Seminar Lingkungan ACC 2026 Soroti Peran Strategis ‘Aisyiyah dalam Membangun Kesadaran Lingkungan
TANAH KARO, INFOMU.CO – ‘Aisyiyah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan hingga pengelolaan sampah. Hal ini disampaikan dalam materi seminar lingkungan hidup yang disampaikan oleh Majelis Lingkungan Hidup PWM Sumut Muhammad Alqamari, SP., MP beserta tim, serta Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Jamalia Pattimura, S.Hut.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Sumatera Utara, Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag, mengapresiasi pelaksanaan Aisyiyah Cadre Camp (ACC) 2026 yang digelar Majelis Pembinaan Kader (MPK) PWA Sumut di Lau Debuk-debuk, Kabupaten Karo, pada 1–2 Juli 2026.
Menurutnya, kegiatan yang diikuti 83 peserta dari 17 Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se-Sumatera Utara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat ideologi, karakter, dan kepedulian kader terhadap lingkungan.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Seluruh daerah hadir dengan semangat tinggi, terlihat dari tenda-tenda yang mereka dirikan dengan ciri khas masing-masing. Ini menunjukkan adanya komitmen, kerja sama, dan semangat untuk menyukseskan kaderisasi,” ujar Nur Rahmah.
Ia menjelaskan, Aisyiyah Cadre Camp tidak hanya berfokus pada penguatan wawasan keislaman dan organisasi, tetapi juga membentuk akhlakul karimah, sikap sabar, kreativitas, keterampilan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kader ‘Aisyiyah mampu menjadi pelopor dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Jamalia Pattimura, S.Hut, memberikan apresiasi atas kolaborasi PWA Sumut dalam membangun kesadaran lingkungan melalui proses kaderisasi.
Menurutnya, pendekatan pengkaderan memiliki dampak jangka panjang karena nilai-nilai yang diperoleh peserta akan terus diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semangat para peserta sangat terasa, dan kami optimistis kader ‘Aisyiyah dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait pengelolaan sampah berbasis keluarga,” katanya.
Ia menilai peran perempuan, khususnya kader ‘Aisyiyah, sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang dapat diwujudkan menjadi gerakan nyata di masyarakat.
Senada dengan itu, pemateri dari Majelis Lingkungan Hidup PWM Sumut Muhammad Alqamari, SP., MP berharap, kader ‘Aisyiyah mampu mengembangkan program pengelolaan sampah produktif, seperti pembentukan bank sampah atau unit usaha pengolahan sampah di tingkat cabang dan ranting.
Menurutnya, jaringan organisasi ‘Aisyiyah yang kuat hingga ke akar rumput menjadi modal besar dalam membangun gerakan pelestarian lingkungan. Terlebih, isu perubahan iklim saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian alam.
Melalui ‘Aisyiyah Cadre Camp 2026, PWA Sumatera Utara berharap lahir kader-kader yang tidak hanya unggul dalam dakwah dan organisasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di masyarakat. (bess/AH)








