Muhammadiyah Sumatera Utara Sampaikan Pernyataan Simpati, Dukacita dan Solidaritas Kemanusiaan
INFOMU.CO | Medan – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara bersama MDMC/LRB, Lazismu, MPI, dan seluruh elemen Muhammadiyah dalam Semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR)
Atas Musibah Banjir Bandang (Galodo) di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Berikut Pernyataan duka yang disampaikan Wakil Ketua PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. dr. Kamal Basri Siregar, M.H.Kes., M.Ked(Surg)., Sp.B., Subsp. Onk(K)., FICS. yang juga Korbid MDMC/LRB PWM Sumatera Utara bersama Ketua LRB dr. Elman Boy, kepada redaksi infomu.co di Medan
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Atas nama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)/Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Sumatera Utara bersama Lazismu, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI), serta seluruh elemen Muhammadiyah di Sumatera Utara yang tergabung dalam semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR), kami menyampaikan rasa duka cita, simpati, dan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir bandang atau galodo yang melanda Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin, 21 September 2026, sekitar pukul 19.45 WIB.
Kami turut merasakan kesedihan dan penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak musibah ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, kesabaran, dan ketabahan kepada seluruh masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.
Kami mendoakan agar seluruh warga yang terdampak memperoleh pertolongan dan keselamatan, mereka yang mengalami luka segera diberikan kesembuhan, serta masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda diberikan kekuatan untuk bangkit kembali.
Secara khusus, kami memanjatkan doa agar saudara-saudara kita yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kekuatan, dan perlindungan kepada seluruh tim SAR, relawan MDMC, serta masyarakat yang terus berjuang melakukan pencarian dan penyelamatan di tengah kondisi yang sulit.
Kepada keluarga yang masih menantikan kabar anggota keluarganya, kami turut merasakan kecemasan dan kesedihan yang mendalam. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan, menguatkan hati, dan mempertemukan kembali mereka dengan orang-orang tercinta. Kami berharap seluruh proses pencarian berjalan lancar dan tidak ada lagi korban jiwa akibat musibah ini.
Musibah ini merupakan panggilan kemanusiaan bagi kita semua. Di tengah situasi sulit, solidaritas, kepedulian, dan semangat gotong royong harus terus kita perkuat agar masyarakat terdampak tidak merasa menghadapi musibah ini sendirian.
Semangat OMOR Perkuat Tanggap Bencana
Padakesempatan yang sama, Ketua LRB PWM Sumatera Utara dr. Elman Boy mengatakan, semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR), MDMC Sumatera Utara bersama Lazismu, MPI, dan seluruh elemen Muhammadiyah berkomitmen memperkuat kepedulian, koordinasi, serta solidaritas kemanusiaan. Semangat ini menjadi pengikat bagi seluruh unsur Muhammadiyah untuk bergerak secara terpadu, saling menguatkan, dan mengutamakan keselamatan serta kebutuhan masyarakat terdampak.
Secara khusus, kami menyampaikan apresiasi, dukungan moral, dan solidaritas kepada Saudara Portito, Ketua MDMC Sumatera Barat, beserta seluruh jajaran pengurus dan tim relawan yang tengah berjuang membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok.
Kepada Saudaraku Portito dan seluruh tim MDMC Sumatera Barat, tetaplah semangat dalam menjalankan misi kemanusiaan ini. Jaga kesehatan, keselamatan, dan kekompakan tim. Kami memahami bahwa bekerja di tengah bencana bukanlah tugas yang ringan, terlebih ketika masyarakat sangat membutuhkan pertolongan.
Saudaraku Portito, kalian tidak sendiri. Kami di MDMC Sumatera Utara bersama Lazismu, MPI, dan seluruh elemen Muhammadiyah berdiri bersama kalian. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kemudahan, dan perlindungan dalam setiap langkah pengabdian saudara-saudara sekalian.
Kami menyatakan solidaritas dan kesiapan untuk memperkuat koordinasi serta memberikan dukungan kemanusiaan sesuai kebutuhan di lapangan dan kemampuan sumber daya yang tersedia.
Kami juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat luas untuk terus memperkuat kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Sumatera Barat. Semoga proses evakuasi, pencarian korban, penyaluran bantuan, dan pemulihan dapat berjalan dengan lancar sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan aman.
Dari Sumatera Utara untuk Sumatera Barat, kita adalah satu keluarga besar kemanusiaan. Bencana boleh merusak tempat tinggal dan harta benda, tetapi tidak boleh memutus persaudaraan, kepedulian, dan harapan.
Semoga seluruh korban yang masih hilang segera ditemukan, keluarga yang terdampak diberikan ketabahan, dan setiap tetes keringat serta pengorbanan para petugas dan relawan menjadi amal jariah di sisi Allah SWT. (***)









