• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, September 25, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

    Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

    Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

    Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

    Anwar Abbas Dorong Ekonomi Muhammadiyah Lebih Produktif

    Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

    Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

    Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

    Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

      Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

      Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

      Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

      Anwar Abbas Dorong Ekonomi Muhammadiyah Lebih Produktif

      Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

      Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

      Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

      Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

          Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

          Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

          Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

          Anwar Abbas Dorong Ekonomi Muhammadiyah Lebih Produktif

          Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

          Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

          Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

          Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

            Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

            Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

            Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

            Anwar Abbas Dorong Ekonomi Muhammadiyah Lebih Produktif

            Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

            Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

            Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

            Aisyiyah Kota Medan Gelar Cadre Camp 2026 di Scout Village Sibolangit

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Anwar Abbas Dorong Ekonomi Muhammadiyah Lebih Produktif

              admin by admin
              25/09/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Anwar Abbas Dorong Ekonomi Muhammadiyah Lebih Produktif

              INFOMU.CO |  Yogyakarta – Persoalan harga pangan dan kesejahteraan petani masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Di satu sisi, pemerintah berkepentingan menjaga harga pangan tetap terjangkau dan inflasi terkendali. Di sisi lain, petani menghadapi biaya produksi yang terus meningkat sementara harga jual hasil panen belum memberikan kepastian keuntungan.

              Persoalan tersebut dibahas Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas bersama Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wonosobo Fata Zaki dalam program Bincang Ekonomi Islam TVMu, Sabtu (19/9).

              WartaTerkait

              Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

              Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

              Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

              Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

              Dalam perbincangan yang dilakukan dari Wonosobo tersebut, keduanya membahas kondisi pertanian, tantangan regenerasi petani, pengembangan usaha warga Muhammadiyah, hingga pengalaman Fata mengikuti kunjungan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) ke China.

              Fata mengatakan, kondisi petani di Wonosobo menghadapi tekanan yang semakin berat. Persoalan tersebut muncul karena biaya produksi meningkat, sedangkan harga jual hasil pertanian cenderung tidak memiliki kepastian.

              “Pertanian yang saya rasakan untuk daerah Wonosobo khususnya itu kalau dipikir secara mendalam itu posisi yang sangat-sangat berat karena berhadapan dengan kebijakan pemerintah yang selalu berharap segala harga pangan itu murah,” ujar Fata.

              Menurutnya, kenaikan biaya produksi menjadi salah satu persoalan utama. Pupuk dan berbagai kebutuhan pertanian semakin mahal, sementara hasil panen harus dijual dengan harga yang belum tentu mampu menutup seluruh biaya yang telah dikeluarkan.

              Dalam kondisi tertentu, kata Fata, persoalan tersebut bahkan membuat petani memilih tidak memanen hasil pertaniannya. Biaya untuk memetik hasil panen bisa lebih besar daripada nilai jual hasil tersebut.

              “Kadang-kadang ada di lahan pertanian yang hasil panennya sampai enggak diambil. Itu bukan kenapa-kenapa, cuma karena petani itu untuk memetiknya tidak cukup untuk membiayai biaya petiknya,” ungkapnya.

              Harga Murah dan Masa Depan Petani

              Anwar Abbas melihat persoalan tersebut sebagai dilema dalam kebijakan pangan. Masyarakat membutuhkan harga bahan pokok yang terjangkau, tetapi pada saat yang sama petani membutuhkan harga yang memungkinkan mereka memperoleh keuntungan.

              Menurutnya, persoalan tersebut perlu dilihat dari keseimbangan antara biaya produksi dan pendapatan petani. Jika biaya produksi terus meningkat sementara harga jual ditekan, profesi petani akan semakin sulit menarik minat generasi muda.

              “Kalau seandainya kita ingin membuat pendapatan semakin menarik bagi anak-anak muda, maka total revenue harus jauh lebih besar daripada total cost,” kata Anwar.

              Ia menilai regenerasi petani menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Anak muda yang memiliki kesempatan untuk bekerja di sektor lain akan mempertimbangkan hasil yang dapat diperoleh dalam jangka panjang.

