan tata kelola dapat berjalan secara berkelanjutan. Digitalisasi administrasi dan tertib keuangan diharapkan menjadi bagian dari budaya organisasi yang mendukung gerak dakwah, pelayanan umat, serta keberlangsungan amal usaha Muhammadiyah.
Dengan semangat berjamaah, bersinergi, dan berkemajuan, seluruh unsur Persyarikatan Muhammadiyah se-Kepulauan Nias diharapkan dapat terus memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat Daerah hingga Cabang dan Ranting.
SatuMU untuk administrasi yang semakin tertib, pengelolaan keuangan yang semakin amanah, dan Persyarikatan Muhammadiyah yang semakin profesional, transparan, serta berkemajuan. (***)






