Muhammadiyah Perkuat Pembinaan OSN 2026, Ribuan Siswa Ikuti Bimbingan Nasional
INFOMU.CO | Jakarta – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi membuka kegiatan Bimbingan dan Penyelesaian Latihan Soal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2026 bagi murid Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, dengan diikuti oleh peserta didik jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Program pembinaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing peserta didik pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2026. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Satgas SU2M Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah yang kembali menggandeng Klinik Pendidikan Mipa (KPM) serta menghadirkan tim dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk berbagi praktik baik sekaligus memberikan pembekalan teknis kepada para peserta.
Berdasarkan data Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, jumlah siswa Amal Usaha Muhammadiyah yang telah terdaftar mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) Tahun 2026 mencapai 16.507 peserta. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 siswa mengikuti program bimbingan dan penyelesaian latihan soal yang dilaksanakan secara nasional sebagai bentuk penguatan kompetensi dan kesiapan menghadapi seleksi.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang terus berupaya meningkatkan kemampuan akademiknya melalui berbagai program pembinaan yang diselenggarakan Muhammadiyah. Menurutnya, OSN bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk membentuk karakter unggul, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kompetensi akademik, serta menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan sekolah dan madrasah Muhammadiyah.
“Ajang OSN ini merupakan kesempatan bagi para siswa untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki. Jadikan kompetisi ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi setinggi-tingginya,” ujar Didik Suhardi dalam rilis redaksi Kamis (4/6).
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat.
“Teruslah berkompetisi dengan penuh semangat. Buktikan bahwa siswa-siswi Muhammadiyah mampu menjadi generasi berprestasi yang membanggakan sekolah, keluarga, persyarikatan, bangsa, dan negara. Prestasi yang kalian raih hari ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, tim dari Puspresnas Kemendikdasmen RI turut memberikan materi khusus mengenai Persiapan Menghadapi OSN-K Tahun 2026. Materi tersebut mencakup berbagai aspek penting yang harus dipersiapkan peserta sebelum mengikuti kompetisi diantaranya: 1) aspek kesiapan administrasi, 2) aspek kesiapan materi akademik, 3) kesiapan perangkat digital beserta jaringan, 4) kesiapan dalam memahami aturan dan tata tertib, 5) kesiapan mental dan fisik.
Kegiatan bimbingan dan penyelesaian latihan soal ini mendapat sambutan positif dari para siswa dan guru pendamping. Selain memberikan penguatan materi, program ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta membangun jejaring antarpeserta dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui kegiatan ini, Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah berharap semakin banyak siswa Muhammadiyah yang mampu meraih prestasi pada ajang Olimpiade Sains Nasional, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional. Komitmen tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, berprestasi. (muhammadiyah.or.id)






