Pekerja Migran Indonesia Menghadapi Banyak Tantangan
- Wakil Rektor UMSU Dr. Faisal Minta Ditingkatkan Literasi Hukum, Kontrak, Kompetensi dan Komunikasi Pekerja Migran
INFOMU.CO | Medan – Pekerja migran Indonesia menghadapi banyak tantangan sejak dari hulu hingga ke hilir. Untuk itu, perlu dilakukan persiapan agar pekerja migran siap menghadapi banyak persoalan di negara tujuan.
Penegasan itu disampaikan Wakil Rektor UMSU Dr. Faisal M.Hum pada penutupan “Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan” yang berlangsung selama tiga hari di Kampus UMSU di Medan. Pelatihan yang dibuka oleh Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A. Mughni diikuti sebanyak 50 tokoh Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumatera Utara. Pelatihan diharapkan dapat membekali pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk ambil peran pada persoalan pekerja migran Indonesia.
Pemateri dalam pelatihan diantaranya, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Dr. Imam Addaruqutni, Prof. Dr. Muhammad Qorib,MA, Dbs. Bunyan Saptomo, Agung R. Hidayat, SH, MH, Dra. Yayah Khisbiyah M.A, M.A, Subhan Setowara, MA, Dr. Imam Addaruqutni
Provinsi Sumatera Utara menjadi satu kawasan pintu keluar pekerja migran, baik yang resmi maupun tidak resmi. Di kawasan Sumatera Utara banyak ‘ jalur tikus’ yang dijadikan jalur untuk masuk ke beberapa kawasan di Malaysia, Thailand, Kamboja dan Vietnam. Di kawasan ini juga banyak agen yang menjadi ‘sponsor’ pemberangkatan pekerja ilegal.
Pada pembukaan pelatihan ” Diplomasi Islam Berkemajuan” itu, diawali dengan seminar terkait dengan pekerja migran Indonesia dengan tajuk, Diplomasi Kemanusiaan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia: Perspektif Pemerintah dan Parlemen.
Pada dialog yang dihadiri sekitar 500 undangan itu, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Syafiq Mughni, M.A tampil sebagai narasumber kunci dengan materi berjudul “Internasionalisasi Muhammadiyah dan Islam Berkemajuan”.
Hadir sebagai narasumber, Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Danang Waskito, Wakill Ketua Badan Legislasi DPR RI Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Anggota DPD RI K.H. Muhammad Nuh, M.S.P. Pemateri dalam pelatihan diantaranya, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Dr. Imam Addaruqutni, Prof. Dr. Muhammad Qorib,MA, Dbs. Bunyan Saptomo, Agung R. Hidayat, SH, MH, Dra. Yayah Khisbiyah M.A, M.A, Subhan Setowara, MA, Dr. Imam Addaruqutni.

Persoalan Pekerja Migran Indonesia Banyak Tantangan
Wakil Rektor UMSU, Dr.Faisal MHum mengingatkan kepada peserta pelatihan, bahwa persoalan pekerja migran tidak selesai di ruang pelatihan. Tapi bukti aksi nyata. Faisal menyebut perlunya mengingkatkan literasi masyarakat terkait dengan pekerja migran, mulai dari hukum, kontrak, keterampilan, kultur dan budaya negara yang akan dituju sampai kemampuan berkomunikasi.
Kepada semua peserta pelatihan yang berasal dari persyarikatan diharapkan untuk memberikan kepedulian untuk meningkatkan kesadaran bersama agar pekerja migran Indonesia dapat bekerja dengan baik.
Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan untuk Kemanusiaan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah menghadirkan materi yang menarik.
Materi yang disampaikan Prof. Din Syamsuddin MAdengan tema “Problematika PMI dan Solusi” kemudian Ketua LHKI Dr. Imam Addaruqtni MA menyampaikan materi dengan tema “Muhammadiyah dan Aksi Kemanusiaan Global” sampai dengan pembahasan “Studi Kasus & Field Insights Perlindungan PMI di Malaysia” yang disampaikan Dra. Yayah Khisbiyah M.A, M.A; Subhan Setowara, MA dan Ikhwan Fauzi Nasution M.IRK (PCIM Malaysia) . (Syaifulh)