              “Kalau benar-benar dihitung dengan energi yang sama, seandainya lulus kuliah 5 tahun digelutin pertanian itu sangat mungkin masih terlalu banyak tertatih. Tapi kalau 5 tahun di usaha yang lain dia sudah semakin bisa menguasai bidangnya,” ujarnya.

              Karena itu, Anwar mendorong kebijakan yang mampu menciptakan kepastian pendapatan bagi petani. Menurutnya, sektor pertanian akan lebih menarik bagi generasi muda apabila usaha tersebut memberikan keuntungan yang memadai.

              “Jika itu bisa kita lakukan, maka insyaallah dunia pertanian akan semakin tumbuh dan berkembang dengan baik,” katanya.

              Fata menambahkan, persoalan pertanian di Wonosobo juga berkaitan dengan perubahan arus informasi dan perdagangan. Dahulu, keterbatasan informasi membuat harga suatu komoditas dapat berbeda jauh antara satu daerah dan daerah lainnya. Kondisi tersebut kini berubah karena informasi harga dan distribusi barang semakin mudah diakses.

              Wonosobo sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas hortikultura, terutama kentang dan berbagai jenis sayuran. Namun, menurut Fata, harga kentang dan sayuran dalam beberapa tahun terakhir berada dalam tekanan.

              Ia juga menyinggung masuknya produk dari daerah lain maupun kemungkinan produk impor yang membuat petani lokal harus berhadapan dengan persaingan harga yang semakin ketat.

              “Sekarang informasi itu sudah enggak ada yang bisa menahan. Dari mana ada barang yang mahal, dari tempat yang murah sudah langsung ke sini. Pemerintah juga memfasilitasi itu dengan infrastruktur yang semakin terjangkau,” jelasnya.

              Belajar dari Perkembangan China

              Selain pertanian, perbincangan tersebut juga mengangkat pengalaman Fata setelah mengikuti kunjungan SUMU ke China. Ia bersama rombongan berjumlah 52 orang berkunjung selama sekitar 5 hari untuk mempelajari perdagangan dan bisnis, khususnya pengembangan produk UMKM.

              Fata menjelaskan, rombongan mengunjungi Kota Yiwu yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan pasar komoditas besar di China. Kegiatan tersebut difasilitasi SUMU Pusat sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan para pelaku usaha Muhammadiyah.

              “Di sana sangat difasilitasi oleh SUMU Pusat untuk belajar bisnis dan perdagangan, terutama barang-barang produk UMKM China,” kata Fata.

              Dari Wonosobo, terdapat 8 orang yang mengikuti kunjungan tersebut. Menurut Fata, tidak semuanya merupakan warga Muhammadiyah. Sebagian merupakan pelaku usaha yang tertarik bergabung dan beraktivitas bersama SUMU.

              Bagi Fata, keterbukaan SUMU terhadap pelaku usaha di luar warga Muhammadiyah menjadi hal positif. Ia melihat jaringan usaha dapat menjadi ruang bersama untuk belajar dan mengembangkan bisnis.

              Para peserta dari Wonosobo memiliki latar belakang usaha yang beragam, mulai dari perdagangan sembako, telepon seluler, pakaian dan jersey, hingga UMKM pengolahan produk lokal seperti carica.

              Kunjungan tersebut membuat Fata melihat langsung perkembangan teknologi dan sistem perdagangan China. Menurutnya, Indonesia perlu belajar dari perkembangan tersebut, terutama dalam hal teknologi produksi, efisiensi, dan ekosistem usaha.

              “Kalau kita mau mengejar ketertinggalan kita, saat ini harus kita akui teknologi China itu layak sekali kita tiru,” ujarnya.

              Ia berharap pemerintah dapat membangun ekosistem yang mendukung pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan kapasitas produksinya. Bantuan teknologi, menurutnya, diperlukan agar UMKM tidak berhenti pada produksi berskala kecil.

              “Bantuan-bantuan dalam produksi dengan mesin-mesinnya itu. Lalu yang jelas yang tetap harus kita contoh utama etos kerjanya,” kata Fata.

