PWMJATENG.COM, JEPARA — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalinyamatan menggelar pengajian rutin triwulan di Masjid Taqwa, Bandungrejo, Jepara, Jumat (28/8/2026). Forum keagamaan ini menyoroti pentingnya strategi Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah untuk memperkuat estafet kepemimpinan organisasi di tingkat akar rumput.
Pemateri pengajian, Agus Arifin, menyampaikan pandangan kritisnya di hadapan ratusan jajaran pengurus PCM, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Aisyiyah, hingga Pemuda Muhammadiyah. Agus menegaskan bahwa keberlanjutan persyarikatan sangat bergantung pada keberhasilan proses kaderisasi sejak dini.
“Eksistensi sebuah organisasi berawal dari proses kaderisasi yang berjalan secara sehat dan terencana,” ujar Agus saat menyampaikan materi utama di hadapan para jamaah.
Strategi Penguatan Estafet Kepemimpinan
Agus membeberkan bahwa konsep Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah tidak sekadar bertujuan mengisi struktur kepemimpinan internal persyarikatan. Lebih dari itu, pola pembinaan ini fokus membentuk karakter kader yang menguasai ideologi organisasi, memiliki jiwa kepemimpinan kuat, serta siap menjawab tantangan zaman.
Pengurus persyarikatan harus menjalankan proses kaderisasi secara terencana dan berkelanjutan di semua lini. Pengurus wajib memberikan ruang seluas-luasnya bagi para kader untuk belajar, berproses, dan mengambil peran strategis dalam setiap kegiatan dakwah.
Langkah konkret ini menempatkan Pemuda Muhammadiyah sebagai pilar utama penerus perjuangan organisasi. Generasi muda Muhammadiyah membutuhkan wadah aktualisasi diri agar mereka mampu menggerakkan dakwah yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
Tanggung Jawab Kolektif Seluruh Unsur Organisasi
Keberhasilan penerapan Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah membutuhkan komitmen kolektif dari seluruh elemen persyarikatan. Pimpinan cabang, ranting, majelis, organisasi otonom, hingga pengelola amal usaha Muhammadiyah harus saling bahu-membahu dalam menemukan dan membina potensi kader lokal.
Selain menjadi sarana penambahan wawasan keislaman, pengajian triwulan ini berfungsi sebagai ajang konsolidasi organisasi yang efektif. Pengurus PCM Kalinyamatan memanfaatkan momentum ini untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi seluruh pimpinan persyarikatan.
Melalui penerapan Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah yang konsisten, PCM Kalinyamatan optimistis mampu melahirkan generasi penerus yang tangguh. Kader-kader baru ini akan terus menghidupkan syiar dakwah Islam yang berkemajuan di wilayah Jepara dan sekitarnya.
Kontributor: Suryo Bayu Tirto Aji
Editor: Akmal
The post Rahasia PCM Kalinyamatan Jepara Cetak Generasi Muda Melalui Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah appeared first on Muhammadiyah Jateng.



