PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Deretan pimpinan universitas ternama berkumpul di ruang sidang Solo untuk membedah rahasia sukses di balik alasan kuat UMS jadi rujukan nasional. Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Ruang Sidang Badan Pembina Harian (BPH), Gedung Induk Siti Walidah Lantai 6. Deretan pimpinan institusi duduk melingkar dalam balutan semangat kolaborasi yang membanggakan. Kehadiran delegasi Yayasan Pendidikan Kemala Bangsa dan Universitas Esa Unggul menandai babak baru kerja sama antar-perguruan tinggi. Dalam momen spesial tersebut, terbukti bahwa UMS jadi rujukan utama bagi instansi luar untuk menimba ilmu tata kelola institusi.
Wakil Rektor Prof. Supriyono menyambut kedatangan para tamu terhormat dengan senyuman ramah dan antusiasme tinggi. Pihaknya merasa terhormat karena institusi tetangga kembali mempercayai kampus ini sebagai tempat menimba ilmu. Selain itu, UMS jadi rujukan karena komitmen kuat dalam merawat mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Selamat datang di UMS. Kami menyambut baik inisiasi untuk saling berbagi praktik-praktik baik. Apa yang sudah baik dapat terus kita tingkatkan bersama, sedangkan praktik yang relevan dapat direplikasi dengan penyesuaian sesuai kebutuhan masing-masing institusi,” ujar Supriyono dengan penuh wibawa.
Ekosistem Kesehatan yang Terintegrasi
Perjalanan akademik di bidang kesehatan memang menuntut standar tata kelola yang luar biasa ketat dan terarah. Oleh karena itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Prof. Umi Budi Rahayu, memaparkan kekuatan institusinya di hadapan para tamu. Ia menjelaskan bahwa fakultasnya menaungi sembilan program studi dari empat rumpun keilmuan yang solid.
Ekosistem pembelajaran tersebut semakin kokoh berkat sinergi bersama Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, serta Psikologi. Melalui pengelolaan terpusat yang matang, wajar jika UMS jadi rujukan nasional dalam pengembangan tenaga kesehatan profesional.
“Harapan kami tentu untuk maju bersama. Pengelolaan profesi di UMS memang dilakukan secara terintegrasi di tingkat universitas, namun fakultas dan program studi tetap memiliki otonomi dalam pengembangannya. Hal-hal seperti inilah yang dapat kita diskusikan bersama,” ungkap Umi menjelaskan sistem internal kampusnya.
Alasan Kuat Universitas Esa Unggul Datang ke Solo
Keinginan kuat untuk belajar langsung mendorong Dr. Rian Adi Pamungkas memimpin delegasi Universitas Esa Unggul bertamu ke Solo. Ia mengakui bahwa reputasi gemilang membuat UMS jadi rujukan ideal bagi kampusnya dalam menyusun strategi pengembangan sumber daya manusia. Mereka ingin mempelajari trik khusus menjaga keberlanjutan mahasiswa dari jenjang sarjana hingga profesi.
“Kami melihat banyak praktik positif di UMS. Karena itu kami ingin belajar langsung, terutama mengenai pengelolaan pendidikan profesi, strategi pengembangan SDM, hingga bagaimana mahasiswa dapat melanjutkan dari program sarjana ke profesi dengan baik. Kami berharap hasil diskusi ini menjadi dasar penyusunan kebijakan di universitas kami,” tutur Rian.
Dalam sesi diskusi, Dekan Fakultas Kedokteran UMS, Flora Ramona Sigit Prakoeswa turut membagikan pengalaman UMS dalam membangun tata kelola fakultas kedokteran. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan adaptif dan jejaring nasional. Melalui kunjungan ini, posisi UMS jadi rujukan semakin kokoh sebagai pusat keunggulan pendidikan tinggi.
Kunjungan studi banding ini memberikan refleksi mendalam bahwa kemajuan dunia pendidikan tidak akan pernah tercapai melalui isolasi, melainkan lewat keterbukaan untuk saling belajar. Ketika institusi besar saling merangkul dalam semangat berbagi pengetahuan, masa depan pencetakan tenaga kesehatan profesional Indonesia yang unggul dan berintegritas akan terwujud dengan lebih cepat.
Kontributor: Yusuf
Editor: Ayma
The post Reputasi Membanggakan, UMS Jadi Rujukan Studi Profesi Kesehatan appeared first on Muhammadiyah Jateng.