              Ia melihat etos kerja menjadi salah satu pelajaran penting dari perkembangan dunia usaha di China. Teknologi perlu diikuti dengan kedisiplinan, efisiensi, dan semangat untuk mengembangkan usaha.

              SUMU dan Pilar Ekonomi Muhammadiyah

              Anwar Abbas menilai pengalaman tersebut sejalan dengan kebutuhan Muhammadiyah untuk memperkuat sektor ekonomi. Ia mengingatkan bahwa aktivitas ekonomi perlu menjadi bagian dari gerakan Muhammadiyah karena persoalan umat juga berkaitan dengan kemandirian ekonomi.

              Menurut Anwar, Muhammadiyah perlu mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha dari kalangan warga dan membangun jejaring usaha yang memungkinkan mereka tumbuh bersama.

              Ia menyebut SUMU sebagai salah satu langkah konkret dalam membangun ekosistem tersebut. Forum tersebut dapat menjadi tempat bertemunya pelaku usaha Muhammadiyah dengan pelaku usaha lain untuk bertukar pengalaman, membangun jaringan, dan memperluas pasar.

              “Bagaimana sekarang dakwah Muhammadiyah ke sisi ekonominya,” kata Anwar.

              Menurutnya, semangat kewirausahaan juga memiliki akar dalam sejarah Muhammadiyah. Karena itu, penguatan ekonomi perlu menjadi bagian dari gerakan dakwah yang lebih luas.

              “Pendiri Muhammadiyah adalah seorang pengusaha dan jiwa-jiwa itu yang sangat dominan untuk mengawali langkah-langkah untuk kita lakukan tersebut,” ujarnya.

              Anwar juga mengajak masyarakat untuk belajar dari berbagai pihak, termasuk dari perkembangan ekonomi China. Menurutnya, belajar dari kemajuan negara lain tidak berarti membangun permusuhan, tetapi mengambil pelajaran yang dapat digunakan untuk memperkuat kemampuan bangsa sendiri.

              “Kita tidak usah mengembangkan kebencian atau permusuhan dengan saudara kita. Tapi bagaimana kita bisa merajut kebersamaan,” katanya.

              Ia menilai persoalan ekonomi bangsa membutuhkan kerja bersama. Penguatan sektor pertanian, industri, perdagangan, teknologi, dan UMKM perlu berjalan secara beriringan agar masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraannya.

              Dalam konteks Muhammadiyah, Anwar mengingatkan bahwa penguatan ekonomi telah menjadi bagian dari arah gerakan organisasi. Ia menyebut sejak Muktamar Muhammadiyah di Makassar pada 2015, Muhammadiyah telah menegaskan ekonomi sebagai salah satu pilar gerakan.

              Karena itu, keberadaan SUMU diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pelaku usaha, memperluas jejaring perdagangan, dan membangun budaya kewirausahaan di lingkungan Muhammadiyah.

              Pengalaman kunjungan ke China, menurut Anwar, dapat menjadi salah satu cara untuk membuka wawasan pelaku usaha Muhammadiyah terhadap perkembangan teknologi dan perdagangan global.

              “Belajar kepada siapa saja dan salah satunya kita juga harus belajar kepada saudara kita dari China atau Tiongkok sana,” tutur Anwar. (muhammadiyah.or.id)

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan

              Next Post

              Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

              admin

              admin

              InfoLain

              Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara
              BeritaMu

              Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

              25/09/2026
              BeritaMu

              Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

              25/09/2026
              BeritaMu

              Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

              25/09/2026
              Next Post

              Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

                Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

                25/09/2026

                Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

                25/09/2026

                Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

                25/09/2026

                Anwar Abbas Dorong Ekonomi Muhammadiyah Lebih Produktif

                25/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,577)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,247)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

                Panggilan Kemanusiaan: Mari Bergabung Jadi Relawan MDMC Sumatera Utara

                25/09/2026

                Syamsul Kahar, Tokoh Pers Aceh Berpulang Kerahmatullah

                25/09/2026

                Khutbah Jumat: Setetes Air Seribu Kehidupan

                25/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In